RADAR TULUNGAGUNG - Kabar duka kembali menyelimuti Keraton Kasunanan Surakarta Hadiningrat.
Kanjeng Sinuhun Pakubuwono (PB) XIII wafat pada Minggu (2/11/2025) sekitar pukul 07.30 WIB di RS Indriati Solo Baru, setelah menjalani perawatan panjang akibat komplikasi berbagai penyakit.
Kabar wafatnya raja yang telah memimpin Keraton Surakarta selama lebih dari dua dekade itu dibenarkan oleh salah satu kerabat dekat keraton, KPH Edhy Wirabumi.
Baca Juga: Raja Keraton Surakarta Pakubuwono XIII Wafat di Usia 77 Tahun, Begini Profil dan Perjalanan Hidupnya
Menurutnya, kondisi kesehatan PB XIII sudah menurun cukup lama dan sempat keluar-masuk rumah sakit dalam beberapa bulan terakhir.
“Ya cukup lama, sebelum adang dal itu sebetulnya beliau sempat dirawat, kemudian lumayan sehat dan kondur (pulang). Setelah itu ikut acara adang dal, tapi kemudian gerah lagi sampai akhirnya masuk rumah sakit lagi,” terang Edhy, Minggu siang seperti dikutip dari Radar Solo.
Ia menambahkan, almarhum mengalami komplikasi beberapa penyakit, termasuk kadar gula darah tinggi yang sudah lama diderita. Faktor usia yang sudah lanjut turut memperparah kondisinya.
“Sebetulnya sudah lama beliau sakit, terakhir ya komplikasi macam-macam termasuk gula darah tinggi dan sebagainya. Ya sudah sepuh juga to,” ujarnya.
Selama masa perawatan sekitar seratus hari terakhir, tim medis berupaya menjaga stabilitas kondisi PB XIII.
Namun, dalam beberapa pekan terakhir, kesehatannya kembali menurun hingga akhirnya mengembuskan napas terakhir pada Minggu pagi.
Baca Juga: Dikelola Dua Keraton Pecahan Mataram, Begini Sejarah Astana Pajimatan Imogiri Yogyakarta
Meski sempat menunjukkan tanda-tanda membaik dan bahkan menghadiri acara adang dal di keraton, kondisi fisiknya terus melemah.
“Sempat sehat, tapi setelah itu mulai menurun lagi. Beliau tetap ingin hadir dalam acara keraton, meski dalam keadaan lemah,” imbuh Edhy.
Terkait rencana pemakaman, pihak keluarga dan kerabat keraton masih melakukan pembahasan internal.
Namun, besar kemungkinan jenazah PB XIII akan dimakamkan di Makam Raja-Raja Imogiri, Yogyakarta, pada Selasa (4/11/2025), bertepatan dengan Selasa Kliwon, setelah seluruh prosesi adat keraton selesai dilaksanakan.
Ia memastikan, seluruh upacara adat pemakaman akan dilaksanakan lengkap sesuai tata aturan Keraton Kasunanan Surakarta. “Semua upacara adat dilakukan lengkap, sesuai ketentuan,” pungkasnya. ****
Editor : Dharaka R. Perdana