RADAR TULUNGAGUNG - Stasiun televisi nasional Trans7 tengah menjadi sorotan tajam publik, khususnya kalangan santri dan pesantren, usai programnya diduga menyindir atau menyinggung sosok Kiai sepuh Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri.
Tayangan tersebut berasal dari program Xpose, yang tayang belum lama ini dan langsung menuai gelombang reaksi keras di media sosial.
Potongan video dari acara tersebut tersebar cepat di TikTok dan Twitter/X, disertai berbagai tagar bernada kecaman seperti #BoikotTrans7, #HormatUlama, dan #SaveLirboyo.
Netizen menilai tayangan tersebut tidak pantas, karena menyentuh figur ulama sepuh yang sangat dihormati di kalangan pesantren dan Nahdliyin.
Dituding Lecehkan Ulama, Trans7 Dikecam Warganet
Rekaman tayangan yang beredar memperlihatkan adegan yang dianggap sebagian pihak sebagai bentuk pelecehan atau olok-olok,
terhadap sosok Kiai Anwar Manshur ulama kharismatik yang dikenal luas sebagai pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo.
“Ini bukan sekadar hiburan, ini sudah keterlaluan. Masak sosok sepuh dan mulia dijadikan bahan olok-olok di TV nasional?” tulis salah satu akun di TikTok yang menyebarkan potongan video tersebut.
Reaksi keras juga muncul di platform lain, seperti Instagram dan Facebook, di mana warganet ramai-ramai menandai akun resmi Trans7 dan menuntut klarifikasi terbuka.
LBH Ansor Kediri Siapkan Langkah Hukum
Bukan hanya netizen yang bereaksi. Lembaga Bantuan Hukum (LBH) GP Ansor Kota Kediri menyatakan tengah menyusun langkah hukum terhadap pihak Trans7.
Mereka menilai tayangan tersebut telah melukai perasaan umat dan merusak nama baik pesantren.
Pihaknya juga menyatakan akan melaporkan tayangan tersebut ke Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) agar ditindak sesuai peraturan penyiaran yang berlaku. ****
Editor : Dharaka R. Perdana