Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Update Cuaca BMKG 10 Februari 2026: Peringatan Hujan Lebat hingga Sangat Lebat di Jawa, NTB, NTT dan Sulawesi Barat

Kirana Meigita Luciana Rani • Rabu, 11 Februari 2026 | 10:31 WIB

Update cuaca BMKG 10 Februari 2026 peringatkan hujan lebat hingga sangat lebat di Jawa, NTB, NTT dan Sulawesi Barat.
Update cuaca BMKG 10 Februari 2026 peringatkan hujan lebat hingga sangat lebat di Jawa, NTB, NTT dan Sulawesi Barat.

RADAR TULUNGAGUNG-   Update cuaca BMKG 10 Februari 2026 kembali dirilis untuk memberikan gambaran kondisi atmosfer di berbagai wilayah Indonesia. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat yang diprediksi terjadi di sejumlah daerah.

Dalam update cuaca BMKG 10 Februari 2026 ini, disebutkan bahwa dinamika atmosfer masih cukup aktif meski Siklon Tropis Midshell yang sebelumnya terpantau di perairan barat Australia kini bergerak menjauhi Indonesia. Sistem tersebut sudah tidak lagi memberikan pengaruh signifikan terhadap cuaca di Tanah Air.

Namun demikian, BMKG mendeteksi adanya potensi pembentukan sirkulasi siklonik di Samudra Hindia barat Aceh, Samudra Hindia barat Lampung, serta di wilayah Laut Koral. Kondisi ini memicu terbentuknya daerah konvergensi di sejumlah wilayah perairan dan pesisir Indonesia.

Baca Juga: Dinkes Tulungagung Observasi Dugaan Keracunan MBG di SDN 3 Bungur, Sementara Mengarah ke Lauk Ayam

Sirkulasi Siklonik Picu Awan Hujan

BMKG menjelaskan, sirkulasi siklonik tersebut menginduksi terbentuknya daerah konvergensi di Samudra Hindia barat Aceh, barat Sumatera Utara, serta barat Lampung. Selain itu, zona konvergensi juga diprediksi memanjang dari pesisir selatan Jawa Barat hingga pesisir selatan Jawa Timur.

Wilayah lain yang terdampak konvergensi meliputi pesisir selatan Kalimantan Selatan hingga Selat Makassar bagian selatan, Sulawesi Tengah hingga Sulawesi Tenggara, serta Papua Selatan sampai Papua Nugini.

Kondisi ini meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan, khususnya di sekitar wilayah sirkulasi siklonik dan sepanjang daerah konvergensi. Dampaknya, potensi hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat berpeluang terjadi di berbagai daerah.

Baca Juga: Guru Besar UI Bongkar Gugatan Dahlan Iskan: Jawa Pos Tak Melawan Hukum, Dalil Penggugat Dinilai Kabur

Daftar Wilayah Berpotensi Hujan Lebat

Berdasarkan update cuaca BMKG 10 Februari 2026, wilayah yang perlu meningkatkan kesiapsiagaan terhadap hujan lebat hingga sangat lebat meliputi:

Potensi hujan sedang hingga lebat juga terpantau di sejumlah wilayah lain yang masuk kategori waspada.

Untuk kota-kota besar di Indonesia bagian barat, BMKG memprakirakan hujan petir berpotensi terjadi di Palembang, Bandar Lampung, dan Banjarmasin. Sementara itu, Jakarta diperkirakan diguyur hujan lebat.

Baca Juga: Lagi, 24 Siswa SDN 3 Bungur Tulungagung Diduga Keracunan Menu MBG, Dilarikan ke Puskesmas Karangrejo

Kota Yogyakarta dan Semarang berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang. Sedangkan hujan ringan diprakirakan terjadi di Pekanbaru, Bengkulu, Serang, Bandung, Surabaya, Samarinda, Palangkaraya, dan Tanjung Selor.

Adapun kondisi berawan tebal berpeluang terjadi di Aceh, Medan, Tanjung Pinang, Padang, Jambi, Pangkalpinang, serta Pontianak.

Cuaca Wilayah Timur Indonesia

Untuk wilayah Indonesia bagian timur, hujan petir diprediksi terjadi di Denpasar, Mataram, dan Kendari. Kota Merauke berpotensi diguyur hujan sedang, sementara Kupang diprakirakan mengalami hujan ringan.

Baca Juga: Rekrutmen PPPK 2026 Resmi Dibuka, Dibutuhkan 96 Guru dan Tendik untuk SMA Unggul Garuda Baru di 4 Provinsi

Sebagian besar wilayah Sulawesi, Ambon, Ternate, Nabire, Jayapura, dan Jayawijaya juga berpotensi mengalami hujan ringan. Sementara Sorong dan Manokwari diprakirakan dalam kondisi berawan.

BMKG mengimbau masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem, terutama di daerah yang diprediksi mengalami hujan lebat hingga sangat lebat. Risiko yang perlu diantisipasi antara lain genangan air, banjir lokal, tanah longsor, serta gangguan transportasi.

Masyarakat juga diminta untuk rutin memantau perkembangan informasi cuaca terbaru melalui laman resmi BMKG maupun kanal media sosial resminya. Informasi yang akurat dan terkini sangat penting untuk mengurangi risiko dampak bencana hidrometeorologi.

Dengan dinamika atmosfer yang masih aktif, kewaspadaan menjadi kunci utama dalam menghadapi potensi cuaca signifikan di berbagai wilayah Indonesia pada 10 Februari 2026.

Baca Juga: Isu Rapel Pensiun 2025 Ramai di Medsos, TASPEN Tegaskan Belum Ada Keputusan Kenaikan Pensiun

Editor : Kirana Meigita Luciana Rani
#hujan lebat #Update Cuaca BMKG 10 Februari 2026 #Prakiraan Cuaca Hari Ini