JAKARTA – Kabar baik bagi Keluarga Penerima Manfaat. Sejumlah bansos cair dalam waktu dekat dan berpeluang diterima sekaligus oleh KPM yang memenuhi syarat. Informasi ini ramai diperbincangkan setelah sejumlah bantuan sosial mulai masuk ke rekening KKS Bank Himbara dan sebagian lainnya dijadwalkan menyusul dalam beberapa hari ke depan.
Berdasarkan pemantauan terbaru, bansos cair tidak hanya mencakup bantuan tunai, tetapi juga bantuan non tunai, bantuan reguler, hingga bantuan tambahan atau stimulus. Totalnya, ada delapan jenis bantuan yang berpotensi diterima KPM secara bertahap, bergantung pada status kepesertaan dan data kependudukan masing-masing.
Dalam penyalurannya, pemerintah menekankan agar KPM rutin melakukan pengecekan dan tidak terpancing informasi yang tidak jelas sumbernya. Sebab, proses bansos cair bisa berbeda-beda di setiap daerah, menyesuaikan kesiapan bank penyalur dan pemerintah setempat.
Bantuan Reguler Masih Jadi Andalan KPM
Bantuan reguler pertama yang terus berjalan adalah Program Keluarga Harapan atau PKH. Penyaluran PKH tahap awal sudah dilakukan secara bertahap melalui KKS Bank Himbara. Namun, hingga kini masih terdapat KPM yang belum menerima pencairan susulan. Pemerintah memastikan termin lanjutan akan segera disalurkan untuk melengkapi hak KPM yang belum cair pada tahap sebelumnya.
Selain PKH, bantuan sembako atau BPNT juga masuk dalam daftar bansos cair terdekat. Saat ini, bantuan sembako sudah disalurkan melalui sebagian bank penyalur dan tinggal menunggu kesiapan bank lainnya. Berbeda dari skema lama, bantuan sembako kini disalurkan dalam bentuk tunai sehingga lebih fleksibel digunakan KPM.
PIP hingga Atensi YAPI Ikut Disalurkan
Bantuan berikutnya adalah Program Indonesia Pintar atau PIP. Tahun ini, PIP mencakup jenjang TK, SD, SMP, SMA hingga mahasiswa penerima KIP Kuliah. Bantuan ini ditujukan bagi peserta didik dari keluarga kurang mampu yang terdata aktif. PIP menjadi salah satu bansos cair yang paling dinantikan karena langsung menunjang kebutuhan pendidikan.
Selain itu, pemerintah juga menyalurkan bantuan atensi YAPI bagi anak yatim, piatu, dan yatim piatu dari keluarga tidak mampu. Bantuan ini diberikan secara berkala setiap tiga bulan dan masuk dalam kategori bantuan tunai yang disalurkan bersamaan dengan PKH dan BPNT.
BLT Dana Desa dan Bantuan Non Tunai
Bantuan Langsung Tunai Dana Desa atau BLT DD juga kembali disalurkan. Bantuan sebesar Rp300.000 per bulan ini diberikan kepada warga desa yang masuk kategori miskin ekstrem dan belum menerima PKH maupun BPNT. Penyaluran BLT DD dilakukan langsung oleh pemerintah desa setempat.
Sementara itu, bantuan non tunai yang tetap berjalan adalah bantuan iuran PBI Jaminan Kesehatan. Pemerintah memastikan kepesertaan PBI tetap aktif sehingga KPM bisa mengakses layanan kesehatan gratis sesuai haknya.
Bantuan Beras dan Minyak Goreng Jadi Stimulus Tambahan
Selain bantuan reguler, pemerintah juga menyiapkan bantuan tambahan berupa beras 10 kilogram yang dirapel untuk dua bulan sekaligus. Artinya, KPM berpeluang menerima total 20 kilogram beras dalam satu kali penyaluran. Bantuan ini menyasar keluarga dalam desil satu hingga empat yang menjadi target utama bantuan sosial.
Tak hanya itu, bantuan minyak goreng juga disiapkan sebagai stimulus tambahan untuk membantu kebutuhan rumah tangga. Pemerintah berharap bantuan ini tepat sasaran dan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh KPM.
Diskon Transportasi Jelang Lebaran
Menjelang Lebaran, pemerintah turut menyiapkan program diskon transportasi bagi masyarakat yang hendak mudik. Diskon ini bervariasi, mulai dari potongan harga hingga tiket gratis, sebagai bentuk dukungan terhadap mobilitas masyarakat.
Pemerintah melalui Kementerian Sosial mengingatkan bahwa pencairan bansos tidak selalu tepat waktu. Namun, KPM diminta tetap bersabar dan rutin mengecek informasi resmi agar tidak salah paham.
Editor : Friesta Cahya Ramadhani