RADAR TULUNGAGUNG - Sebuah insiden mengerikan terjadi di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, pada Rabu, 12 November 2025. Sebuah Mobil Pengangkut Uang ATM Terbakar habis di Jalan Trans Sulawesi, Palippis.
Mobil minibus jenis Daihatsu Granmax itu membawa uang tunai senilai Rp 4,6 miliar. Sayangnya, Uang Rp 4,6 Miliar Hangus ludes menjadi abu dalam sekejap.
Penyebab kebakaran diduga kuat karena adanya korsleting listrik pada kendaraan. Insiden Korsleting Granmax BNI ini sontak membuat geger warga dan pengguna jalan yang melintas.
Mobil yang terbakar hebat ini merupakan milik PT Swadaya Sarana Informatika (SSI). Kendaraan ini bertugas mengangkut uang tunai milik BNI Cabang Polewali.
Mobil Daihatsu Granmax tersebut teridentifikasi memiliki nomor polisi B 9345 PCU. Kendaraan awalnya bergerak dari Polewali menuju Kabupaten Majene.
Tujuan utama perjalanan ini adalah untuk melakukan pengisian di sejumlah gerai ATM BNI Majene. Namun, perjalanan mendadak terhenti di Palippis, Kecamatan Balanipa.
Insiden kebakaran fatal ini terjadi sekitar pukul 13.45 Wita pada hari Rabu. Api pertama kali terlihat muncul dari bagian tengah mobil.
Menurut kesaksian supir mobil yang bernama Surya, percikan api tiba-tiba muncul di bagian tengah kendaraan. Api ini kemudian dengan cepat menyambar bahan bakar dan merambat ke seluruh bodi mobil.
Saat kejadian mengerikan tersebut berlangsung, Surya tidak sendirian di dalam kendaraan. Dirinya ditemani oleh seorang petugas keamanan yang sedang bertugas melakukan pengawalan.
Mereka sedang dalam perjalanan penting untuk tugas pengisian ATM BNI Majene. Mereka membawa total uang tunai yang sangat besar, mencapai 4,6 miliar rupiah.
Baca Juga: Palang Pintu Terbuka, Kereta Bangunkarta Hantam Mobil dan Tewaskan Tiga Orang Seketika
Petugas pemadam kebakaran (Damkar) dari Kecamatan Tinambung kemudian diterjunkan segera ke lokasi kejadian. Armada ini berusaha keras untuk memadamkan kobaran api yang sudah membesar.
Sayangnya, kobaran api yang terlalu besar membuat mobil tersebut hangus terbakar seluruhnya. Akibatnya, kerugian total tak terhindarkan, termasuk uang miliaran rupiah di dalamnya.
Uang tunai Rp 4,6 miliar yang diangkut oleh SSI itu ludes tak bersisa dan berubah menjadi arang. Kerugian finansial yang dialami bank dan perusahaan jasa ini dipastikan sangat masif.
Lokasi kejadian kritis ini berada di pinggir Jalan Trans Sulawesi, di kawasan Palippis. Polisi segera memasang garis polisi di lokasi kejadian setelah api berhasil dipadamkan.
Pemasangan garis polisi (police line) ini dipasang di sekitar mobil Granmax yang hangus. Hal ini dilakukan sebagai langkah awal untuk penanganan dan penyelidikan resmi.
Kasus tragis mobil pengangkut uang terbakar ini kini menjadi topik perbincangan publik luas. Proses penyelidikan lebih lanjut akan dilakukan oleh pihak kepolisian setempat di Polman.
Kejadian ini menunjukkan risiko tinggi yang dihadapi oleh layanan pengangkutan uang tunai dalam operasional sehari-hari. Korsleting listrik dapat menyebabkan kerugian masif yang sangat merugikan.
PT Swadaya Sarana Informatika (SSI) kini harus menghadapi kerugian ganda. Mereka kehilangan aset kendaraan dan uang tunai yang diangkutnya.
Baca Juga: Tersambar Sisa Api di Tungku, Rumah Warga Tulungagung Hangus Jadi Arang, Kerugian Hingga Rp30 Juta
Jumlah uang Rp 4,6 miliar yang hangus tersebut merupakan nominal yang signifikan. Dana ini sedianya akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan uang tunai di ATM Majene.
Kerugian ini menyoroti perlunya pemeliharaan rutin yang sangat ketat pada kendaraan operasional. Kendaraan harus dipastikan dalam kondisi prima untuk menjalankan tugas vital seperti ini.
Surya dan petugas keamanan kini harus menjalani pemeriksaan mendalam oleh kepolisian. Keterangan mereka menjadi kunci utama dalam mengurai kronologi pasti insiden.
Penempatan garis polisi di mobil Granmax menunjukkan insiden ini harus ditangani secara hukum. Polisi akan memastikan apakah ada faktor kelalaian yang memperparah musibah.
Jalur Trans Sulawesi di Palippis adalah jalur padat penghubung antar kabupaten. Insiden kebakaran ini sempat menyebabkan gangguan lalu lintas yang cukup berarti.
Walaupun Armada Damkar telah bergerak cepat, intensitas api sulit dikendalikan. Mobil itu hangus total, menunjukkan besarnya kerugian akibat musibah ini. ****
Editor : Dharaka R. Perdana