Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Rapor Merah POLRI dari Survei Nasional: 78 Persen Responden Nilai Sangat Buruk, Apa yang Harus Dibenahi?

Ilma Nurrahma • Senin, 20 Oktober 2025 | 18:44 WIB

Survei nasional terbaru mencatat kinerja POLRI hanya mendapat skor rata-rata 2 dari 10. Sebanyak 78% responden menilai sangat buruk hingga buruk.
Survei nasional terbaru mencatat kinerja POLRI hanya mendapat skor rata-rata 2 dari 10. Sebanyak 78% responden menilai sangat buruk hingga buruk.

RADAR TULUNGAGUNG Lembaga survei nasional Celios merilis hasil terbaru yang menunjukkan penilaian publik terhadap kinerja Kepolisian Republik Indonesia (POLRI) sangat rendah.

Rata-rata skor yang diberikan hanya 2 dari 10, dengan mayoritas responden menilai kinerja POLRI "sangat buruk".

Data ini menjadi alarm serius atas menurunnya kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum tersebut.

Baca Juga: Hasil Survei Celios Tunjukkan Airlangga Hartarto Menteri Ekonomi Berkinerja Terbaik Selama Setahun Pemerintahan Prabowo-Gibran

Mayoritas responden, yaitu 55 persen, memberikan nilai 1 untuk kinerja POLRI, dan 23 persen memberikan nilai 2. Artinya, sebanyak 78 persen masyarakat menilai kinerja POLRI berada pada kategori “sangat buruk”.

Penilaian yang sedikit lebih tinggi juga tidak menunjukkan perbaikan signifikan. Sebanyak 7 persen memberi nilai 3, 6 persen memberi nilai 4, dan 4 persen memberikan nilai 5.

Bahkan, nilai tinggi (6 ke atas) hampir tidak ditemukan, dengan hanya 3 persen responden yang memberikan nilai 6.

Baca Juga: Rapor Merah Setahun Prabowo-Gibran, Koresponden Desak Pemangkasan Nomenklatur Kementerian yang Dinilai Tidak Efektif

Dengan seluruh data ini, skor rata-rata kinerja POLRI hanya mencapai 2 dari skala 10, sebuah angka yang sangat rendah untuk institusi penegak hukum yang memiliki peran penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban nasional.

Apa Penyebabnya?

Sejumlah analis menilai penurunan kepercayaan ini tidak lepas dari berbagai kasus kontroversial yang melibatkan oknum polisi, serta kurangnya transparansi dan akuntabilitas dalam penanganan perkara.

Belum lagi isu kekerasan berlebihan, kriminalisasi, dan konflik kepentingan yang membuat citra POLRI terus menurun di mata publik.

Alarm Serius untuk Pembenahan Internal

Hasil survei ini harus menjadi peringatan keras bagi pimpinan POLRI, terutama menjelang tahun-tahun krusial dalam transisi pemerintahan baru.

Masyarakat kini menuntut bukan hanya kinerja teknis, tetapi juga etika, integritas, dan keberpihakan pada keadilan.

Tanpa perubahan signifikan, kepercayaan publik terhadap institusi yang seharusnya menjadi pengayom masyarakat ini bisa semakin tergerus. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#penilaian publik #Celios #polri #sangat buruk