RADAR TULUNGAGUNG - Registrasi akun SNPMB 2026 menjadi tahapan awal yang wajib dilakukan oleh seluruh calon peserta Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB). Tanpa registrasi akun SNPMB 2026, siswa tidak akan bisa mengikuti jalur seleksi SNBP berbasis prestasi maupun SNBT melalui tes UTBK tahun 2026.
Melalui video panduan yang diunggah kanal edukasi Zona Penjelasan, dijabarkan alur lengkap registrasi akun SNPMB 2026 mulai dari pengenalan sistem SNPMB, pembuatan akun siswa, verifikasi email, hingga proses validasi data di portal resmi. Panduan ini ditujukan bagi lulusan tahun 2024, 2025, dan 2026 yang datanya telah terdaftar di Dapodik atau EMIS.
SNPMB sendiri merupakan sistem seleksi nasional masuk perguruan tinggi negeri yang mencakup dua jalur utama, yakni SNBP berdasarkan prestasi akademik dan nonakademik, serta SNBT berdasarkan hasil tes UTBK. Seluruh peserta dari kedua jalur tersebut diwajibkan memiliki akun SNPMB yang aktif dan tervalidasi.
Masuk Portal dan Pilih Registrasi Akun Siswa
Langkah pertama dalam registrasi akun SNPMB 2026 adalah mengakses portal resmi SNPMB. Pada halaman awal, peserta harus memilih menu pendaftaran akun siswa, bukan akun sekolah. Opsi ini khusus diperuntukkan bagi peserta didik yang akan mengikuti seleksi masuk perguruan tinggi negeri.
Peserta diwajibkan memiliki NISN yang valid serta data sekolah yang tercatat resmi. Tanpa NISN dan NPSN yang sesuai dengan basis data nasional, sistem tidak akan memproses pendaftaran akun.
Isi Data NISN, NPSN, dan Tanggal Lahir
Pada tahap berikutnya, siswa diminta mengisi NISN (Nomor Induk Siswa Nasional), NPSN (Nomor Pokok Sekolah Nasional), serta tanggal lahir sesuai data sekolah. Penulisan tanggal lahir harus mengikuti format tahun, bulan, dan tanggal.
Sistem akan memverifikasi data tersebut secara otomatis. Jika data valid, peserta bisa melanjutkan ke tahap berikutnya. Namun jika tidak sesuai, pendaftaran tidak dapat diteruskan hingga data diperbaiki melalui sekolah.
Gunakan Email Aktif untuk Verifikasi Akun
Setelah data awal diverifikasi, peserta diwajibkan memasukkan email pribadi yang aktif. Email ini akan digunakan untuk proses aktivasi akun SNPMB. Panitia menyarankan penggunaan email Gmail karena dinilai lebih stabil dan minim kendala teknis.
Peserta harus memastikan email ditulis dengan benar dan melakukan konfirmasi ulang sebelum menekan tombol daftar. Setelah pendaftaran berhasil, sistem akan mengirimkan email aktivasi ke inbox atau folder spam. Jika email belum diterima, peserta diminta menunggu hingga 3x24 jam. Apabila tetap tidak masuk, registrasi akun harus diulang.
Aktivasi Akun dan Pembuatan Password
Langkah selanjutnya adalah membuka email aktivasi dan mengklik tautan yang disediakan. Peserta kemudian diminta membuat password dengan minimal delapan karakter, mengandung huruf kapital, huruf kecil, dan angka. Password ini akan digunakan untuk login ke portal SNPMB.
Setelah aktivasi berhasil, peserta sudah resmi memiliki akun SNPMB dan dapat masuk ke portal menggunakan email serta password yang telah dibuat.
Verifikasi dan Lengkapi Data Pribadi
Usai login, peserta harus masuk ke menu portal siswa untuk melakukan verifikasi dan melengkapi data pribadi. Data yang perlu diperiksa meliputi nama lengkap, jurusan, alamat domisili, nomor handphone, hingga data penghasilan orang tua.
Peserta wajib memastikan seluruh data benar dan sesuai kondisi sebenarnya. Jika terdapat kesalahan pada data penting seperti nama atau tanggal lahir, perbaikan hanya bisa dilakukan melalui operator sekolah. Peserta tidak disarankan melanjutkan proses jika masih ada data yang keliru.
Akun SNPMB Berhasil Dibuat
Setelah seluruh data diverifikasi dan diperbarui, proses registrasi akun SNPMB 2026 dinyatakan berhasil. Akun ini nantinya akan digunakan untuk melanjutkan ke tahapan berikutnya, yakni pendaftaran SNBP maupun UTBK SNBT sesuai jadwal resmi.
Panitia mengingatkan agar siswa menyimpan email dan password dengan baik serta rutin memantau informasi resmi terkait jadwal seleksi. Ketelitian dalam tahap registrasi akun SNPMB 2026 menjadi kunci agar tidak mengalami kendala di proses seleksi berikutnya.