Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Saham Pilihan Besok Kamis 5 Februari 2026: Asing Kembali Borong BBRI, BBCA, BMRI, IHSG Berpeluang Menguat

Natasha Eka Safrina • Jumat, 6 Februari 2026 | 14:21 WIB

Saham pilihan Kamis 5 Februari 2026, asing borong BBRI, BBCA, BMRI. IHSG berpeluang lanjut menguat, simak analisanya.
Saham pilihan Kamis 5 Februari 2026, asing borong BBRI, BBCA, BMRI. IHSG berpeluang lanjut menguat, simak analisanya.

JAKARTA – Saham pilihan besok Kamis 5 Februari 2026 menjadi perhatian utama pelaku pasar setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) kembali ditutup menguat tipis pada perdagangan Rabu (4/2). IHSG naik 0,30 persen dengan volatilitas yang relatif rendah, menandakan pasar mulai stabil setelah tekanan yang terjadi dalam beberapa pekan terakhir.

Pergerakan IHSG hari ini cenderung bergerak di area yang sama dengan candle harian berukuran kecil. Secara teknikal, level support IHSG masih terjaga di area 7.900. Selama level ini tidak ditembus, peluang penguatan lanjutan masih terbuka. Sentimen positif datang dari mulai masuknya kembali dana asing ke saham-saham perbankan berkapitalisasi besar.

Data transaksi menunjukkan investor asing mencatatkan net buy lebih dari Rp300 miliar, dengan fokus utama pada saham Bank Rakyat Indonesia (BBRI), Bank Central Asia (BBCA), Bank Mandiri (BMRI), serta Bank Tabungan Negara (BBTN). Kondisi ini memperkuat optimisme terhadap pergerakan IHSG dalam jangka pendek.

Baca Juga: Viral Isu Dokumen Epstein dan Simulasi Pandemi, Nama Bill Gates Disebut, Dharma Pongrekun Kembali Sorot COVID-19 sebagai Agenda Terselubung

IHSG dan Sentimen Global

Dari sisi global, pasar bergerak cenderung mixed. Indeks Asia menunjukkan pergerakan bervariasi dengan mayoritas koreksi tipis. Indeks Korea Selatan justru mencatatkan kenaikan cukup signifikan, sementara Nikkei Jepang dan Hang Seng bergerak melemah terbatas. Kondisi ini dinilai tidak terlalu membebani IHSG.

Nilai tukar rupiah masih stabil di kisaran Rp16.700 per dolar AS. Stabilitas rupiah menjadi sentimen positif bagi pasar saham, terutama sektor perbankan. Sementara itu, harga emas dunia kembali menguat dan bertahan di atas level 5.000, menandakan tren bullish masih terjaga. Di sisi lain, Bitcoin masih bergerak fluktuatif dan belum mampu menembus resistance di area 79.700.

BBCA dan BBRI Jadi Andalan

Untuk saham pilihan besok Kamis 5 Februari 2026, saham BBCA ditutup menguat 1,96 persen ke level 7.800. Secara teknikal, level ini menjadi area resistance penting. Jika pada awal perdagangan Kamis BBCA mampu bertahan di zona hijau, peluang menguji level psikologis 8.000 terbuka. Namun jika terkoreksi, support terdekat berada di area 7.550.

Sementara itu, saham BBRI ditutup di level 3.870 dan mencatatkan akumulasi asing terbesar dengan net buy mencapai Rp394 miliar. Selama harga bertahan di atas level 3.860, BBRI berpeluang melanjutkan penguatan menuju resistance 3.960 hingga 4.100. Secara valuasi, saham ini masih berada di area bawah jika dibandingkan dengan level tertingginya dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga: Viral Isu Rekayasa COVID-19 dan Dokumen Misterius, Bang Darma Sebut Ini “Awal Perang Dunia Ketiga” Berbasis Ketakutan Massal

BMRI Menguat, BBNI Masih Konsolidasi

Saham BMRI menjadi yang paling menonjol dengan kenaikan 3,52 persen ke level 5.000. Resistance kuat BMRI berada di area 5.200. Jika mampu menembus level tersebut, tren bullish berpotensi berlanjut. Namun jika gagal, potensi koreksi jangka pendek perlu diantisipasi oleh investor.

Berbeda dengan bank besar lainnya, saham BBNI bergerak lebih terbatas dan masih berada dalam fase konsolidasi. BBNI ditutup menguat tipis 0,87 persen dengan resistance di area 4.780 dan support di 4.530. Investor asing tercatat melakukan net sell di saham ini, seiring rilis kinerja keuangan kuartal IV yang menunjukkan penurunan laba.

BBTN Melonjak, Antam dan BRMS Dicermati

Saham BBTN mencuri perhatian setelah melonjak 9 persen dan berhasil menembus resistance kuat di area 1.245. Secara valuasi, BBTN dinilai masih murah dengan PBV di kisaran 0,5 kali, sehingga masih menarik untuk jangka menengah.

Di sektor komoditas, saham Antam (ANTM) naik terbatas meski harga emas dunia menguat. ANTM masih bertahan di atas support 3.950. Selama level ini tidak ditembus, peluang pullback teknikal masih terbuka. Sementara itu, saham BRMS menguat 4,19 persen dengan support di 950 dan resistance di 1.045.

Baca Juga: Skandal Suap Jalur Impor Bea Cukai Terbongkar, Eks Direktur Penindakan Rizal Bungkam, Peran PT Blueray Disorot KPK, Emas Rp40,5 Miliar Disita

Saham Volatil Perlu Diwaspadai

Saham BUMI kembali terkoreksi setelah gagal menembus resistance 264. Tekanan jual asing masih cukup besar sehingga saham ini dinilai berisiko untuk jangka menengah. Saham-saham volatil lain seperti DEWA dan HUMI juga perlu diwaspadai karena masih rawan distribusi.

Secara keseluruhan, saham pilihan besok Kamis 5 Februari 2026 masih didominasi sektor perbankan yang mulai diakumulasi asing. Selama IHSG mampu bertahan di atas level 7.900, peluang penguatan tetap terbuka, dengan catatan investor tetap disiplin menerapkan manajemen risiko.

Editor : Natasha Eka Safrina
#ihsg hari ini #BBRI #BBCA #Saham perbankan