Masyarakat diminta segera mendaftar secara online melalui situs PINTAR BI karena kuota biasanya habis dalam hitungan menit menjelang Lebaran.
Tingginya kebutuhan uang pecahan kecil untuk tradisi bagi-bagi saat Idulfitri membuat layanan tukar uang baru BI 2026 selalu diserbu warga.
Karena itu, BI menerapkan sistem pemesanan antrean online melalui pintar.bi.go.id agar proses penukaran lebih tertib dan merata.
Pada periode kedua ini, masyarakat wilayah Jawa dapat memesan antrean mulai 24 Februari 2026 pukul 08.00 WIB dengan jadwal penukaran 28 Februari hingga 15 Maret 2026.
Sementara untuk wilayah luar Jawa, pemesanan dibuka 27 Februari 2026 pukul 08.00 WIB dengan periode penukaran yang sama.
Baca Juga: Virgon Penuhi Panggilan Komnas Perlindungan Anak, Polemik Hak Asuh dengan Inara Rusli Makin Memanas
Jadwal Tukar Uang Baru BI 2026
Bank Indonesia membagi jadwal pemesanan berdasarkan wilayah untuk menghindari lonjakan trafik.
Skema ini juga memastikan distribusi uang layak edar merata di seluruh Indonesia menjelang Ramadan dan Lebaran.
Wilayah Jawa
Pemesanan: 24 Februari 2026 pukul 08.00 WIB
Penukaran: 28 Februari – 15 Maret 2026
Wilayah luar Jawa
Pemesanan: 27 Februari 2026 pukul 08.00 WIB
Penukaran: 28 Februari – 15 Maret 2026
BI mengingatkan masyarakat untuk login sebelum jam pembukaan karena antrean virtual biasanya langsung penuh. Sistem akan menempatkan pengguna dalam waiting room bila trafik tinggi.
Cara Daftar Tukar Uang Baru Lewat PINTAR BI
Pemesanan tukar uang baru BI 2026 hanya dilakukan secara online melalui situs resmi PINTAR BI. Prosesnya relatif mudah dan dapat dilakukan dari ponsel maupun komputer.
Langkah pendaftaran:
-
Buka situs pintar.bi.go.id
-
Masuk waiting room bila antrean padat
-
Pilih menu penukaran uang rupiah melalui kas keliling
-
Tentukan lokasi dan tanggal penukaran
-
Isi data diri sesuai identitas
-
Pilih jumlah lembar uang sesuai kuota
-
Unduh dan simpan bukti pemesanan
Bukti pemesanan wajib dibawa saat datang ke lokasi kas keliling. Dokumen ini memuat kode booking, jadwal, dan lokasi penukaran yang sudah dipilih.
Syarat Penukaran Uang Baru BI 2026
Saat datang ke lokasi penukaran, masyarakat harus memenuhi beberapa persyaratan administrasi agar proses berjalan lancar. Persyaratan ini berlaku nasional pada seluruh layanan kas keliling BI.
Syarat penukaran:
-
Membawa KTP asli
-
Membawa bukti pemesanan PINTAR BI
-
Membawa uang rupiah sesuai nominal pesanan
-
Uang disusun rapi dan searah per pecahan
Penataan uang lama secara rapi bertujuan mempercepat proses verifikasi petugas sehingga antrean tidak menumpuk.
Batas Maksimal Penukaran Rp5,3 Juta
Bank Indonesia juga menetapkan batas maksimal tukar uang baru BI 2026 per orang sebesar Rp5.300.000. Nominal ini dibagi dalam berbagai pecahan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat saat Lebaran.
Rincian maksimal penukaran:
-
Rp50.000: 50 lembar
-
Rp20.000: 50 lembar
-
Rp10.000: 100 lembar
-
Rp5.000: 100 lembar
-
Rp2.000: 200 lembar
-
Rp1.000: 100 lembar
Kombinasi pecahan ini dirancang agar masyarakat mendapatkan variasi uang kecil yang cukup untuk dibagikan kepada anak-anak dan kerabat saat Hari Raya.
Kuota Terbatas, Masyarakat Diminta Segera Daftar
Bank Indonesia menegaskan kuota tukar uang baru BI 2026 pada setiap periode sangat terbatas dan dapat habis sewaktu-waktu.
Pengalaman tahun-tahun sebelumnya menunjukkan slot pemesanan sering penuh hanya dalam beberapa menit setelah dibuka.
Karena itu, masyarakat khususnya wilayah Jawa diimbau segera memesan antrean pada hari pembukaan. Keterlambatan mendaftar berpotensi membuat masyarakat tidak mendapatkan jadwal penukaran pada periode tersebut.
Program penukaran uang baru melalui PINTAR BI menjadi solusi modern untuk memenuhi kebutuhan tradisi Lebaran sekaligus menjaga kualitas uang beredar.
Selain memudahkan masyarakat, sistem ini membantu BI mengatur distribusi uang layak edar secara lebih efisien dan merata di seluruh daerah.
Dengan dibukanya periode kedua tukar uang baru BI 2026, masyarakat kini memiliki kesempatan kembali memperoleh uang pecahan baru sebelum Lebaran.
Namun dengan kuota terbatas dan permintaan tinggi, kecepatan mendaftar menjadi kunci utama agar tidak kehabisan slot penukaran.
Editor : Nabiyah Putri Wibowo