Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Banjir Besar Melanda Padang Sumatera Barat, 12 Orang Dilaporkan Meninggal Dunia, 12 Ribu Jiwa Warga Terdampak

Dharaka R. Perdana • Jumat, 28 November 2025 | 06:52 WIB

Volume air salah satu sungai di Padang meninggi pada pagi tadi. (FACEBOOK BNPB)
Volume air salah satu sungai di Padang meninggi pada pagi tadi. (FACEBOOK BNPB)

RADAR TULUNGAGUNG - Hujan mengguyur Kota Padang, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar), sepanjang hari ini, Kamis (27/11) memicu banjir tak bisa dihindari menerjang beberapa titik di wilayah kota.

BPDB Padang setempat didukung dengan BPBD Sumatera Barat serta dinas terkait, termasuk TNI-Polri, melakukan penanganan darurat di lokasi terdampak.

Pantauan pagi ini, Kamis (27/11), arus banjir dengan volume debit air besar menerjang sejumlah rumah yang berada di bantaran Sungai Minturun.

Baca Juga: Bibit Siklon Tropis 95B Berkembang Signifikan Sejak 21 November Lalu, Sejumlah Wilayah di Sumatera Harus Waspadai Cuaca Ekstrem

Material batang pohon dan lumpur merusak rumah warga di Lubuk Minturun, Koto Tengah, Kota Padang. Terdapat 4 warga meninggal dunia akibat peristiwa tersebut.

Beberapa rumah mengalami kerusakan saat kejadian berlangsung pada dini hari, sekitar pukul 04.00 WIB.

Selain banjir bandang di Lubuk Minturun, jembatan penghubung di Koto Luar, Kecamatan Pauh, Kota Padang, putus akibat struktur jembatan yang dihantam material yang hanyut terbawa arus banjir.

Baca Juga: 82 Rumah di Tulungagung Rusak Akibat Tersapu Angin Kencang, Tersebar di Dua Dusun di Desa Plosokandang, Ini Rinciannya

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Padang masih memprioritaskan penanganan darurat, seperti evakuasi, pengamanan di lapangan yang berpotensi mengancam keselamatan warga dan pelayanan warga yang terdampak.

Data Pusat Pengendalian Operasi BPBD Provinsi Sumbar mencatat cuaca ekstrem berdampak di 17 kelurahan di 7 kecamatan di Kota Padang.

Cuaca ekstrem tersebut menyebabkan banjir, longsor dan sejumlah pohon tumbang di 14 titik. BPBD setempat masih melakukan pemutakhiran data dampak bencana hingga sore ini.

Baca Juga: Angin Kencang Porak-Porandakan Atap Rumah Warga di Tulungagung, Warga Dilanda Kepanikan

Sementara itu, dalam rapat tingkat menteri yang diselenggarakan secarar virtual sore ini, Wakil Gubernur (Wagub) Sumbar Vasko Ruseimy menyampaikan, jajarannya dari unsur organisasi perangkat daerah bersama TNI-Polri terus melakukan operasi penanganan darurat.

Dirinya menyatakan dara terakhir di Sumatra Barat, korban meninggal dunia sebanyak 12 orang dan warga terdampak sekitar 12.000 jiwa.

Pada kesempatan itu, Wagub menambahkan beberapa tantangan yang dihadapi di antaranya pembersihan material, akses komunikasi dan perbaikan darurat infrastrutkur vital.

Terkait dengan penetapan status, Wakil Gubernur Sumbar menjelasan pihaknya telah menetapkan status tanggap darurat dan juga beberapa kabupaten dan kota yang terdampak cuaca ekstrem. "Sejumlah wilayah akan menyusul dalam penetapannya," ujar Wagub. ****

 

Editor : Dharaka R. Perdana
#sumatera barat #banjir #kota padang