Bansos Tahap 4 Masih Dicairkan 2026? Ini Penjelasan Terbaru PKH dan BPNT, Tahap 1 Belum Ada Hilal
Auliya Nur'Aini Khafadzoh• Kamis, 15 Januari 2026 | 12:10 WIB
Bansos tahap 4 masih dicairkan 2026 meski terbatas. PKH dan BPNT belum dihentikan, sementara tahap 1 2026 belum diproses.(Pinterest)
JAKARTA – Pertanyaan mengenai kelanjutan pencairan bantuan sosial tahap keempat kembali ramai diperbincangkan masyarakat.
Banyak Keluarga Penerima Manfaat (KPM) mempertanyakan apakah bansos PKH dan BPNT tahap 4 tahun 2025 masih bisa dicairkan di awal 2026 atau justru sudah dihentikan.
Hingga pertengahan Januari 2026, pemerintah belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait penghentian penyaluran tersebut.
Berdasarkan pemantauan lapangan dan laporan dari sejumlah KPM, bansos tahap 4 masih dicairkan 2026, meskipun jumlah penerima yang berhasil menarik bantuan sudah tidak sebanyak sebelumnya.
Penyaluran ini masuk dalam kategori pencairan susulan bagi KPM yang sebelumnya belum sempat mencairkan bantuan pada akhir tahun lalu.
Informasi ini sekaligus meluruskan kabar simpang siur yang menyebutkan bansos tahap 4 telah dihentikan sepenuhnya.
Faktanya, selama belum ada surat resmi dari Kementerian Sosial (Kemensos) terkait batas akhir pencairan, bantuan masih berpotensi dapat ditarik oleh penerima yang berhak.
Belum Ada Surat Resmi Penghentian Bansos Tahap 4 Hingga tanggal 13 Januari 2026, belum ditemukan adanya surat edaran atau pengumuman resmi dari Kemensos yang menyatakan bahwa pencairan PKH dan BPNT tahap 4 dihentikan.
Biasanya, pemerintah akan menetapkan tanggal terakhir penarikan bantuan secara jelas melalui surat resmi.
Selama ketentuan tersebut belum dikeluarkan, KPM diimbau untuk tetap melakukan pengecekan saldo secara berkala, baik melalui ATM bank Himbara maupun kantor pos.
Beberapa KPM dilaporkan baru menyadari saldo bantuan sudah masuk karena sebelumnya jarang melakukan pengecekan.
Pencairan Terpantau Terbatas, Masuk Kategori Susulan Meski bansos tahap 4 masih dicairkan 2026, pencairannya bersifat terbatas.
Bantuan yang cair saat ini mayoritas merupakan pencairan susulan atau tambahan bagi KPM yang tertunda sebelumnya. Karena itu, tidak semua penerima akan mendapatkan dana dalam waktu bersamaan.
Kondisi ini juga dialami oleh penerima Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT).
Pemerintah menyalurkan bantuan secara bertahap sembari menyelesaikan proses administrasi tahun anggaran sebelumnya.
Selain PKH dan BPNT, bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) juga masih terpantau cair, khususnya bagi siswa SMA dengan nominal mencapai Rp1,8 juta.
Bantuan tersebut sebenarnya sudah masuk sejak Desember 2025, namun baru ditarik oleh sebagian penerima pada Januari 2026.
Tahap 1 Bansos 2026 Belum Diproses
Di sisi lain, masyarakat juga menantikan dimulainya pencairan bansos tahap 1 tahun 2026.
Namun hingga kini, proses tersebut masih belum berjalan. Sistem pengecekan bantuan sosial (SIKS-NG) masih menampilkan data penyaluran periode Oktober–Desember 2025.
Hal ini menandakan pemerintah masih memfokuskan penyelesaian pencairan bansos tahap 4 sebelum memulai tahap pertama tahun anggaran 2026.
Belum ada indikasi kuat kapan tahap 1 akan mulai disalurkan, meski diperkirakan paling cepat akhir Januari atau awal Februari 2026.
Imbauan untuk KPM
Pemerintah mengimbau seluruh KPM untuk tetap bersabar dan aktif memantau informasi resmi.
KPM juga disarankan rutin mengecek saldo bantuan agar tidak kehilangan hak pencairan jika dana sudah masuk ke rekening.
Dengan belum adanya keputusan resmi penghentian, masyarakat diminta tidak mudah percaya pada kabar tidak valid. Selama data masih aktif dan saldo tersedia, bantuan masih dapat ditarik sesuai mekanisme yang berlaku.