Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Makan Bergizi Gratis Dorong Ekonomi Desa, Prabowo Klaim 60 Juta Penerima dan Serap 1 Juta Tenaga Kerja

Auliya Nur'Aini Khafadzoh • Senin, 16 Februari 2026 | 15:25 WIB
Makan Bergizi Gratis diklaim Prabowo telah menjangkau 60 juta penerima, serap 1 juta pekerja, dan menggerakkan ekonomi desa. Pinterest
Makan Bergizi Gratis diklaim Prabowo telah menjangkau 60 juta penerima, serap 1 juta pekerja, dan menggerakkan ekonomi desa. Pinterest

Radar Tulungagung - Presiden Prabowo Subianto menegaskan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan hanya kebijakan sosial, tetapi telah menjadi motor penggerak ekonomi nasional dari lapisan terbawah. Hingga pertengahan 2025, program Makan Bergizi Gratis telah menjangkau 60,2 juta penerima manfaat dan menyerap lebih dari 1 juta tenaga kerja di seluruh Indonesia.

Hal itu disampaikan Prabowo dalam forum ekonomi nasional yang dihadiri jajaran menteri, kepala lembaga, pelaku usaha, perbankan, serta perwakilan dunia usaha. Menurutnya, sejak awal pemerintah berani memasang target besar meski menuai keraguan dan kritik.

“Bangsa ini harus berani. Kita tidak boleh menyerah sebelum berjuang,” tegas Prabowo. Ia menambahkan, keberanian pemerintah tidak hanya pada penetapan target, tetapi juga pada keberanian menertibkan kebocoran anggaran dan penghamburan birokrasi.

Makan Bergizi Gratis Picu Kenaikan Konsumsi Rumah Tangga

Prabowo mengungkapkan, dampak Makan Bergizi Gratis kini mulai dirasakan langsung di daerah. Sejumlah gubernur dan bupati melaporkan peningkatan konsumsi rumah tangga, penurunan kemiskinan, serta menurunnya tingkat pengangguran terbuka.

Temuan itu, kata Prabowo, juga dibenarkan pelaku usaha. Ketua dan jajaran Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) melaporkan bahwa program Makan Bergizi Gratis mendorong perputaran ekonomi di desa dan kecamatan.

“Pertumbuhan ekonomi itu datang dari bawah. Dari lapisan paling bawah Indonesia akan bangkit menjadi ekonomi yang dinamis,” ujarnya.

23 Ribu Dapur SPPG dan Jutaan Porsi Makanan

Keberhasilan Makan Bergizi Gratis ditopang oleh infrastruktur dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Hingga saat ini, tercatat lebih dari 23 ribu dapur SPPG beroperasi di 38 provinsi.

Setiap hari, dapur-dapur tersebut memproduksi dan mendistribusikan makanan bergizi bagi anak-anak sekolah, ibu hamil, lansia, hingga kelompok rentan. Total produksi makanan MBG telah mencapai 4,5 miliar porsi.

Dari sisi kualitas, pemerintah mencatat hanya sekitar 28 ribu penerima yang mengalami gangguan ringan, angka yang dinilai sangat kecil dibandingkan total porsi yang didistribusikan.

“Secara statistik, ini tingkat keberhasilan yang sangat tinggi. Dari sisi manajemen dan logistik, ini prestasi yang patut dicatat,” kata Prabowo.

Baca Juga: Perang Harga Mobil Listrik 2026 Diprediksi Lebih Brutal, Harga EV Bisa Jatuh Tak Masuk Akal

Serap 1 Juta Pekerja, Ekonomi Desa Hidup

Selain dampak gizi, Makan Bergizi Gratis menciptakan lapangan kerja besar-besaran. Setiap dapur SPPG mempekerjakan sekitar 50 orang dan melibatkan 5–10 pemasok lokal.

“Dari MBG saja sekarang sudah lebih dari 1 juta orang bekerja. Di puncaknya bisa mencapai 1,5 juta pekerja,” ungkap Prabowo.

Rantai pasok tersebut melibatkan petani sayur, peternak ayam, peternak susu, nelayan, hingga pelaku UMKM desa. Hasil produksi mereka terserap langsung oleh dapur MBG dengan pasar yang pasti.

“Inilah ekonomi dari bawah. Desa hidup, petani punya kepastian pasar,” tegasnya.

Menuju 82 Juta Penerima Manfaat

Prabowo menargetkan jumlah penerima Makan Bergizi Gratis akan terus meningkat hingga 82 juta orang. Jumlah dapur SPPG juga akan diperluas menjadi lebih dari 30 ribu dapur.

Ia menegaskan, program ini dibiayai dari hasil efisiensi anggaran negara. Pemerintah berhasil menghemat lebih dari Rp300 triliun dengan memangkas belanja tidak produktif seperti perjalanan dinas, seremoni, seminar, dan kajian berulang.

“Uang itu kita alihkan untuk hal-hal produktif. Untuk rakyat,” katanya.

Bukti Awal Pemerintahan Tahun Pertama

Menurut Prabowo, Makan Bergizi Gratis hanyalah salah satu bukti awal kinerja pemerintahan dalam satu tahun pertama. Pemerintah juga tengah membangun ribuan desa nelayan, koperasi Merah Putih, hingga memperkuat ketahanan pangan nasional.

“Ini bukan janji. Ini sudah berjalan dan akan terus kita buktikan dengan hasil nyata,” pungkasnya.

Editor : Auliya Nur'Aini Khafadzoh
#Program MBG #Prabowo Subianto #Makan Bergizi Gratis #ekonomi desa