RADAR TULUNGAGUNG - Cara cek pendaftaran OSN 2026 final atau draft kini menjadi perhatian para operator sekolah dan guru menjelang penutupan pendaftaran Olimpiade Sains Nasional (OSN).
Pasalnya, banyak sekolah yang sudah menginput data peserta, namun belum menyelesaikan tahap finalisasi.
Informasi terbaru menyebutkan, tombol cek pendaftaran OSN 2026 yang sebelumnya tersedia di laman resmi tim pusat kini sudah tidak muncul.
Hal ini membuat sejumlah operator kebingungan untuk memastikan apakah status peserta didiknya sudah final atau masih draft.
Padahal, status finalisasi menjadi penentu utama apakah siswa bisa mengikuti lomba atau tidak.
Jika masih draft hingga batas akhir pendaftaran, maka peserta otomatis tidak tercatat sebagai peserta resmi OSN 2026.
Tombol Cek Pendaftaran Sudah Tidak Tersedia
Dalam beberapa hari terakhir, akses langsung untuk cek pendaftaran OSN 2026 melalui landing page pusat sudah tidak tersedia.
Sebelumnya, terdapat menu khusus untuk memantau status pendaftaran. Namun kini menu tersebut dihapus tanpa pemberitahuan resmi yang luas.
Sebagai gantinya, informasi status peserta kini lebih banyak disampaikan melalui dinas pendidikan kabupaten atau kota masing-masing.
Beberapa dinas bahkan membagikan rekap data dalam bentuk file Excel kepada sekolah-sekolah.
Dari data yang beredar per 25 Februari 2026, terlihat jelas perbedaan status peserta: ada yang sudah final dan ada yang masih draft.
Perbedaan ini sangat krusial karena hanya peserta dengan status final yang berhak mengikuti OSN.
Perbedaan Status Final dan Draft
Berdasarkan penjelasan yang disampaikan dalam video YouTube tersebut, status draft berarti sekolah baru menambahkan peserta, tetapi belum menekan tombol finalisasi di sistem pendaftaran.
Sebaliknya, status final menunjukkan bahwa seluruh proses sudah diselesaikan, termasuk pengunggahan dokumen pendukung, pengisian biodata lengkap, serta persetujuan integritas yang diwajibkan panitia.
Contohnya, dalam satu wilayah terdapat 67 peserta yang didaftarkan. Namun yang sudah finalisasi baru 51 orang, sementara 16 lainnya masih draft.
Jika hingga 28 Februari 2026 tidak difinalisasi, maka 16 peserta tersebut tidak bisa mengikuti lomba.
Batas Waktu Penutupan Pendaftaran
Pendaftaran OSN 2026 dijadwalkan ditutup pada 28 Februari. Artinya, sekolah hanya memiliki waktu terbatas untuk memastikan seluruh peserta sudah berstatus final.
Operator sekolah diimbau tidak hanya berhenti pada tahap menambahkan nama peserta.
Tahap akhir berupa klik finalisasi wajib dilakukan agar sistem mencatat peserta sebagai resmi terdaftar.
Pada dashboard pendaftaran, status finalisasi bisa dilihat di bagian atas halaman. Jika terdapat tanda centang dan keterangan “sudah”, maka peserta dinyatakan aman. Namun jika masih tertulis “belum”, maka statusnya masih draft.
Untuk status sinkronisasi, pihak operator diminta tidak terlalu khawatir. Berdasarkan informasi yang beredar, sinkronisasi akan diproses melalui web komunikasi terpisah dan tidak memengaruhi status finalisasi saat ini.
Cara Aman Memastikan Peserta Terdaftar
Saat ini, cara paling efektif untuk cek pendaftaran OSN 2026 adalah:
-
Login ke akun pendaftaran sekolah.
-
Pastikan semua dokumen sudah terunggah lengkap.
-
Klik tombol finalisasi hingga muncul status “sudah”.
-
Konfirmasi ulang ke dinas kabupaten/kota untuk memastikan nama peserta masuk dalam daftar rekap resmi.
Beberapa dinas pendidikan sudah proaktif mengirimkan daftar peserta dalam bentuk Excel, baik jenjang SD maupun SMP.
Data tersebut biasanya mencantumkan nama sekolah, jumlah peserta, serta status final atau draft.
Di sejumlah wilayah, jumlah pendaftar sudah mendekati ribuan. Namun tidak semuanya berstatus final.
Karena itu, sekolah yang lalai melakukan finalisasi berisiko kehilangan kesempatan mengikuti OSN 2026.
Jangan Tunda Finalisasi
Operator sekolah diingatkan untuk tidak menunda proses finalisasi hingga mendekati batas akhir.
Sistem berpotensi padat menjelang penutupan, sehingga risiko gagal klik finalisasi bisa saja terjadi.
Jika peserta belum difinalisasi hingga tenggat waktu, maka sistem secara otomatis menganggap pendaftaran tidak sah. Artinya, siswa tersebut tidak akan bisa mengikuti tahapan lomba berikutnya.
Dengan waktu yang semakin sempit, penting bagi sekolah untuk segera mengecek status masing-masing peserta.
Jangan hanya mengandalkan input data, tetapi pastikan tahap akhir benar-benar tuntas.
OSN 2026 menjadi ajang bergengsi bagi siswa berprestasi di seluruh Indonesia. Karena itu, kesalahan administratif seperti lupa finalisasi seharusnya bisa dihindari.
Segera lakukan pengecekan dan pastikan semua peserta sudah berstatus final sebelum 28 Februari 2026. Jangan sampai kesempatan berharga ini hilang hanya karena kelalaian teknis.
Editor : Muhamad Ahsanul Wildan