RADAR TULUNGAGUNG – Perubahan tampilan akun SSCASN mendadak muncul di dashboard akun peserta PPPK pada Selasa, 3 Desember 2025, dini hari, dan langsung memicu perhatian besar para tenaga pendidik paruh waktu di seluruh Indonesia.
Notifikasi baru yang muncul pada bagian resume akun tersebut berisi pertanyaan kesediaan mengikuti seleksi Calon ASN PPPK Tenaga Kependidikan Sekolah Rakyat di bawah naungan Kementerian Sosial Republik Indonesia.
Kemunculan fitur perubahan tampilan akun SSCASN ini tidak hanya mengejutkan para PPPK paruh waktu yang sebelumnya telah menerima SK, tetapi juga menjadi sinyal dimulainya agenda rekrutmen besar yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN).
Informasi resmi menyebut terdapat 3.003 formasi yang dibuka untuk kebutuhan tenaga kependidikan Sekolah Rakyat, mencakup wali asuh, wali asrama, operator sekolah, pengelola keuangan, dan tenaga administrasi.
Notifikasi di akun SSCASN berisi teks yang menanyakan kesediaan pelamar untuk mengikuti seleksi tenaga kependidikan Sekolah Rakyat.
Peserta dapat memilih tombol Konfirmasi Pendaftaran Sekolah Rakyat untuk melanjutkan proses.
Namun sebelum melakukan konfirmasi, pelamar diminta membaca syarat, jadwal, mekanisme seleksi, serta konsekuensi penempatan jabatan.
Jadwal Seleksi Resmi dan Alur Tahapan
Kementerian Sosial menetapkan waktu pendaftaran sangat singkat yaitu 3–7 Desember 2025.
Seleksi administrasi berlangsung pada 4–8 Desember, kemudian pengumuman hasil administrasi diumumkan pada 8–9 Desember.
Masa sanggah diberikan mulai 9–11 Desember, dilanjutkan dengan jawab sanggah pada 9–12 Desember.
Pengolahan hasil administrasi dijadwalkan 13–15 Desember dan pengumuman final dijadwalkan 16 Desember 2025.
Selanjutnya, pelamar mengikuti Seleksi Kompetensi Teknis Tambahan berupa psikotes.
Jadwal pelaksanaan akan diumumkan melalui laman resmi Kemensos dan portal SSCASN.
Seluruh tahapan dilakukan secara daring melalui akun masing-masing pelamar.
Formasi Jabatan dan Syarat Pelamar
Formasi 3.003 posisi diprioritaskan untuk P3K paruh waktu yang sudah memiliki nomor induk.
Persyaratan khusus mencakup usia minimal 20 tahun dan maksimal 50 tahun, serta kesediaan bekerja sistem shift dan diprioritaskan tinggal di asrama Sekolah Rakyat.
Pelamar hanya dapat mendaftar satu jabatan dan satu lokasi penempatan.
Rincian jabatan meliputi:
- Wali Asuh: bertugas melakukan pengasuhan, pendampingan, dan pembinaan karakter siswa.
- Wali Asrama: menyusun dan mengawasi kegiatan harian serta kedisiplinan penghuni asrama.
- Operator Sekolah: bertanggung jawab pada penginputan data dan dokumentasi operasional.
- Pengelola Keuangan: mengelola catatan dan administrasi keuangan program.
- Tenaga Administrasi: melakukan pencatatan dan layanan kesekretariatan lainnya.
Kualifikasi pendidikan bervariasi mulai dari S-1 semua jurusan, D-3 administrasi, hingga SLTA sederajat khusus untuk tenaga administrasi di beberapa wilayah penempatan seperti Jakarta Timur, Mojokerto, Pekanbaru, Lebak dan Sumedang.
Sistem Prioritas Kelulusan
Penentuan kelulusan seleksi menggunakan sistem ranking berbasis prioritas.
Urutan utama diberikan kepada P3K paruh waktu yang bertugas di Kemensos, diikuti P3K paruh waktu instansi pemerintah lain termasuk pemerintah daerah.
Jika terdapat nilai total sama, prioritas ditentukan berdasarkan hasil psikotes dan usia tertinggi.
Sistem ini menjadikan modal psikologis dan kesiapan karakter sebagai kunci utama seleksi tenaga kependidikan Sekolah Rakyat, sejalan dengan konsep pembinaan dan pengasuhan intensif yang menjadi ciri asas program.
Reaksi Calon Pelamar dan Harapan Publik
Munculnya perubahan tampilan akun SSCASN terkait Konfirmasi Pendaftaran Sekolah Rakyat menuai beragam respons.
Banyak PPPK paruh waktu menyambut sebagai peluang peningkatan status dan karier, sedangkan sebagian meminta kejelasan teknis terutama terkait penempatan, sistem asrama, dan waktu persiapan yang sangat singkat.
Dengan waktu pendaftaran hanya lima hari, pelamar harus memastikan dokumen digital lengkap dan memenuhi kualifikasi.
Seluruh file wajib diunggah berwarna serta terbaca jelas.
Kesalahan dokumen menjadi salah satu penyebab gugur terbesar dalam seleksi administrasi.
Program Sekolah Rakyat menjadi perhatian publik karena dianggap sebagai pendekatan baru kebijakan pendidikan berbasis peningkatan kesejahteraan dan pengentasan kemiskinan ekstrem melalui sistem sekolah berasrama.***
Editor : Vidya Sajar Fitri