RADAR TULUNGAGUNG – Kabar gembira bagi para pencari kerja, khususnya lulusan S1 dan D4 di berbagai jurusan.
Pendaftaran P3K 2025 resmi dibuka oleh Badan Gizi Nasional.
Informasi tersebut mengemuka setelah terbitnya keputusan Kemenpan RB Nomor 123 terkait penetapan kebutuhan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) untuk tahun anggaran 2025.
Momentum ini langsung disambut antusias oleh masyarakat karena mencakup formasi khusus dan umum dengan jumlah besar.
Badan Gizi Nasional tahun ini membuka total 32.000 formasi, menjadikannya salah satu lembaga yang membuka rekrutmen paling masif dalam seleksi pendaftaran P3K 2025.
Tidak hanya untuk pelamar formasi khusus, peluang juga tersedia bagi pelamar umum yang selama ini menantikan rekrutmen terbuka.
Formasi Besar: 31.250 untuk Khusus, 750 untuk Umum
Dalam pengumuman tersebut, tercatat bahwa 31.250 formasi dialokasikan untuk pelamar khusus. Jabatan yang dibuka adalah Penata Layanan Operasional, dengan kualifikasi pendidikan S1 semua jurusan atau D4 semua jurusan.
Jumlah kebutuhan untuk jabatan ini mencapai 31.250 formasi, sehingga menjadi peluang besar bagi lulusan berbagai bidang.
Sementara itu, untuk formasi umum tersedia 750 formasi dengan kualifikasi lebih spesifik. Rinciannya antara lain:
-
S1 Ilmu Gizi / D4 Gizi – 300 formasi
-
S1 Akuntansi / D4 Akuntansi – 300 formasi
-
D3 Akuntansi – 75 formasi
-
D3 Gizi – 75 formasi
Artinya, pelamar dengan latar belakang gizi dan akuntansi mendapat kesempatan signifikan dalam rekrutmen tahun ini.
Syarat Umum dan Khusus Pelamar
Sebagaimana seleksi P3K sebelumnya, Badan Gizi Nasional menerapkan standar persyaratan yang harus dipenuhi.
Pelamar harus merupakan Warga Negara Indonesia, berusia minimal 20 tahun dan maksimal 50 tahun, serta tidak pernah dipidana atau diberhentikan secara tidak hormat dari PNS, P3K, TNI/Polri.
Pelamar juga tidak boleh terdaftar sebagai anggota partai politik, tidak terlibat organisasi terlarang, dan wajib sehat jasmani serta rohani.
Kualifikasi pendidikan harus sesuai dengan formasi yang dipilih. Bagi lulusan luar negeri, wajib melampirkan bukti konversi ijazah.
Menariknya, pelamar formasi khusus adalah mereka yang berasal dari Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI).
Bagi peserta SPPI yang telah lulus dan menjalani penugasan, kesempatan ini menjadi jalur afirmasi yang mempermudah proses rekrutmen.
Tata Cara Daftar: Lewat SSCASN
Seperti mekanisme sebelumnya, pendaftaran dilakukan melalui portal SSCASN.
Pelamar harus membuat akun terlebih dahulu, kemudian mengisi biodata dan mengunggah dokumen persyaratan yang diminta.
Berkas yang wajib diunggah meliputi:
-
KTP
-
Surat lamaran
-
Surat pernyataan 5 poin
-
Surat pernyataan mengikuti seleksi
-
Surat pernyataan tanggung jawab mutlak
-
Surat kesediaan ditempatkan di seluruh Indonesia
-
Pas foto
-
Ijazah dan transkrip
-
Sertifikat akreditasi perguruan tinggi
-
SKCK
-
Surat keterangan sehat jasmani dan rohani
Pelamar juga hanya diperbolehkan mendaftar satu jenis pengadaan P3K dalam satu periode.
Jadwal Pendaftaran P3K 2025 Badan Gizi Nasional
Jadwal seleksi tahun ini terbilang padat sehingga pelamar harus bertindak cepat. Berdasarkan informasi resmi, berikut rangkaiannya:
-
Pendaftaran seleksi: 5–10 Desember
-
Pengumuman hasil administrasi: 11 Desember
-
Masa sanggah: 12–13 Desember
-
Pengumuman pasca sanggah: 13 Desember
-
Penjadwalan seleksi kompetensi: 14–15 Desember
-
Pelaksanaan CAT seleksi kompetensi: 16–29 Desember
-
Pengolahan nilai dan pengumuman hasil: Awal Januari
-
Pengisian DRH: hingga 15 Januari
-
Usul penetapan NIP: hingga 25 Januari
Jadwal tersebut berlaku untuk formasi khusus dan umum.
Dengan waktu pendaftaran yang sangat singkat, para pelamar diimbau segera mempersiapkan dokumen agar tidak ketinggalan.
Kesempatan Besar, Persaingan Ketat
Pembukaan pendaftaran P3K 2025 di Badan Gizi Nasional menjadi kabar baik di tengah tingginya minat masyarakat terhadap karier ASN.
Jumlah formasi yang besar, terutama untuk lulusan semua jurusan, menjadi peluang emas bagi lulusan baru maupun pekerja berpengalaman.
Namun demikian, pelamar tetap perlu mempersiapkan diri secara matang, baik dari sisi administrasi maupun kompetensi, mengingat seleksi dilakukan melalui Computer Assisted Test (CAT) yang dikenal ketat dan objektif.
Dengan jadwal yang telah dirilis, masyarakat diharapkan segera mengecek kualifikasi masing-masing dan melakukan pendaftaran sebelum batas waktu berakhir.***