Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Fenomena Unik Sungai Bawah Tanah, Pantai Baron Gunungkidul Berubah Jadi Dua Warna Cokelat dan Biru

Iqbal Pangestu • Rabu, 26 November 2025 | 19:45 WIB

Pantai Baron Gunungkidul berubah dua warna (cokelat-biru) akibat luapan sungai bawah tanah karena hujan deras. Fenomena biasa saat musim hujan.
Pantai Baron Gunungkidul berubah dua warna (cokelat-biru) akibat luapan sungai bawah tanah karena hujan deras. Fenomena biasa saat musim hujan.

RADAR TULUNGAGUNG - Pantai Baron di Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta, sedang menjadi perbincangan hangat di media sosial. Hal ini terjadi karena air laut di sana berubah menjadi Dua Warna, yaitu cokelat dan biru.

Fenomena unik ini terpantau sejak Senin pagi (24/11/2025) setelah hujan deras melanda wilayah utara. Perubahan Dua Warna ini adalah kejadian yang biasa terjadi setiap musim hujan.

Perbedaan warna air ini disebabkan oleh luapan Sungai Bawah Tanah yang bermuara langsung di pantai tersebut. Sungai tersebut mengalirkan material dari hulu ke laut, menyebabkan percampuran air yang mencolok.

Baca Juga: Langgar Aturan Berat, Gubernur Bali Perintahkan Pembongkaran Total Lift Kaca Pantai Kelingking

Air sungai yang meluap dan membawa material menghasilkan warna cokelat. Air cokelat ini kemudian bertemu dengan air laut yang berwarna biru jernih.

Sekretaris Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Operasi II Pantai Baron, Surisdiyanto, menjelaskan fenomena ini. Fenomena ini terjadi akibat dampak hujan deras di wilayah utara sejak Minggu malam (23/11/2025).

Air dari sungai masuk ke laut, dan seolah tidak bisa menyatu dengan sempurna. Pertemuan antara air laut dengan aliran sungai bawah tanah itulah yang membuat warnanya jadi dua.

Surisdiyanto menambahkan bahwa fenomena dua warna ini biasanya hilang dalam dua hingga tiga hari. Ini berlaku jika tidak terjadi hujan susulan yang deras.

Jika cuaca cerah, air banjir akan menghilang dalam tiga hari. Namun, jika hujan terus turun, fenomena dua warna ini bisa bertahan lebih lama.

Koordinator Satlinmas Rescue Istimewa Wilayah Operasi II Pantai Baron, Marjono, menyebut fenomena ini justru menarik bagi wisatawan. Fenomena ini menjadi tontonan unik karena tidak terjadi setiap hari.

Baca Juga: Pantai Banyu Tibo, Pacitan: Kombinasi Eksotis Air Terjun dan Laut yang Memikat Mata

Meski ada dua warna air laut, aktivitas nelayan tetap berjalan normal. Adanya dua warna air laut itu tidak memengaruhi kegiatan melaut nelayan.

Namun, wisatawan diimbau untuk tetap mematuhi arahan dari petugas di lapangan. Petugas sering memperingatkan agar wisatawan tidak bermain air di area berbahaya.

Saat ini, aliran sungai bawah tanah di Pantai Baron mengarah ke timur. Aliran ini membuat kawasan pantai terpisah, menyerupai sebuah pulau kecil.

Kondisi ini dikenal warga setempat sebagai gumuk pasir dadakan. Wisatawan yang ingin bermain di laut perlu menyeberang menggunakan perahu.

Marjono menyebut sungai di Baron itu memiliki aliran yang unik. Setiap beberapa tahun sekali, aliran sungai tersebut dapat berubah.

Baca Juga: Langit Amerika Memukau! Aurora Borealis Hiasi Colorado dan Alaska Usai Badai Matahari Global

Kadang, alirannya berubah dari utara ke selatan. Jika alirannya langsung ke selatan, pengunjung tidak perlu menyeberang karena pantai tidak terbelah aliran sungai.

Surisdiyanto juga mengonfirmasi bahwa banjir di lokasi itu merupakan kejadian biasa. Jika hujan deras, sungai bawah tanah pasti akan meluap dengan debit yang lebih tinggi. ****

Editor : Dharaka R. Perdana
#pantai baron #yogyakarta #Dua Warna #gunung kidul #sungai bawah tanah #musim hujan