Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Aplikasi Kortex Pajak Dikeluhkan, Menteri Keuangan Turun Langsung ke Danantara, Ini Hasil Pengecekan Lapangan

Fadhilah Salsa Bella • Senin, 19 Januari 2026 | 17:30 WIB

Aplikasi Kortex pajak dikeluhkan Danantara. Menteri Keuangan turun langsung, uji sistem, dan pastikan masalah hanya bersifat minor.
Aplikasi Kortex pajak dikeluhkan Danantara. Menteri Keuangan turun langsung, uji sistem, dan pastikan masalah hanya bersifat minor.
RADAR TULUNGAGUNG - Keluhan soal aplikasi Kortex pajak akhirnya mendapat perhatian langsung dari Menteri Keuangan Purbaya Yudi Sadewa. Ia turun langsung ke Danantara untuk memastikan apakah sistem digital perpajakan tersebut benar-benar bermasalah atau justru kesulitan terjadi di sisi pengguna.

Kunjungan tersebut dilakukan setelah Danantara melayangkan komplain keras terkait aplikasi Kortex pajak yang disebut tidak bisa digunakan untuk memasukkan data perpajakan.

Purbaya mengaku tidak ingin hanya mendengar presentasi di atas kertas, melainkan melihat langsung bagaimana sistem itu bekerja di lapangan.

“Saya mau lihat betul-betul, ini sistemnya yang enggak jalan atau orangnya yang enggak bisa masukin data,” kata Purbaya di lokasi. Ia bahkan membawa tim IT internal serta petugas dari Kantor Pelayanan Pajak (KPP) untuk langsung membantu proses input data di tempat.

Dalam tiga paragraf awal kunjungannya, Purbaya menegaskan bahwa evaluasi aplikasi Kortex pajak harus berbasis fakta, bukan sekadar laporan sepihak. Ia ingin memastikan apakah keluhan tersebut bersifat sistemik atau hanya persoalan teknis yang bisa segera diatasi.

Baca Juga: Harga Emas Hari Ini Ditutup Turun Akhir Pekan, Antam Rp2.663.000 per Gram, Galeri 24 Melemah

Uji Langsung Tanpa Presentasi

Berbeda dari agenda formal, Purbaya menolak paparan presentasi yang telah disiapkan pihak Danantara. Ia memilih pendekatan praktis dengan meminta pengguna langsung menunjukkan bagian aplikasi yang dianggap bermasalah.

Beberapa kendala memang sempat ditemukan, terutama saat proses unggah dan pelaporan data. Namun setelah didampingi tim IT dan petugas pajak, sebagian besar masalah dapat diselesaikan di tempat. Bahkan, sejumlah data yang sebelumnya disebut “macet” ternyata bisa diproses setelah penyesuaian teknis.

“Hampir semua problem sudah bisa diatasi. Tinggal minor-minor saja, nanti software-nya kita adjust,” ujar Purbaya.

Masalah Minor, Sistem Tetap Berjalan

Menurut Purbaya, kendala yang tersisa bersifat minor dan tidak berdampak pada keberlangsungan layanan perpajakan. Ia memastikan aplikasi Kortex pajak tetap bisa digunakan oleh wajib pajak untuk menjalankan kewajiban mereka.

Penyesuaian lanjutan diperkirakan rampung dalam waktu satu hingga dua pekan. Perbaikan ini lebih difokuskan pada peningkatan kemudahan penggunaan, bukan perbaikan sistem inti.

“Minor tadi tidak akan membuat sistem berhenti atau wajib pajak tidak bisa bekerja. Ini lebih ke permintaan fasilitas yang lebih mudah,” jelasnya.

Baca Juga: Harga Emas Diprediksi Menguat Pekan Depan, Pengamat Sebut Bisa Tembus Rp2,7 Juta per Gram

Respons Pengguna Jadi Tolok Ukur

Purbaya mengaku menilai kinerja sistem bukan dari sudut pandangnya sebagai pembuat kebijakan, melainkan dari ekspresi dan respons pengguna saat mengoperasikan aplikasi.

“Kalau saya pakai, pasti bias. Tapi dari muka mereka waktu pakai, kelihatannya sudah cukup baik,” katanya.

Ia menyebut keluhan konsumen soal kemudahan adalah hal wajar dalam pengembangan sistem digital, terutama aplikasi berskala nasional seperti Kortex.

Keamanan Sistem Diawasi Ketat

Selain soal fungsi, Purbaya juga menyinggung aspek keamanan sistem IT pemerintah. Ia menegaskan pentingnya quality control sebelum dan sesudah peluncuran aplikasi digital.

Dengan latar belakang sebagai insinyur, Purbaya menekankan bahwa pengembangan software tidak pernah selesai dalam satu tahap. Sistem harus terus diuji, diperbaiki, dan diperkuat, termasuk dengan melibatkan ahli keamanan siber.

Ia bahkan mengaku melibatkan hacker-hacker andal asal Indonesia untuk menguji ketahanan sistem keuangan negara. Pengujian dilakukan secara berkala untuk memastikan tidak ada celah keamanan serius.

Baca Juga: Weton Legi Sering Diremehkan, Ini 3 Aura Kuat yang Diam-Diam Paling Ditakuti Makhluk Halus Menurut Mbah Masrol

Menuju Sistem Lebih Stabil

Saat ini, implementasi aplikasi Kortex pajak disebut telah mencapai sekitar 95 persen. Dalam waktu satu bulan ke depan, sistem ditargetkan berjalan penuh dengan pengujian keamanan berlapis secara bertahap.

Purbaya optimistis, dengan perbaikan berkelanjutan dan pengawasan ketat, Kortex akan menjadi tulang punggung sistem perpajakan digital yang andal. Ia juga menegaskan bahwa kritik dari pengguna seperti Danantara menjadi bahan penting untuk penyempurnaan sistem.

“Kalau ada masalah, kita benahi. Yang penting sistemnya jalan, aman, dan membantu wajib pajak,” pungkasnya.

Baca Juga: Weton Legi Sering Diremehkan, Ini 3 Aura Kuat yang Diam-Diam Paling Ditakuti Makhluk Halus Menurut Mbah Masrol

Editor : Fadhilah Salsa Bella
#keamanan sistem IT #Danantara #aplikasi Kortex pajak #sistem perpajakan digital #kementerian keuangan