Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Prajurit Taifib Marinir Gugur Saat Latihan Terjun Payung di Teluk Jakarta, TNI AL Bakal Anugerahi Kenaikan Pangkat Luar Biasa

Dharaka R. Perdana • Minggu, 5 Oktober 2025 | 22:38 WIB

Kapal perang milik TNI AL saat mengikuti Presidential Inspection pada Kamis lalu. (TNI.MIL.ID)
Kapal perang milik TNI AL saat mengikuti Presidential Inspection pada Kamis lalu. (TNI.MIL.ID)

RADAR TULUNGAGUNG – Awan duka tengah menyelimuti keluarga besar TNI Angkatan Laut (TNI AL).

Salah satu prajurit terbaik dari satuan elite Detasemen Intai Para Amfibi 1 (Den Ipam 1) Marinir, Prajurit Kepala Marinir (Praka Mar) Zaenal Mutaqim, gugur dalam tugasnya saat melaksanakan latihan penerjunan Rubber Duck Operations (RDO) Presidential Inspection di Teluk Jakarta.

Baca Juga: 5 Putra Terbaik Tulungagung di Jajaran Perwira Tinggi TNI, dari Mayjen Lilik Sudaryani hingga Laksda Eko Wahjono

Peristiwa nahas ini terjadi pada Kamis, 2 Oktober 2025, dalam rangkaian kegiatan HUT ke-80 TNI. Saat melakukan penerjunan, korban mengalami kendala teknis pada tahap Processing Opening Parachute. Meski parasut berhasil mengembang hingga mendarat di air, kejadian tersebut berujung fatal.

Dalam pernyataan resmi yang dirilis Minggu (5/10/2025), TNI Angkatan Laut menjelaskan kronologi lengkap kecelakaan yang menimpa prajurit Taifib tersebut.

Baca Juga: Lahir di Tepian Sungai Brantas Tulungagung, Begini Kisah Perjalanan Karier Mayjen TNI Lilik Sudaryani, Semua Berkat Gemblengan Kakek Nenek

Mereka mengatakan Insiden terjadi tanggal 2 Oktober 2025 saat Praka Mar Zaenal Mutaqim mengalami kecelakaan di udara pada saat Processing Opening Parachute.

"Parasut tetap mengembang hingga mendarat di air. Tim pengaman di laut segera mendekati penerjun dan melakukan evakuasi menggunakan ambulance sea rider menuju posko kesehatan Kolinlamil,” demikian bunyi pernyataan tertulis TNI AL.

Baca Juga: Tiga Matra TNI Punya Seragam PDL dengan Loreng Khas Sendiri-sendiri, Penggunaan Warna Pengaruhi Medan Operasinya

Setelah evakuasi awal, korban dilarikan ke RSPAD Gatot Subroto untuk mendapatkan penanganan medis intensif.

Selama dua hari, tim dokter berupaya maksimal menyelamatkan nyawa sang prajurit. Namun, pada Sabtu, 4 Oktober 2025 pukul 03.01 WIB, Praka Zaenal dinyatakan meninggal dunia.

Baca Juga: Loreng Malvinas Jadi Saksi 40 Tahun Kiprah TNI di Medan Operasi, Berikut Sejarah dan Perbedaan dengan Seragam PDL Baru

Jenazah almarhum kemudian dimakamkan dengan upacara militer di kampung halamannya, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.

Upacara penghormatan dipimpin langsung oleh perwira Marinir setempat, disaksikan keluarga, kerabat, dan masyarakat sekitar.

“TNI Angkatan Laut menyampaikan bahwa salah satu prajurit terbaik kami, Praka Mar Zaenal Mutaqim, telah gugur dalam tugas saat melaksanakan penerjunan RDO dalam rangkaian HUT ke-80 TNI. Kami menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya kepada keluarga yang ditinggalkan,” lanjut pernyataan resmi TNI AL.

Sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi dan pengorbanannya, TNI Angkatan Laut menyatakan akan memberikan kenaikan pangkat luar biasa (KPLB) kepada almarhum.

Baca Juga: 11 Purnawirawan TNI Diganjar Pangkat Kehormatan oleh Presiden Prabowo Subianto, Ini Nama-namanya

“Sebagai bentuk penghormatan, TNI AL akan mengusulkan penghargaan berupa Kenaikan Pangkat Luar Biasa kepada Almarhum atas jasa-jasanya saat bertugas. Kami mohon doa dari seluruh masyarakat Indonesia agar almarhum mendapatkan tempat terbaik serta husnul khotimah,” tulis TNI AL.

Selain itu, peristiwa ini juga menjadi refleksi bagi TNI AL untuk terus meningkatkan standar keselamatan dalam setiap pelaksanaan latihan dan operasi militer di laut maupun udara. ****

 

Editor : Dharaka R. Perdana
#teluk jakarta #marinir #Presidential Inspection #gugur #tni angkatan laut