Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Prabowo Subianto Heran Program MBG Dituding Hamburkan Uang, Tegaskan Hasil Efisiensi dan Siap Hadapi Kampanye Negatif

Divka Vance Yandriana • Rabu, 18 Februari 2026 | 18:00 WIB
Prabowo Subianto heran program MBG dituding hamburkan uang, tegaskan dana berasal dari efisiensi anggaran.
Prabowo Subianto heran program MBG dituding hamburkan uang, tegaskan dana berasal dari efisiensi anggaran.

JAKARTA - Presiden Prabowo Subianto mengaku heran dengan berbagai kritik yang menyebut program MBG sebagai pemborosan anggaran negara. Ia menegaskan bahwa program MBG bukan bentuk penghamburan uang, melainkan hasil dari efisiensi besar-besaran yang dilakukan pemerintah.

Dalam pernyataannya, Prabowo Subianto menyebut program MBG justru lahir dari penghematan anggaran yang selama ini berpotensi disalahgunakan. Ia bahkan menyatakan siap menghadapi berbagai kampanye negatif yang berupaya menjelek-jelekkan kebijakan tersebut.

Program MBG atau makan bergizi gratis memang menjadi salah satu kebijakan yang paling disorot sejak awal pemerintahannya. Namun, menurut Prabowo Subianto, tudingan bahwa program tersebut menghamburkan uang negara tidak berdasar.

Baca Juga: CPNS 2026 dan CPNS Kemenkes Disebut Sudah Dibuka, BKN Tegaskan Hoaks dan Minta Waspada Link Pendaftaran Palsu

Tegaskan Dana MBG dari Efisiensi

Prabowo menegaskan bahwa dana untuk program MBG berasal dari hasil efisiensi anggaran yang dilakukan bersama timnya. Ia meyakini, tanpa langkah penghematan tersebut, anggaran negara berpotensi disalahgunakan.

“Uang ini adalah hasil penghematan, hasil efisiensi dari anggaran yang saya dan tim saya yakin kalau tidak kita hemat, uang ini akan dimakan oleh korupsi,” tegas Prabowo.

Ia menyoroti budaya lama yang dinilai kerap menghabiskan anggaran tanpa manfaat nyata bagi rakyat. Menurutnya, praktik seperti penggelembungan anggaran dan kegiatan tidak produktif selama ini menjadi persoalan serius dalam pengelolaan keuangan negara.

Baca Juga: THR ASN 2026 Rp55 Triliun Cair Awal Ramadan, Benarkah Pensiunan Juga Dapat Kenaikan dan Rapelan? Ini Klarifikasi Resmi TASPEN

Kritik Soal Rapat dan Seminar Tak Produktif

Dalam pidatonya, Prabowo juga menyinggung kebiasaan rapat-rapat di hotel luar kota, seminar, konferensi, hingga kunjungan kerja yang dinilai tidak memberikan dampak signifikan bagi masyarakat.

Ia menyebut kegiatan-kegiatan tersebut sering kali menguras anggaran, tetapi minim hasil konkret. Karena itu, pemerintah melakukan efisiensi agar anggaran bisa dialihkan ke program yang langsung menyentuh rakyat, seperti MBG.

“Budaya menghabiskan anggaran, budaya menggelembungkan anggaran, kegiatan yang tidak produktif dan tidak ada manfaat bagi bangsa dan negara, itu terus dilaksanakan,” ujarnya.

Baca Juga: YouTube Down Jadi Trending Topic Nomor 1, 256 Ribu Laporan Masuk dalam Sejam, Video Tak Bisa Diputar!

Dengan langkah efisiensi tersebut, dana yang sebelumnya berpotensi tidak efektif kini dialihkan untuk mendukung program makan bergizi gratis bagi masyarakat, khususnya anak-anak sekolah.

Siap Hadapi Kampanye Negatif

Prabowo juga menyinggung adanya kampanye negatif yang menyebut dirinya menghambur-hamburkan uang negara lewat program MBG. Ia menilai kritik tersebut sebagai bagian dari dinamika politik yang harus dihadapi.

“Ya, kita hadapi kampanye luar biasa, penjelek-jelekan mengatakan bahwa saya menghambur-hamburkan uang,” katanya.

Meski demikian, Prabowo menyatakan tidak gentar. Ia menegaskan komitmennya untuk terus menjalankan program MBG sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Menurutnya, program makan bergizi gratis bukan sekadar pembagian makanan, melainkan investasi jangka panjang untuk kesehatan dan masa depan generasi muda.

MBG Diklaim Langsung Menyentuh Rakyat

Program MBG dirancang untuk memberikan asupan gizi yang lebih baik kepada masyarakat, terutama anak-anak. Pemerintah menilai langkah ini penting untuk mendukung tumbuh kembang dan meningkatkan konsentrasi belajar.

Dengan pengalihan anggaran dari kegiatan yang dinilai kurang produktif, pemerintah berharap manfaatnya dapat langsung dirasakan oleh rakyat.

Prabowo menekankan bahwa efisiensi anggaran adalah kunci agar dana negara tidak terbuang sia-sia. Ia ingin memastikan setiap rupiah yang dikeluarkan benar-benar memberikan dampak nyata.

Polemik program MBG pun diperkirakan masih akan menjadi perdebatan publik. Namun pemerintah menegaskan bahwa kebijakan ini lahir dari pertimbangan efisiensi dan kebutuhan mendesak untuk memperbaiki kualitas gizi masyarakat.

Dengan sikap tegas tersebut, Prabowo Subianto memastikan program MBG tetap berjalan meski di tengah kritik. Ia optimistis kebijakan itu akan terbukti membawa manfaat nyata bagi bangsa.

Editor : Divka Vance Yandriana
#Program MBG #Prabowo Subianto #efisiensi anggaran