Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

BMKG Ungkap Cuaca Ekstrem Sepakan ke Depan, Hujan Sangat Lebat Ancam Jawa hingga NTT, Warga Diminta Waspada

Ayu Dhea Cheryl • Rabu, 11 Februari 2026 | 09:57 WIB

 

Hujan dengan intensitas tinggi masih berpotensi terjadi sepekan ke depan. BMKG mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko banjir, angin kencang, dan petir.
Hujan dengan intensitas tinggi masih berpotensi terjadi sepekan ke depan. BMKG mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap risiko banjir, angin kencang, dan petir.

Cuaca ekstrem sepekan ke depan diperkirakan masih akan melanda sejumlah wilayah di Indonesia. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul potensi hujan dengan intensitas tinggi yang dapat disertai angin kencang dan petir.

Dalam beberapa waktu terakhir, hujan deras yang turun dalam durasi panjang telah mengganggu aktivitas warga. Sejumlah daerah bahkan dilaporkan mengalami genangan hingga banjir akibat tingginya curah hujan. Kondisi ini diperkirakan belum akan mereda dalam waktu dekat.

Prakirawan cuaca BMKG, Rifda Novikarani, menjelaskan bahwa cuaca ekstrem sepekan ke depan masih berpotensi terjadi, khususnya di wilayah Indonesia bagian selatan. Ia menyebutkan bahwa sejak beberapa hari terakhir, intensitas hujan sudah tergolong tinggi dan tren tersebut masih akan berlanjut.

Baca juga:Wilayah yang Perlu Diwaspadai

BMKG mencatat sejumlah daerah yang berpotensi terdampak cuaca ekstrem sepekan ke depan. Wilayah Sumatera bagian selatan menjadi salah satu kawasan yang perlu mendapat perhatian, meliputi Bengkulu, Sumatera Selatan, dan Lampung.

Selain itu, sebagian besar wilayah Pulau Jawa juga diprediksi mengalami hujan lebat. Daerah seperti DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, hingga Jawa Timur memiliki potensi hujan dengan intensitas tinggi, bahkan sangat lebat di beberapa titik.

Tak hanya itu, wilayah Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Nusa Tenggara Timur (NTT) juga masuk dalam daftar daerah yang perlu diwaspadai. BMKG menyebut hujan deras di kawasan tersebut berpotensi disertai kilat, petir, dan angin kencang.

Baca juga:Puncak Musim Hujan Masih Berlangsung

Menurut BMKG, kondisi ini tidak terlepas dari karakter musim hujan yang saat ini masih berlangsung. Bulan Januari hingga Februari dikenal sebagai periode dengan tingkat kelembapan udara tinggi. Kondisi tersebut membuat pembentukan awan hujan menjadi lebih intens dan durasi hujan cenderung lebih panjang.

“Pada periode ini, potensi hujan lebat dengan durasi panjang masih cukup tinggi. Bahkan bisa disertai petir dan angin kencang,” kata Rifda.

Ia menambahkan, potensi cuaca ekstrem sepekan ke depan diperkirakan masih akan berlangsung hingga Februari mendatang. Karena itu, masyarakat diminta tidak lengah dan terus memantau perkembangan informasi cuaca.

Baca juga:Puncak Musim Hujan Masih Berlangsung

BMKG juga mengingatkan bahwa hujan lebat yang terjadi secara terus-menerus dapat meningkatkan risiko bencana hidrometeorologi. Beberapa daerah di Jawa diketahui memiliki tingkat kerentanan yang cukup tinggi terhadap banjir, genangan, hingga tanah longsor.

Di sejumlah titik, genangan dan banjir sudah mulai terjadi akibat sistem drainase yang tidak mampu menampung volume air hujan. Kondisi ini berpotensi memburuk jika hujan lebat kembali turun dalam durasi lama.

Baca juga:Imbauan BMKG untuk Masyarakat

Menghadapi cuaca ekstrem sepekan ke depan, BMKG mengimbau masyarakat untuk melakukan langkah-langkah antisipasi. Salah satunya dengan menjaga lingkungan sekitar agar tetap siap menghadapi curah hujan tinggi.

Masyarakat diminta memastikan saluran air dan drainase tidak tersumbat, serta membersihkan lingkungan dari sampah yang dapat menghambat aliran air. Revitalisasi lingkungan dinilai penting untuk meminimalkan risiko banjir.

Selain itu, BMKG mengingatkan warga agar berhati-hati saat hujan disertai petir dan angin kencang. Masyarakat diminta tidak berteduh di bawah pohon besar atau bangunan yang rapuh karena berisiko roboh dan membahayakan keselamatan.

BMKG juga menegaskan pentingnya memantau informasi resmi dan peringatan dini cuaca. Lembaga ini secara rutin menyampaikan pembaruan kondisi cuaca, khususnya untuk wilayah yang masuk dalam kategori rawan cuaca ekstrem.

Sebagai langkah sederhana, masyarakat juga diimbau selalu membawa perlengkapan hujan seperti jas hujan atau payung, guna mengantisipasi hujan yang turun secara mendadak.

Dengan kewaspadaan dan kesiapsiagaan bersama, dampak cuaca ekstrem sepekan ke depan diharapkan dapat diminimalkan.

Editor : Ayu Dhea Cheryl
#bmkg #hujan lebat #cuaca ekstrem sepekan ke depan #cuaca ekstrem #peringatan dini cuaca