Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

2 Hari Lagi Cair! Bantuan Sosial Rp500.000 dan Rp300.000 Bisa Dicek di BRI, BNI, Mandiri, Bukan PKH atau BPNT

Friesta Cahya Ramadhani • Minggu, 15 Februari 2026 | 13:50 WIB

Bantuan sosial Rp500.000 dan Rp300.000 segera cair. Saldo bisa dicek di BRI, BNI, Mandiri. Bukan PKH atau BPNT.
Bantuan sosial Rp500.000 dan Rp300.000 segera cair. Saldo bisa dicek di BRI, BNI, Mandiri. Bukan PKH atau BPNT.

JAKARTA – Kabar baik bagi masyarakat penerima bantuan pemerintah. Bantuan sosial Rp500.000 dan Rp300.000 dipastikan segera dicairkan menyusul instruksi langsung Presiden agar penyaluran bantuan tunai dipercepat. Sejumlah bank Himbara seperti Bank Rakyat Indonesia, Bank Negara Indonesia, dan Bank Mandiri bahkan sudah menunjukkan saldo masuk yang bisa dicek oleh sebagian penerima manfaat.

 

Informasi mengenai bantuan sosial Rp500.000 dan Rp300.000 ini ramai dibahas karena dana yang masuk ke rekening penerima ternyata bukan berasal dari Program Keluarga Harapan atau Bantuan Pangan Non Tunai. Kondisi ini menimbulkan pertanyaan di kalangan masyarakat terkait jenis bantuan apa yang sebenarnya telah dicairkan pemerintah.

 

Berdasarkan penelusuran dari sejumlah sumber penyaluran bansos, terdapat dua skema bantuan tunai berbeda yang mulai dicairkan menjelang akhir tahap awal tahun anggaran. Pemerintah meminta agar penyaluran dipercepat demi menjaga daya beli masyarakat rentan.

Bantuan Sosial Rp500.000 dari PKH Plus Jawa Timur

 

Bantuan sosial tunai Rp500.000 yang segera dicairkan merupakan bagian dari PKH Plus, program tambahan khusus bagi wilayah Jawa Timur. Bantuan ini diberikan kepada keluarga penerima manfaat lansia berusia 70 tahun ke atas, serta berpotensi juga menyasar penyandang disabilitas tertentu.

 

PKH Plus disalurkan secara bertahap dengan total bantuan mencapai Rp2 juta per tahun per keluarga penerima manfaat. Untuk tahap pencairan kali ini, nominal yang diterima adalah Rp500.000. Penyaluran dilakukan melalui Bank Jatim bagi penerima yang telah memiliki kartu ATM. Sementara itu, penerima yang belum memiliki rekening bank dapat mengambil bantuan melalui kantor desa atau kelurahan yang telah ditentukan.

 

Pemerintah daerah setempat diminta memastikan penyaluran berlangsung tepat sasaran dan tidak mengalami keterlambatan, mengingat bantuan ini menyasar kelompok rentan yang membutuhkan perlindungan sosial berkelanjutan.

Baca Juga: PKH dan BPNT Tahap 4 2025 Mulai Cair! KKS BSI Terdepan, Total Bisa Tembus Rp1,8 Juta Plus BLT Rp900 Ribu dan Beras 20 Kg

Bantuan Sosial Rp300.000 dari BLT Dana Desa

 

Sementara itu, bantuan sosial Rp300.000 berasal dari program BLT Dana Desa yang kini difokuskan untuk masyarakat miskin ekstrem. Bantuan ini diberikan kepada warga yang belum menerima bantuan lain seperti PKH maupun BPNT dan memiliki penghasilan sangat rendah.

 

Di sejumlah daerah, penyaluran BLT Dana Desa dilakukan secara bervariasi. Ada desa yang mencairkan sekaligus hingga Rp900.000 untuk beberapa bulan, sementara desa lainnya menyalurkan secara bertahap dengan nominal Rp300.000 per bulan. Pola penyaluran disesuaikan dengan kebijakan dan kesiapan masing-masing pemerintah desa.

 

BLT Dana Desa bertujuan menjaga keberlangsungan hidup masyarakat rentan sekaligus menekan dampak ekonomi akibat kenaikan harga kebutuhan pokok.

Baca Juga: BPNT Susulan 14 Februari 2026 Cair Rp600 Ribu, Cek Saldo KKS Merah Putih Sekarang! Siap-Siap Undangan Beras 20 Kg dan 4 Liter Minyak Goreng

Saldo Masuk di BRI, BNI, Mandiri Bukan PKH dan BPNT

 

Selain dua bantuan tunai tersebut, muncul laporan adanya saldo masuk di rekening BRI, BNI, dan Mandiri yang sempat membingungkan penerima. Setelah dilakukan penelusuran, dana tersebut diketahui berasal dari bantuan kartu tani.

 

Penerima kartu tani dilaporkan menerima saldo dengan nominal bervariasi, mulai dari Rp132.000 hingga Rp380.000, tergantung alokasi dan kebijakan daerah masing-masing. Bantuan ini ditujukan untuk mendukung kebutuhan pertanian dan telah mulai bisa dicek sejak hari ini.

 

Pemerintah mengimbau pemilik kartu tani untuk melakukan pengecekan saldo secara berkala melalui ATM atau layanan perbankan resmi yang bekerja sama dengan pemerintah.

Bantuan Sosial Reguler Lainnya Tetap Disalurkan

 

Di luar bantuan tunai, pemerintah juga melanjutkan bantuan sosial reguler dari Kementerian Sosial, termasuk bantuan permakanan bagi lansia tunggal dan penyandang disabilitas tunggal. Bantuan ini diberikan dalam bentuk makanan siap konsumsi dua kali sehari dengan nilai setara Rp30.000 per hari dan tidak dapat diuangkan.

 

Selain itu, program makan bergizi gratis juga terus berjalan untuk balita, ibu hamil, ibu menyusui, serta pelajar PAUD hingga SMA sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas gizi nasional.

 

Masyarakat diimbau tetap berhati-hati terhadap informasi yang beredar dan memastikan pengecekan bantuan dilakukan melalui kanal resmi agar tidak terjadi kesalahpahaman terkait penyaluran bansos.

 

Editor : Friesta Cahya Ramadhani
#pkh plus #Bansos 2026 #blt dana desa