RADAR TULUNGAGUNG – Isu THR ASN 2026 kembali ramai diperbincangkan setelah beredar kabar pencairan tunjangan hari raya bagi aparatur sipil negara (ASN) akan berlangsung besar-besaran. Berbagai video di media sosial menyebutkan besaran mencapai puluhan juta rupiah, termasuk klaim angka fantastis hingga Rp31 juta untuk pejabat tertentu. Informasi ini memicu spekulasi di kalangan PNS, PPPK, TNI, Polri, hingga pensiunan, terkait kapan dan berapa jumlah yang akan diterima.
Beberapa kanal menyebutkan THR ditujukan untuk kebutuhan lebaran, sementara gaji ke-13 diarahkan untuk biaya pendidikan. Jadwal pencairan THR diperkirakan antara 6 hingga 11 Maret 2026, sedangkan gaji ke-13 biasanya dicairkan pada Juni–Juli, sesuai momen tahun ajaran baru. Meski demikian, banyak informasi yang beredar hanya bersifat perkiraan dan belum diverifikasi pemerintah.
Purbaya Yudi Sadewa Tegaskan THR Cair Awal Ramadan
Menanggapi isu tersebut, Menteri Keuangan Purbaya Yudi Sadewa memastikan bahwa THR ASN 2026 akan dicairkan pada awal bulan Ramadan. Pernyataan ini disampaikan seusai menghadiri agenda di Wismadan Antara, Jumat (13/2/2026).
“Pencairan dilakukan lebih awal agar dapat mendorong daya beli masyarakat selama Ramadan,” ujar Purbaya. Ia menambahkan, pencairan THR mencakup gaji pokok beserta komponen tunjangan yang melekat, termasuk tambahan tunjangan kinerja bagi ASN pusat, disesuaikan dengan kemampuan fiskal negara.
Anggaran THR Naik Jadi Rp55 Triliun
Dalam paparan resmi Indonesia Economic Outlook 2026, pemerintah menyiapkan anggaran THR ASN sebesar Rp55 triliun. Jumlah ini meningkat dibandingkan alokasi Rp49,9 triliun pada tahun sebelumnya, yang mencakup 9,4 juta penerima dari PNS, PPPK, TNI, Polri, serta pensiunan.
Kebijakan ini tidak hanya bertujuan memenuhi kebutuhan hari raya, tetapi juga menjaga stabilitas konsumsi rumah tangga yang menjadi salah satu penopang utama pertumbuhan ekonomi nasional.
Pentingnya Mengacu pada Sumber Resmi
Meskipun kabar besaran dan jadwal pencairan THR ramai di media sosial, masyarakat dan ASN diminta menunggu pengumuman resmi. PT TASPEN dan Kementerian Keuangan menekankan semua informasi terkait pencairan, rapelan, atau kenaikan tunjangan hanya dapat dipastikan melalui kanal resmi. Hal ini penting untuk menghindari kesalahpahaman dan spekulasi yang tidak akurat.
Dengan demikian, THR ASN 2026 siap dicairkan awal Ramadan dengan anggaran Rp55 triliun. Penerima diharapkan memastikan data administrasi valid, rekening aktif, dan mengikuti informasi resmi agar pencairan berjalan lancar.
Editor : Divka Vance Yandriana