Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Kirap Budaya PSI di Tegal Diserbu Warga, Jokowi dan Kaesang Jadi Magnet, Tegaskan Kasus Ijazah Roy Suryo Harus ke Pengadilan

Lucky Naiha Syafira • Kamis, 19 Februari 2026 | 12:55 WIB

 

Kirap Budaya PSI di Tegal diserbu warga, Jokowi tegaskan kasus ijazah Roy Suryo tetap lanjut ke pengadilan.
Kirap Budaya PSI di Tegal diserbu warga, Jokowi tegaskan kasus ijazah Roy Suryo tetap lanjut ke pengadilan.

RADAR TULUNGAGUNG - Kirap Budaya PSI di Tegal menjadi sorotan publik setelah dihadiri Presiden ke-7 RI Joko Widodo dan Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep, Minggu pagi. Ribuan warga memadati Jalan Pancasila hingga Alun-Alun Kota Tegal, Jawa Tengah, untuk menyaksikan langsung kemeriahan acara tersebut.

Kirap Budaya PSI di Tegal tak hanya menjadi ajang parade budaya, tetapi juga momentum politik yang menyedot perhatian masyarakat. Kehadiran Joko Widodo dan Kaesang Pangarep menjadi magnet utama, terutama karena antusiasme warga yang ingin berfoto dan menyapa langsung keduanya.

Dalam Kirap Budaya PSI di Tegal itu, Kaesang tampil mencolok dengan menaiki mobil hias berbentuk gajah, simbol yang merepresentasikan lambang PSI. Sementara Jokowi berjalan kaki menyusuri Jalan Pancasila hingga berputar di kawasan alun-alun, menyapa warga yang sudah menunggu sejak pagi hari.

Antusiasme Warga Memadati Jalan Pancasila

Sejak pagi, ribuan warga telah memenuhi lokasi kegiatan yang bertepatan dengan momen Car Free Day. Sepanjang rute kirap, masyarakat tampak berebut untuk bersalaman dan berswafoto dengan Jokowi. Tak sedikit yang mengabadikan momen langka tersebut menggunakan ponsel mereka.

Usai rangkaian kirap budaya, giliran Kaesang Pangarep yang dikerubungi warga. Ketua Umum PSI itu melayani permintaan foto dengan ramah, memperlihatkan kedekatan dengan masyarakat, khususnya generasi muda.

Kirap ini diikuti kader PSI dari berbagai daerah serta melibatkan masyarakat setempat. Beragam pertunjukan budaya ditampilkan, mulai dari tarian tradisional, drum band, hingga kesenian khas daerah yang menambah semarak suasana Kota Tegal.

Baca Juga: THR ASN 2026 Cair Awal Ramadan? Pemerintah Siapkan Rp55 Triliun untuk PNS, TNI, Polri dan Pensiunan

Jokowi Tegaskan Kasus Ijazah Roy Suryo Tetap Berlanjut

Di tengah kemeriahan acara, perhatian publik juga tertuju pada pernyataan tegas Joko Widodo terkait kasus dugaan fitnah ijazah yang menyeret Roy Suryo dan sejumlah pihak lainnya.

Jokowi kembali menegaskan bahwa proses hukum harus tetap berjalan hingga pengadilan. Meski pintu maaf terbuka secara pribadi, ia menekankan bahwa urusan hukum adalah ranah yang berbeda.

“Maaf memaafkan itu urusan pribadi. Urusan hukum ya tetap berjalan,” tegasnya.

Pernyataan tersebut muncul di tengah upaya penghentian penyidikan terhadap beberapa nama melalui penerbitan SP3. Namun Jokowi menegaskan, proses hukum perlu dilanjutkan agar ada forum resmi untuk membuktikan kebenaran terkait tuduhan ijazah tersebut.

Ia juga menyebut telah menjalani pemeriksaan tambahan oleh penyidik. Sementara itu, kepolisian memastikan berkas perkara kasus fitnah ijazah segera dilimpahkan ke kejaksaan setelah pemeriksaan rampung.

Kapolri dan Titik Soeharto Tinjau Huntara di Tapanuli Tengah

Dalam perkembangan lain, Listyo Sigit Prabowo bersama Titik Soeharto mengunjungi hunian sementara (huntara) di Asrama Haji Pinangsori, Tapanuli Tengah, Sumatera Utara.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk menyerahkan bantuan kepada korban bencana di wilayah tersebut. Sebanyak 16 truk bantuan disalurkan, berisi paket sembako, peralatan sekolah, peralatan pertanian, perlengkapan ibadah, hingga bahan material dan hand traktor.

Huntara di Asrama Haji Pinangsori diketahui terdiri dari 56 unit kamar dengan total 154 pengungsi. Fasilitas tersebut akan dilengkapi tandon air, MCK, serta sumber air bersih guna menunjang kebutuhan dasar para korban.

Titik Soeharto mengapresiasi langkah cepat pemerintah daerah dalam menangani dampak bencana, termasuk pembangunan hunian sementara bagi warga terdampak. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada aparat TNI dan Polri yang terlibat sejak awal penanganan musibah.

Baca Juga: Pemutakhiran DTSCN dan PBI Setiap Bulan, Pemerintah Buka 3 Jalur Sanggah agar Bansos dan BPJS Kesehatan Tepat Sasaran

Tren Anime dan Inovasi Brand untuk Generasi Z

Sementara itu, tren anime di Indonesia yang semakin berkembang turut dimanfaatkan brand permen penyegar mulut legendaris Relaksa. Produk ini meluncurkan kemasan edisi khusus bertema anime yang menyasar generasi Z usia 15 hingga 25 tahun.

Kemasan terbaru tersebut tetap mempertahankan ciri khas kata-kata rayuan atau gombalan, namun dikemas dalam visual anime yang kekinian. Konsumen juga dapat memindai QR code pada kemasan untuk menampilkan animasi augmented reality lengkap dengan efek suara sesuai karakter.

Strategi ini diperkenalkan dalam acara Gen Zone Talks Takeover School di Jakarta. Melalui pendekatan ke sekolah-sekolah, Relaksa berharap semakin dikenal di kalangan pelajar dan menjadi teman santai yang meningkatkan rasa percaya diri anak muda.

Kirap Budaya PSI di Tegal, dinamika kasus hukum Jokowi, hingga aksi sosial di Tapanuli Tengah dan inovasi brand anak muda menunjukkan beragam dinamika sosial dan politik yang terjadi dalam satu rangkaian peristiwa akhir pekan ini.

Baca Juga: Bansos PKH dan BPNT 2026 Cair Februari, Ini Cara Cek Status Penerima Pakai NIK dan Skema Desil Terbaru

Editor : Lucky Naiha Syafira
#joko widodo #roy suryo #Kasus Ijazah #Kirap Budaya PSI di Tegal #kaesang pangarep