Presiden Prabowo Targetkan 30.000 Koperasi Desa Merah Putih untuk Perkuat Ekonomi Lokal

Manda Dwi Agustin • Dipublikasikan Kamis, 19 Februari 2026 | 13:45 WIB

Presiden Prabowo targetkan 30.000 koperasi Desa Merah Putih untuk dorong ekonomi lokal, buka lapangan kerja, dan tingkatkan kesejahteraan.
Presiden Prabowo targetkan 30.000 koperasi Desa Merah Putih untuk dorong ekonomi lokal, buka lapangan kerja, dan tingkatkan kesejahteraan.

RADAR TULUNGAGUNG - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam forum Indonesia Economic Outlook di Jakarta, memaparkan langkah strategis pemerintah untuk memperkuat perekonomian nasional melalui pemberdayaan masyarakat desa.

Salah satu program unggulan pemerintah adalah pembangunan 30.000 Koperasi Desa Merah Putih (Kopdes Merah Putih) di seluruh Indonesia. Program ini bertujuan memperkuat ekonomi lokal dan memperluas perputaran uang hingga ke tingkat desa, mengurangi ketimpangan ekonomi di Indonesia.

Koperasi Desa Merah Putih dirancang untuk menyediakan berbagai fasilitas, mulai dari gudang logistik, penyimpanan dingin, layanan kesehatan hingga akses pembiayaan mikro dengan bunga rendah.

Baca Juga: Koperasi Merah Putih di Bangka Belitung Tembus 393 Unit, DPRD Ingatkan Jangan Sekadar Gimik, UMKM Harus Naik Kelas

Tujuannya, agar masyarakat desa tidak lagi bergantung pada pinjaman informal yang berbunga tinggi, melainkan dapat meningkatkan produktivitas dan ekonomi lokal.

Selain itu, pemerintah juga memperkenalkan program makan bergizi gratis (MBG) yang telah menjangkau lebih dari 60 juta penerima manfaat.

Program ini tidak hanya meningkatkan gizi, tetapi juga membuka lapangan pekerjaan di tingkat lokal, memperkuat sektor pertanian dan distribusi bahan pangan.

"Program ini menciptakan ekonomi dari bawah, yang tidak hanya memberi makan tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi di desa," ujar Presiden Prabowo.

Baca Juga: Dana Desa untuk Koperasi Merah Putih Jadi Sorotan, Pemerintah Buka Skema Cicilan Rp240 Triliun Selama 6 Tahun

Pemerintah juga memprioritaskan pemberdayaan masyarakat pesisir melalui Kampung Nelayan Merah Putih, yang menawarkan akses kredit murah dan distribusi barang subsidi langsung kepada nelayan. Hal ini bertujuan meningkatkan ketahanan ekonomi masyarakat pesisir yang sering kali terabaikan.

Dengan dana desa yang selama ini digunakan untuk belanja rutin, Presiden Prabowo menginginkan agar dana tersebut diarahkan untuk mendukung kegiatan produktif seperti koperasi, agar dapat berputar dalam ekonomi desa dan memberikan manfaat jangka panjang.

Baca Juga: Koperasi Desa Merah Putih Dikebut 30.000 Unit Tahun Ini, Menkop Feri Juliantono Gandeng Mensos di Purworejo

 

"Kami ingin dana desa digunakan untuk kegiatan yang mendukung pertumbuhan ekonomi lokal, bukan sekadar belanja rutin," ungkapnya.

Kebijakan-kebijakan ini diharapkan dapat memperkuat fondasi ekonomi Indonesia, menciptakan ketahanan ekonomi yang lebih merata, serta menjaga stabilitas nasional. "Ekonomi kita harus tumbuh dari bawah, dan koperasi desa akan memainkan peran penting dalam mencapainya," tambah Presiden Prabowo.

 

Editor : Manda Dwi Agustin
Sumber : Diolah dari berbagai sumber
Koperasi Merah Putih koperasi ekonomi desa