RADAR TULUNGAGUNG - Bantuan sosial (bansos) dari pemerintah, seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), dan Bantuan Langsung Tunai (BLT), menjadi salah satu penopang ekonomi masyarakat berpenghasilan rendah.
Namun, tak sedikit warga yang mengeluhkan bansos tidak bisa cair meski merasa memenuhi syarat penerima.
Kementerian Sosial (Kemensos) menyebut, ada sejumlah penyebab teknis dan administratif yang sering membuat bansos gagal dicairkan. Berikut tujuh alasan utama yang perlu diketahui masyarakat:
1. Data Tidak Sinkron
Salah satu penyebab paling umum adalah ketidaksesuaian data antara DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial) dan data Dukcapil (Kependudukan dan Catatan Sipil).
Terkadang ada perbedaan nama, NIK, atau alamat sering menyebabkan data ditolak sistem.
Penerima harus memperbarui data di kantor desa atau Dinas Sosial setempat agar sinkron dengan Dukcapil.
2. Rekening Tidak Aktif atau Diblokir
Untuk bansos non-tunai yang disalurkan lewat bank seperti BRI, BNI, Mandiri, dan BTN, rekening penerima kadang nonaktif atau diblokir otomatis karena lama tak digunakan.
Segera datang ke bank penyalur dengan membawa KTP dan KK untuk aktivasi ulang atau penggantian rekening.
3. Tidak Lagi Terdaftar Sebagai Penerima
Kemensos melakukan verifikasi berkala. Penerima bisa terhapus dari daftar jika sudah dianggap mampu, terdata ganda, atau tidak memenuhi syarat administratif.
Masyarakat dapat mengajukan usulan ulang melalui perangkat desa atau fitur usul-sanggah di situs resmi https://cekbansos.kemensos.go.id.
4. Gangguan Sistem atau Kesalahan Teknis
Kadang penundaan terjadi karena error sistem, server penuh, atau pembaruan aplikasi bansos.
Penerima diminta mengecek ulang dalam 1–2 hari atau berkonsultasi dengan pendamping sosial.
5. Jadwal Pencairan Belum Tiba
Pencairan bansos dilakukan bertahap per wilayah. Jadi, meskipun nama sudah terdaftar, dana bisa belum masuk karena menunggu jadwal penyaluran.
Pantau status pencairan melalui laman resmi Kemensos atau aplikasi Cek Bansos.
6. Penerima Tidak Hadir Saat Penyaluran Tunai
Untuk bansos tunai seperti BLT Desa atau PKH manual, penerima wajib hadir di lokasi penyaluran. Jika absen, dana bisa ditunda atau dialihkan.
Jika berhalangan hubungi perangkat desa untuk mendapatkan jadwal penyaluran susulan.
7. Data Ganda atau Salah Input
Kesalahan input atau NIK ganda di dua wilayah bisa membuat bantuan tertolak. Segera lapor ke pendamping sosial atau Dinas Sosial kabupaten/kota agar dilakukan perbaikan.
Baca Juga: Terlibat Judol, 49 Rekening Warga Tulungagung Penerima Bansos PKH dan BPNT Dihentikan
Pemerintah terus berupaya memperbaiki sistem penyaluran bansos agar lebih tepat sasaran dan transparan.
Masyarakat diimbau aktif memeriksa status bantuan dan memperbarui data kependudukan secara berkala agar tidak kehilangan haknya.
Untuk memastikan status bansos, warga dapat mengakses situs resmi cekbansos.kemensos.go.id atau mendatangi kantor Dinas Sosial terdekat. ****