Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Survei Indikator: Kepuasan terhadap Prabowo Naik karena Berantas Korupsi, Kejaksaan Agung Jadi Lembaga Paling Dipercaya

Edo Trianto • Selasa, 17 Februari 2026 | 20:30 WIB

Survei Indikator: Kepuasan terhadap Prabowo Naik karena Berantas Korupsi, Kejaksaan Agung Jadi Lembaga Paling Dipercaya
Survei Indikator: Kepuasan terhadap Prabowo Naik karena Berantas Korupsi, Kejaksaan Agung Jadi Lembaga Paling Dipercaya

Radar Tulungagung - Survei Indikator Politik Indonesia terbaru menunjukkan kepuasan terhadap Prabowo Subianto meningkat signifikan. Mayoritas publik menyatakan puas terhadap kinerja Presiden Prabowo karena dinilai gigih dalam memberantas korupsi.

Dalam survei Indikator tersebut, sebanyak 17,5 persen responden secara spontan menyebut pemberantasan korupsi sebagai alasan utama kepuasan terhadap Prabowo. Temuan ini memperkuat narasi bahwa isu antikorupsi masih menjadi faktor penting dalam membentuk opini publik terhadap pemerintah.

Tak hanya itu, survei Indikator juga mencatat lonjakan kepercayaan publik terhadap lembaga penegak hukum. Kepuasan terhadap Prabowo disebut berkorelasi dengan meningkatnya public trust terhadap Kejaksaan Agung yang dinilai konsisten menangani kasus-kasus korupsi besar.

Baca Juga: Sambut Ramadan, Kelurahan Botoran Tulungagung Lestarikan Tradisi Gugur Gunung Bersihkan Pemakaman

Kejaksaan Agung Paling Dipercaya Publik

Founder dan peneliti utama Indikator Politik Indonesia, Burhanuddin Muhtadi, memaparkan bahwa Kejaksaan Agung kini menjadi lembaga penegak hukum yang paling dipercaya masyarakat Indonesia.

Tingkat kepercayaan publik terhadap Kejaksaan Agung mendekati angka 80 persen. Dalam dua tahun terakhir, capaian ini menjadi yang tertinggi. Bahkan dibandingkan periode sebelumnya, lonjakan trust kali ini dinilai cukup signifikan.

Menurut Burhanuddin, salah satu pendorong utama kenaikan tersebut adalah konsistensi Kejaksaan Agung dalam menangani perkara korupsi kelas kakap yang menyita perhatian publik. Transparansi dalam menyampaikan hasil kerja juga menjadi faktor penting dalam membangun kepercayaan masyarakat.

“Kasus-kasus besar yang ditangani secara terbuka membuat publik merasa ada keseriusan dalam penegakan hukum,” ungkapnya.

Baca Juga: Tradisi Geren di Tulungagung Ramai Jelang Ramadan 1447 Hijriah, Warga Gotong Royong Bersihkan Makam dan Megengan

Efek Kasus Korupsi Kelas Kakap

Penanganan perkara korupsi skala besar dinilai memberi dampak psikologis terhadap publik. Aksi nyata aparat penegak hukum dalam mengusut dugaan korupsi bernilai triliunan rupiah menciptakan persepsi bahwa negara hadir melawan praktik rasuah.

Dalam konteks ini, kepuasan terhadap Prabowo tidak berdiri sendiri. Persepsi publik terhadap kinerja presiden turut dipengaruhi oleh performa lembaga di bawah koordinasi pemerintah, khususnya di bidang politik, hukum, dan keamanan.

Kenaikan public trust terhadap Kejaksaan Agung dipandang sebagai bagian dari ekosistem penegakan hukum yang berdampak langsung pada citra pemerintah. Ketika lembaga hukum dinilai tegas dan transparan, efeknya turut mengerek tingkat kepuasan terhadap kepala negara.

Baca Juga: Lima Tahun Pascakebakaran 2021, Revitalisasi Pasar Campurdarat Tulungagung Belum Jelas, Disperindag Masih Tunggu Respons Pusat

Konsistensi Jadi Kunci

Burhanuddin menekankan bahwa konsistensi menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan publik. Penanganan kasus besar tidak cukup dilakukan sekali dua kali. Publik menuntut kesinambungan dan keberlanjutan dalam pemberantasan korupsi.

Selain itu, keterbukaan informasi mengenai proses hukum juga menjadi aspek penting. Transparansi dinilai mampu meminimalkan kecurigaan publik terhadap kemungkinan tebang pilih atau intervensi politik.

Survei ini sekaligus menunjukkan bahwa isu korupsi masih menjadi perhatian utama masyarakat. Di tengah berbagai tantangan ekonomi dan sosial, komitmen pemerintah dalam memberantas korupsi tetap menjadi indikator penting dalam menilai kinerja presiden.

Baca Juga: IIMS 2026 Dibanjiri Mobil Listrik, Persaingan Brand Makin Ganas dan Konsumen Paling Diuntungkan

Tantangan Menjaga Kepercayaan

Meski angka kepuasan terhadap Prabowo dan tingkat kepercayaan terhadap Kejaksaan Agung sedang tinggi, tantangan ke depan tidak ringan. Kepercayaan publik bersifat dinamis dan sangat dipengaruhi perkembangan kasus hukum yang berjalan.

Jika ada inkonsistensi dalam penegakan hukum atau muncul kasus yang menurunkan kredibilitas aparat, bukan tidak mungkin tingkat trust kembali terkoreksi.

Karena itu, keberlanjutan reformasi penegakan hukum menjadi krusial. Publik tidak hanya menilai dari pernyataan tegas di podium, tetapi juga dari hasil konkret yang terlihat dalam proses peradilan.

Survei Indikator Politik Indonesia ini menjadi gambaran bahwa pemberantasan korupsi masih menjadi “mata uang politik” yang kuat. Selama pemerintah dan aparat penegak hukum mampu menjaga integritas serta konsistensi, tingkat kepuasan terhadap Prabowo berpotensi tetap tinggi.

Namun sebaliknya, jika komitmen tersebut melemah, publik bisa dengan cepat mengubah penilaiannya. Dinamika inilah yang akan terus mewarnai perjalanan pemerintahan ke depan.

Editor : Edo Trianto
#survei indikator #kepuasan terhadap Prabowo #burhanuddin muhtadi #pemberantasan korupsi #kejaksaan agung