Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Piknik Maut Rombongan Semarang: Bus Rombongan Tujuan Guci Kecelakaan di Tol Pemalang-Batang, Empat Tewas

Mohammad Dzakwan Wahyu Nur Fauzan • Minggu, 26 Oktober 2025 | 06:07 WIB

 

proses evakuasi korban kecelakaan tol Pemalang
proses evakuasi korban kecelakaan tol Pemalang

RADAR TULUNGAGUNG – Perjalanan piknik yang seharusnya membawa keceriaan berubah menjadi tragedi berdarah di ruas jalan Tol Pemalang-Batang.

Sebuah bus pariwisata yang mengangkut rombongan piknik dari Kelurahan Bendan Ngisor, Kota Semarang, mengalami kecelakaan nahas di KM 312B.

Insiden maut ini menelan korban jiwa sebanyak empat orang. Rombongan piknik ini diketahui sedang dalam perjalanan dari Semarang menuju objek wisata Guci di Tegal.

Kecelakaan bus pariwisata yang membawa rombongan piknik ini terjadi pada Sabtu (25/10) sekitar pukul 08.25 WIB.

Lokasi persis kejadian berada di jalur B, tepatnya saat bus hendak keluar di exit Tol Bandulan atau Offramp SS Pemalang Jalur B, yang merupakan area jalan menikung.

Bus nahas tersebut membawa total 34 orang, termasuk pengemudi dan kru. Data lain menyebutkan bus tersebut berisi 31 orang penumpang dan 3 kru.

Insiden yang merenggut empat nyawa ini diduga terjadi ketika pengemudi bus kehilangan kendali saat melintasi jalan yang menikung untuk keluar tol.

Akibatnya, kendaraan tidak dapat dikendalikan, menabrak pembatas jalan (guard rail), lalu terguling ke kanan. Bus pariwisata dengan pelat nomor DK 9296 AH tersebut melaju dari arah Semarang.

Baca Juga: Tegas! BGN Hapus 1.414 Calon SPPG Program MBG yang Berhenti Beraktivitas Lebih dari 45 Hari

Menurut keterangan dari Manager Teknik dan Operasional PBTR, Yulian Fundro Kurnianto, bus medium tersebut melaju dengan kecepatan sekitar 70 km/jam.

Dalam perjalanannya dari Semarang, kendaraan hendak keluar melalui Exit Tol Pemalang. Setibanya di lokasi kejadian (TKP), diduga kuat kecelakaan dipicu oleh rem blong, yang menyebabkan kendaraan hilang kendali sebelum akhirnya menabrak guard rail dan terguling.

Namun, keterangan dari pihak kepolisian, dalam hal ini Kasat Lantas Polres Pemalang AKP Arief Wiranto, menyatakan bahwa kendaraan diduga tidak bisa mengontrol kecepatan saat menikung.

Hal senada juga disampaikan oleh Kanit Gakkum Satlantas Polres Pemalang Ipda Widodo Apriyanto, yang menjelaskan bahwa pengemudi diduga tidak bisa mengendalikan laju kendaraan saat hendak keluar tol.

Saat ini, kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan maut ini.

Fokus penyelidikan diarahkan pada dua kemungkinan utama: apakah kecelakaan disebabkan oleh kelalaian manusia, seperti pengemudi yang mengantuk, ataukah karena adanya faktor teknis seperti trouble mesin atau kelayakan bus.

Kepolisian, melalui Sat Lantas Polres Pemalang, menggunakan metode Traffic Accident Analysis (TAA) dan berkoordinasi dengan Ditlantas Polda Jateng dalam proses pendalaman ini.

Baca Juga: Polri Ungkap Alasan Tak Tahan Lisa Mariana Dalam Kasus Pencemaran Nama Baik Mantan Gubernur Ridwan Kamil

Akibat kecelakaan tunggal ini, total empat penumpang meninggal dunia. Selain korban tewas, tercatat ada 1 orang mengalami luka berat, dan 13 orang lainnya mengalami luka ringan. Sementara itu, 16 orang penumpang dan kru dikabarkan tidak mengalami luka.

Keempat korban meninggal dunia telah diidentifikasi sebagai warga Bendan Ngisor, Gajahmungkur, Semarang.

Berdasarkan data yang dihimpun di RS Siaga Medika Pemalang, identitas korban tewas tersebut adalah Komsiyah, Sri Fitriyati, Endah Cipta Ningrum dan Abdul Ghofur.

Para korban, baik yang meninggal dunia maupun yang mengalami luka-luka, segera dievakuasi ke beberapa rumah sakit di sekitar Pemalang.

Rumah sakit yang menangani korban adalah RSU Siaga Medika, RSI Al Ikhlas, dan RS Prima Medika. Jenazah korban meninggal dunia dilaporkan sudah diurus oleh pihak keluarga di rumah sakit.

Baca Juga: Ribuan Santri Ikuti Jalan Sehat Bersarung di Tulungagung, Rayakan Semangat Mengawal Indonesia Merdeka Menuju Peradaban Mulia

Proses evakuasi korban dan kendaraan yang terlibat dalam kecelakaan tunggal ini memakan waktu sekitar dua jam.

Personel gabungan dari berbagai pihak, termasuk Sat Lantas Polres Pemalang, PBTR, BPBD, dan SAR, diterjunkan ke lokasi untuk mempercepat penanganan. Setelah proses evakuasi rampung, arus lalu lintas di ruas tol tersebut dilaporkan kembali normal.

Sementara itu, pengemudi bus nahas tersebut dilaporkan selamat, meskipun mengalami luka-luka. Sopir saat ini masih menjalani perawatan medis di rumah sakit dan belum dapat dimintai keterangan oleh pihak kepolisian terkait penyebab pasti insiden tersebut.

Kepolisian Pemalang menekankan bahwa penyelidikan masih berlangsung untuk menentukan apakah faktor penyebab kecelakaan maut rombongan piknik ini berasal dari kelalaian pengemudi ataukah masalah teknis pada kendaraan.

Kecelakaan bus pariwisata yang mengangkut rombongan warga Semarang ini menjadi perhatian serius, terutama terkait keamanan angkutan piknik di jalur tol. Pembaruan data korban terbaru menyebutkan total 4 orang tewas dan 14 orang luka-luka. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#kecelakaan tol #bus pariwisata #tol pemalang batang #kecelakaan #semarang