RADAR TULUNGAGUNG – Kasus mobil MBG tabrak siswa di SDN Kalibaru 01, Cilincing, Jakarta Utara, langsung mendapat atensi penuh dari Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suhery.
Ia turun langsung ke lokasi kejadian pada Kamis (11/12/2025) untuk memastikan proses investigasi berjalan transparan dan menyeluruh.
Insiden mobil MBG tabrak siswa yang terjadi sekitar pukul 06.30 WIB itu menyebabkan puluhan siswa luka-luka dan membuat publik geram.
Begitu tiba di lokasi, Kapolda langsung meninjau area gerbang sekolah, titik awal sebelum mobil menyeruduk kerumunan siswa.
Kepolisian sebelumnya telah memasang garis polisi serta mensterilkan seluruh area agar proses olah TKP tidak terganggu.
Dalam tiga jam pertama setelah mobil MBG tabrak siswa, polisi langsung mengamankan sopir dan seorang pendamping yang berada di dalam kendaraan. Keduanya menjalani pemeriksaan intensif di Polsek Cilincing.
Kapolda Cek Kerusakan Pagar, Titik Jatuh Korban, hingga Posisi Mobil
Saat berada di TKP, Kapolda memeriksa kondisi pagar sekolah yang rusak, jejak ban, hingga posisi mobil ketika berhenti.
Ia juga berdiskusi dengan Kapolres Jakarta Utara, petugas Inafis, serta beberapa saksi mata.
“Semua aspek harus dibuka. Baik faktor teknis maupun faktor kelalaian manusia,” tegas Kapolda.
Untuk memperkuat penyelidikan, polisi menyita rekaman CCTV dari beberapa sudut sekolah dan jalan sekitar.
Sopir dan Pendamping Diperiksa Intensif
Dua orang diamankan, yakni sopir dan pendampingnya. Pemeriksaan awal memastikan sopir dalam kondisi sadar saat insiden terjadi.
Namun polisi belum menyimpulkan penyebab pasti sebelum uji mekanik kendaraan selesai dilakukan.
Uji mekanik meliputi pemeriksaan:
- Sistem pengereman
- Sistem transmisi
- Riwayat perawatan kendaraan
- Potensi malfungsi pedal gas
Baca Juga: Harga Emas Hari Ini 11 Desember 2025 Naik Lagi, Antam–UBS–Galeri 24 Tembus Level Baru
Data Korban Masih Berbeda
Polisi mencatat terdapat 19 korban, sementara Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut total 21 korban. Mereka dirawat di dua rumah sakit:
- RSUD Cilincing (15 korban)
- RS Koja (4–6 korban)
Meski berbeda, keduanya sepakat bahwa tidak ada korban meninggal dunia. Pemprov DKI akan menanggung seluruh biaya pengobatan.
Sekolah Disterilkan, Aktivitas Dihentikan
Kegiatan belajar mengajar dihentikan total. Area sekolah disterilkan agar tim Inafis dapat bekerja maksimal.
Orang tua yang datang langsung diarahkan ke rumah sakit untuk mendampingi anak-anak mereka.
Investigasi Diperluas: SOP Pengemudi MBG Disorot
Kapolda menjelaskan investigasi kini melebar, tidak hanya kepada sopir tetapi juga SOP pengoperasian kendaraan MBG. Pemeriksaan akan meliputi:
- Sertifikasi pengemudi
- Jadwal operasional kendaraan
- Ketentuan keamanan distribusi makanan
- Pengawasan dari dinas terkait
Langkah ini diambil untuk memastikan kejadian mobil MBG tabrak siswa tidak terulang.
Pemprov Pastikan Pendampingan Psikologis
Selain menanggung biaya medis, Pemprov DKI akan memberikan pendampingan psikologis bagi siswa yang mengalami trauma akibat insiden tersebut.***
Editor : Vidya Sajar Fitri