Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Puan Maharani Bacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila, Tegaskan Tekad Amalkan Nilai Luhur Bangsa

Resma Putri Anggraini • Rabu, 1 Oktober 2025 | 19:05 WIB

Dalam upacara Hari Kesaktian Pancasila 2025 di Lubang Buaya, Puan Maharani membacakan ikrar kebangsaan. Momen ini menegaskan tekad bangsa menjaga nilai luhur Pancasila sebagai fondasi NKRI.
Dalam upacara Hari Kesaktian Pancasila 2025 di Lubang Buaya, Puan Maharani membacakan ikrar kebangsaan. Momen ini menegaskan tekad bangsa menjaga nilai luhur Pancasila sebagai fondasi NKRI.

RADAR TULUNGAGUNG - Ketua DPR RI, Puan Maharani, kembali menjalankan tugas kenegaraan penting dalam upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila (HKP) 2025.

Bertempat di Monumen Pancasila Sakti, Lubang Buaya, Jakarta, pada Rabu (1/10), momen khidmat terjadi saat Puan bacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila.

Pembacaan ikrar ini menjadi penegasan kembali komitmen seluruh bangsa Indonesia untuk senantiasa mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai luhur Pancasila sebagai ideologi negara.

Upacara yang berlangsung khidmat ini dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto yang bertindak sebagai inspektur upacara untuk pertama kalinya.

Baca Juga: Mengurai Carut-Marut DPR-DPRD: Mencari Solusi agar Benar-Benar Mewakili Rakyat

Dalam kesempatan tersebut, Puan bacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila dengan suara lantang, menyerukan tekad untuk menjadikan Pancasila sebagai sumber kekuatan dalam menggalang kebersamaan.

Ikrar tersebut secara spesifik menyebutkan tujuan mulia untuk memperjuangkan kebenaran, menegakkan keadilan, demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Isi ikrar yang dibacakan Puan Maharani juga merefleksikan perjalanan sejarah bangsa. Sejak Proklamasi Kemerdekaan pada 17 Agustus 1945, Indonesia telah menghadapi berbagai rongrongan, baik dari dalam maupun luar negeri, yang bertujuan untuk melemahkan Pancasila.

Baca Juga: Makna Peringatan Hari Kesaktian Pancasila

Momen saat Puan bacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila ini menjadi pengingat bahwa kelengahan dan kurangnya kewaspadaan bangsa dapat membuka celah bagi upaya-upaya tersebut.

Namun, dengan semangat kebersamaan yang berlandaskan nilai-nilai luhur Pancasila, bangsa Indonesia terbukti mampu memperkokoh tegaknya NKRI.

Upacara peringatan HKP 2025 di Lubang Buaya dihadiri oleh jajaran tinggi pejabat negara, menunjukkan kesatuan dan komitmen bersama dalam menghormati jasa para pahlawan. Rangkaian acara berlangsung secara terstruktur dan penuh penghayatan.

Prosesi diawali dengan pembacaan teks Pancasila oleh Ketua MPR RI, Ahmad Muzani. Kemudian dilanjutkan dengan pembacaan naskah Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945 oleh Wakil Ketua DPD RI, Yorrys Raweyai.

Puncak acara simbolis terjadi saat Puan Maharani maju membacakan naskah ikrar. Setelah itu, Menteri Agama Nasaruddin Umar memimpin sesi doa untuk menutup rangkaian upacara.

Presiden Prabowo Subianto, selaku inspektur upacara, juga memimpin prosesi mengheningkan cipta untuk mengenang jasa para pahlawan revolusi dan para pendahulu bangsa yang telah berkorban demi kedaulatan dan kemerdekaan Indonesia.

Baca Juga: Refleksi Hari Kesaktian Pancasila

Sejumlah menteri dan pejabat tinggi turut hadir, di antaranya Menko Polhukam Djamari Chaniago, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menko Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, serta para Kepala Staf Angkatan Darat, Laut, dan Udara.

Kehadiran mereka menegaskan soliditas pemerintahan dalam menjaga dan mengamalkan warisan ideologi bangsa. Setelah upacara selesai, Presiden Prabowo meninjau langsung sumur Lubang Buaya yang menjadi saksi bisu sejarah kelam bangsa dan kini berdiri sebagai Monumen Pancasila Sakti.

Makna dan Komitmen Kebangsaan

Pembacaan ikrar oleh Puan Maharani bukan sekadar seremoni tahunan. Ini adalah penegasan kembali bahwa Pancasila merupakan fondasi yang tidak tergoyahkan bagi Indonesia.

Ikrar tersebut memuat kesadaran penuh bahwa rongrongan terhadap NKRI dimungkinkan karena kelengahan bangsa dalam mengantisipasi kegiatan yang berupaya menumbangkan ideologi Pancasila.

Baca Juga: Momen Hari Pers Nasional, Puan Maharani Berharap Media Massa Turut Jaga Demokrasi

Dengan membulatkan tekad untuk mempertahankan dan mengamalkan nilai-nilai Pancasila, bangsa Indonesia diharapkan dapat terus menjadikan Pancasila sebagai sumber kekuatan.

Kekuatan ini esensial untuk menggalang kebersamaan, memperjuangkan kebenaran, serta menegakkan keadilan di seluruh penjuru negeri.

Pada akhirnya, komitmen inilah yang akan menjamin keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia di tengah tantangan zaman yang terus berubah. Peringatan Hari Kesaktian Pancasila setiap tanggal 1 Oktober menjadi momentum vital untuk merefleksikan kembali komitmen kebangsaan tersebut. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#puan maharani #lubang buaya #hari kesaktian pancasila #ikrar kesaktian pancasila