Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Diskusi Tantangan Produksi Berita Ekonomi Tutup Rangkaian Capacity Building BI Kediri

Rahmat Nur Yahya • Minggu, 19 Oktober 2025 | 00:38 WIB
Kegiatan Capacity Building dan Media Gathering Mitra Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Kediri.
Kegiatan Capacity Building dan Media Gathering Mitra Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Kediri.

YOGYAKARTA – Rangkaian kegiatan Capacity Building dan Media Gathering Mitra Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Kediri resmi ditutup.

Yaitu dengan diskusi inspiratif bertema “Tantangan Produksi Berita Ekonomi di Era Digital” pada Kamis (16/10) sore di Novotel Suites Malioboro, Yogyakarta.

Kegiatan yang diikuti puluhan awak media dari Kediri, Tulungagung, dan Madiun ini menjadi ajang refleksi bersama.

Mengenai bagaimana jurnalis dapat beradaptasi dalam menyajikan berita ekonomi yang kredibel, menarik, dan mudah dipahami publik di tengah derasnya arus digitalisasi.

Salah satu peserta dari Jawa Pos Radar Tulungagung, Rachmad Nur Yahya, turut hadir mewakili redaksi.

Mewakili Kepala KPwBI Kediri, Yayat Cadarajat, Chandra Sulistyo Rahardjo, Analis Fungsi Pelaksanaan Pengembangan UMKM, KI, dan Syariah, menyampaikan apresiasi kepada seluruh media yang selama ini menjadi mitra strategis Bank Indonesia dalam meningkatkan literasi ekonomi masyarakat.

“Era digital telah mengubah cara publik memandang dan mengambil keputusan terkait ekonomi. Karena itu, kegiatan ini kami harapkan bisa menjadi ruang untuk memperdalam pemahaman pengolahan data, memperkuat jejaring, serta mendorong lahirnya berita ekonomi yang kredibel dan mendidik,” ujar Chandra dalam sambutannya.

Dalam sesi talkshow, Hatim Varabi, Redaktur Eksekutif Katadata.co.id, menyoroti pergeseran perilaku masyarakat dalam mengonsumsi informasi.

Menurutnya, kemajuan teknologi membuat masyarakat kini lebih menyukai penyajian data dalam bentuk visual, infografis, atau audio.

“Kalau dulu masyarakat gemar membaca tulisan panjang, sekarang mereka lebih tertarik pada tampilan visual dan grafik. Kalau dulu suka membaca, kini lebih suka dibacakan,” ungkap Hatim, disambut tawa peserta.

Sementara itu, Nicha Muslimawati, editor Kumparan Bisnis, mengingatkan pentingnya peran jurnalis ekonomi dalam mengubah data yang kompleks menjadi narasi yang mudah dipahami.

“Angka memang berbicara, tapi jurnalislah yang membuatnya bermakna. Tantangan kita adalah menyederhanakan data ekonomi tanpa kehilangan konteks dan akurasinya,” tuturnya.

Acara penutupan Capacity Building ini menegaskan komitmen Bank Indonesia Kediri dalam memperkuat sinergi dengan media.

Tidak hanya sebagai mitra pemberitaan, tetapi juga sebagai garda depan dalam edukasi ekonomi kepada masyarakat luas.***

Editor : Vidya Sajar Fitri
#kediri #Media Gathering #bank indonesia