Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Pencairan BLT Kesra Tak Perlu Antre Berjam-jam di Kantor Pos, Jika Sesuai dengan Aplikasi Otomatis Cair

Dharaka R. Perdana • Senin, 3 November 2025 | 17:00 WIB

Menkomdigi Meutya Hafid saat memberikan sambutan serta penyerahan bantuan UMKM di KCP Pos Indonesia Blahkiuh, Bali, Minggu (02/11/2025). (Ahmad Tri Hawaari/Komdigi)
Menkomdigi Meutya Hafid saat memberikan sambutan serta penyerahan bantuan UMKM di KCP Pos Indonesia Blahkiuh, Bali, Minggu (02/11/2025). (Ahmad Tri Hawaari/Komdigi)

RADAR TULUNGAGUNG - Tak lagi harus antre berjam-jam di kantor pos, jutaan keluarga kini bisa menerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesra dengan cepat, aman, dan manusiawi berkat sistem digital yang diterapkan pemerintah.

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengatakan upaya ini adalah bentuk komitmen pemerintah memberikan kemudahan kepada para penerima bantuan serta menjamin BLT Kesra sampai tepat sasaran, termasuk ke wilayah-wilayah terpencil dan sulit dijangkau.

Baca Juga: Siapa Saja yang Dapat BLT Kesra Rp900 Ribu? Cek Status Penerimaan per 23 Oktober 2025 di Sini!

"Sekarang penerima bansos tidak harus antre mengular karena sudah menggunakan sistem undangan, dan pelayanannya pun cepat," ujar Meutya saat meninjau Kantor Layanan Pos Universal (LPU) Blahkiuh, Kabupaten Badung, Bali, Minggu (2/11/2025).

Pemerintah juga memastikan bahwa setiap penerima bantuan akan mendapatkan haknya, termasuk bagi yang tidak bisa hadir sendiri di titik pembagian BLT.

Baca Juga: Pencairan BLT Rp 900 Ribu Dipastikan Tuntas Pekan Ini: Menkeu Purbaya Janjikan 35,4 Juta KPM Segera Terima Bantuan Tunai Tanpa Kendala

"Tidak boleh ada satu pun yang tidak sampai kepada keluarga penerima manfaat. Termasuk tadi kalau orangnya tidak dapat hadir karena satu dan lain hal, bantuan akan diantar sampai ke rumahnya langsung," tegasnya.

Dari total 35 juta keluarga penerima manfaat, sekitar 17 hingga 18 juta keluarga akan menerima bantuan melalui jaringan PT Pos Indonesia.

Baca Juga: BLT Kesra Rp900 Ribu Tak Cair? Ini Penyebab dan Cara Lapor Agar Segera Diproses

Jumlah penerima bantuan yang besar ini membuat PT Pos Indonesia harus memaksimalkan pemanfaatan digitalisasi untuk membuat proses menjadi lebih efisien serta mempercepat layanan kepada masyarakat.

"Dengan skala sebesar 35 juta penerima, layanan pos harus terus memperkuat sistem digital agar distribusi bantuan berlangsung efisien dan tanpa hambatan," jelasnya.

Baca Juga: Pencairan BLT Kesra Dimulai Senin Ini, 35,4 Juta Keluarga Akan Terima Rp900 Ribu Sekaligus, Bisa Diambil di Bank yang Ditunjuk atau Kantor Pos

Meutya juga berpesan kepada PT Pos Indonesia memberikan pelayanan yang cepat sekaligus penuh empati kepada para keluarga penerima manfaat. "Kita harus terus menyapa dengan penuh empati, melayani dengan hati," tuturnya.

Plt Direktur Utama PT Pos Indonesia Haris mengatakan PT Pos Indonesia telah bertransformasi dari pengirim surat menjadi perusahaan logistik modern dan penyedia layanan keuangan, termasuk penyalur bantuan sosial pemerintah dengan memanfaatkan teknologi digital.

Haris menjelaskan, dengan sistem yang terintegrasi, penerima bantuan cukup mendatangi Kantor Pos dengan membawa surat undangan dengan barcode khusus yang dikirimkan ke alamat masing-masing dan identitas pribadi untuk menerima BLT.

"Nanti petugas kami akan mengecek melalui aplikasi, jika sesuai, BLT akan langsung dibayarkan," ujarnya. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#BLT Kesra #bantuan langsung tunai #kantor pos