Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

THR ASN Cair Awal Ramadan, Menkeu Purbaya Yudi Sadewa Bocorkan Jadwal dan Nilainya Disebut “Cukup Besar”!

Izahra Nurrafidah • Senin, 23 Februari 2026 | 12:45 WIB

THR ASN Cair Awal Ramadan, Menkeu Purbaya Yudi Sadewa Bocorkan Jadwal dan Nilainya Disebut “Cukup Besar”!
THR ASN Cair Awal Ramadan, Menkeu Purbaya Yudi Sadewa Bocorkan Jadwal dan Nilainya Disebut “Cukup Besar”!

TULUNGAGUNG - Kabar gembira bagi Aparatur Sipil Negara (ASN). Pemerintah memastikan pencairan THR ASN 2026 tinggal menghitung hari. Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudi Sadewa menyebut proses administrasi hampir rampung dan dana siap disalurkan dalam waktu dekat.

Kepastian soal THR ASN 2026 ini disampaikan langsung oleh Bendahara Negara dalam keterangannya pada Jumat, 20 Februari 2026. Ia menegaskan bahwa pengumuman resmi dan pencairan tunjangan hari raya tersebut akan dilakukan segera, bahkan telah memberikan bocoran waktu pencairannya.

“Bentar lagi dikeluarin. Saya lupa angkanya, tetapi cukup besar,” ujar Purbaya.

Pernyataan ini sontak menjadi perhatian publik, terutama kalangan ASN yang menantikan kepastian jadwal dan besaran THR tahun ini. Dengan sinyal kuat dari Kementerian Keuangan, pencairan THR ASN 2026 dipastikan menjadi salah satu stimulus fiskal penting di awal tahun.

 Cair Minggu Pertama Ramadan

Menkeu memberikan ancang-ancang waktu pencairan yang cukup jelas. Menurutnya, dana THR akan mulai masuk ke rekening ASN pada minggu pertama bulan Ramadan.

“Kapan cair? Minggu pertama puasa. Sebentar lagi,” tegasnya.

Artinya, jika awal Ramadan jatuh pada awal Maret 2026, maka ASN berpotensi menerima THR pada pekan pertama bulan suci tersebut. Skema ini sejalan dengan pola pencairan tahun-tahun sebelumnya yang memang dilakukan menjelang atau di awal Ramadan untuk meningkatkan daya beli masyarakat.

Kepastian jadwal ini memberikan kelegaan bagi jutaan ASN di seluruh Indonesia. Pasalnya, tunjangan hari raya menjadi salah satu komponen pendapatan yang sangat dinantikan untuk memenuhi kebutuhan menjelang Idulfitri, mulai dari belanja kebutuhan pokok, pakaian, hingga biaya mudik.

 Nilai THR Disebut Signifikan

Meski tidak merinci angka pasti, Purbaya menyebut nominal dana yang disiapkan pemerintah untuk THR ASN 2026 tergolong besar. Anggaran tersebut dinilai cukup signifikan untuk mendorong perputaran ekonomi nasional.

Dana dalam jumlah besar itu diharapkan mampu menggerakkan konsumsi rumah tangga secara masif. Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi pada triwulan pertama tahun ini tetap terjaga, bahkan meningkat.

“Harapannya THR bisa menjadi stimulus pertumbuhan ekonomi khususnya untuk mengejar target di triwulan pertama tahun ini. Itu untuk mendorong ekonomi di triwulan pertama tahun ini juga,” jelasnya.

Dengan kata lain, pencairan THR ASN 2026 bukan hanya soal kewajiban negara kepada aparatur sipil, tetapi juga bagian dari strategi kebijakan fiskal untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi.

 Strategi Dongkrak Konsumsi Rumah Tangga

Secara makro, konsumsi rumah tangga masih menjadi penopang utama Produk Domestik Bruto (PDB) Indonesia. Momentum Ramadan dan Idulfitri dikenal sebagai periode dengan lonjakan belanja masyarakat yang signifikan.

Pemerintah tampaknya ingin memanfaatkan momen ini secara optimal. Melalui pencairan THR ASN 2026 di awal Ramadan, daya beli diharapkan terdongkrak sejak awal bulan puasa, bukan hanya menjelang Lebaran

Stimulus ini diyakini akan berdampak pada berbagai sektor, seperti perdagangan ritel, transportasi, pariwisata domestik, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Perputaran uang yang cepat di masyarakat dapat membantu menjaga stabilitas ekonomi di tengah tantangan global.

Langkah ini juga menjadi sinyal bahwa kondisi fiskal negara cukup kuat untuk memenuhi kewajiban belanja pegawai sekaligus menjalankan fungsi stabilisasi ekonomi.

ASN Diminta Bersiap

Dengan sinyal pencairan pada minggu pertama Ramadan, ASN kini tinggal menunggu pengumuman resmi dari pemerintah. Biasanya, detail teknis seperti komponen THR—apakah mencakup gaji pokok, tunjangan kinerja, atau tambahan lainnya—akan dituangkan dalam peraturan pemerintah atau peraturan menteri keuangan.

Meski belum ada rincian resmi, pernyataan Menkeu menjadi indikator kuat bahwa pencairan tinggal menunggu hitungan hari. Para ASN pun diimbau memastikan data rekening dan administrasi kepegawaian telah sesuai agar tidak terjadi kendala saat proses transfer berlangsung.

Kabar pencairan THR ASN 2026 ini sekaligus menjadi angin segar di tengah upaya pemerintah menjaga optimisme ekonomi nasional. Jika terealisasi sesuai jadwal, suntikan dana dalam jumlah besar itu berpotensi memberikan efek berantai terhadap pertumbuhan ekonomi di awal tahun.

Kini, publik tinggal menanti pengumuman resmi pemerintah. Satu hal yang pasti, THR ASN 2026 dipastikan cair pada awal Ramadan dan nilainya disebut cukup besar.

Editor : Izahra Nurrafidah
#pencairan thr #awal ramadan #stimulus ekonomi #THR ASN 2026 #menteri keuangan