TULUNGAGUNG - Isu bansos double tahap 1 Ramadan 2026 tengah ramai diperbincangkan di kalangan Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Banyak yang mengaku mendapati bantuan cair dua kali di Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) dalam waktu berdekatan.
Namun, benarkah bansos double tahap 1 Ramadan 2026 tersebut berarti satu jenis bantuan dicairkan dua kali? Atau ada skema berbeda yang membuat dana masuk lebih dari sekali?
Informasi terbaru menyebutkan bahwa bansos double tahap 1 Ramadan 2026 memang bisa terjadi, tetapi bukan karena satu bantuan yang sama dicairkan dua kali. Melainkan, KPM menerima dua jenis bantuan berbeda dalam periode yang berdekatan.
Bukan Dicairkan Dua Kali, Tapi Dua Bantuan Berbeda
Penegasan penting yang perlu dipahami masyarakat adalah pencairan ganda bukan berarti PKH atau BPNT dibayarkan dua kali untuk satu tahap.
Yang terjadi di lapangan, sejumlah KPM menerima dua program bantuan berbeda secara bersamaan. Misalnya:
- PKH (Program Keluarga Harapan)
- BPNT atau bantuan sembako
Jika keduanya sama-sama cair dalam tahap pertama, maka di rekening KKS akan terlihat seperti “double”.
Skema ini terutama terjadi pada KPM yang memenuhi kriteria prioritas berdasarkan desil kesejahteraan dan kepemilikan komponen PKH dalam satu Kartu Keluarga (KK).
Tiga Ciri KPM Berpeluang Dapat Bansos Double
Ada beberapa tanda atau ciri KPM yang berpeluang menerima bansos cair dua kali dalam tahap pertama 2026.
1. KPM BPNT Murni yang Punya Komponen PKH
Kelompok pertama adalah KPM yang sebelumnya hanya menerima BPNT (bantuan sembako), namun dalam keluarganya terdapat komponen PKH, seperti:
- Ibu hamil
- Anak usia dini
- Anak sekolah
- Lansia
- Disabilitas berat
Jika keluarga tersebut masuk dalam desil 1, 2, 3, atau 4, maka berpeluang menerima tambahan bantuan PKH. Inilah yang membuat bantuan terlihat cair dua kali.
Artinya, BPNT tetap cair sesuai jadwal, lalu disusul pencairan PKH.
2. KPM PKH Murni yang Layak Terima BPNT
Kebalikannya, ada KPM yang sebelumnya hanya menerima PKH. Jika berdasarkan pemutakhiran data mereka juga layak menerima BPNT dan masuk desil prioritas, maka bantuan sembako bisa ikut cair.
Dalam kondisi ini, KPM akan menerima PKH sekaligus BPNT pada tahap pertama.
Untuk beberapa kategori, nominal tambahan yang beredar di masyarakat mencapai Rp600.000, tergantung komponen dan periode pencairan.
3. KPM Baru yang Masuk Desil 1 dan 2
Kelompok ketiga adalah masyarakat yang sebelumnya belum pernah menerima bansos reguler seperti PKH atau BPNT, tetapi kini masuk dalam desil 1 atau 2.
Desil 1 dan 2 merupakan kelompok prioritas utama pemerintah dalam penyaluran bantuan sosial 2026.
Bahkan, saat ini dikabarkan ada jutaan KPM baru yang sedang dalam proses pembuatan rekening KKS, dengan rincian:
- Sekitar 2 juta calon penerima BPNT
- Sekitar 1 juta calon penerima PKH
Jika lolos verifikasi dan memiliki komponen yang sesuai, bukan tidak mungkin KPM baru ini menerima dua jenis bantuan sekaligus pada tahap pertama.
Tetap Cek Status di Cek Bansos dan Pendamping
Meski peluang bansos double tahap 1 Ramadan 2026 cukup terbuka bagi kelompok tertentu, tidak semua KPM otomatis mendapatkannya.
Masyarakat diimbau untuk rutin mengecek status melalui laman resmi cek bansos Kemensos atau menanyakan langsung kepada pendamping sosial di wilayah masing-masing.
Karena sistem kini berbasis NIK dan terintegrasi lintas lembaga, kelayakan penerima ditentukan oleh data desil, kepemilikan komponen, serta hasil verifikasi terbaru.
Jika sebelumnya pernah menerima BLT Kesra atau bantuan lain, bukan berarti otomatis masuk dalam daftar PKH dan BPNT tahun ini. Semua bergantung pada pemeringkatan kesejahteraan terbaru.
Masyarakat diminta tidak salah menafsirkan istilah “double”. Tidak ada skema satu bantuan dibayarkan dua kali dalam satu periode yang sama.
Yang ada adalah kombinasi dua program berbeda yang cair dalam waktu berdekatan.
Dengan memahami skema ini, KPM diharapkan tidak mudah terpancing informasi yang belum jelas sumbernya. Pastikan selalu merujuk pada informasi resmi dan melakukan pengecekan mandiri secara berkala.
Jika memenuhi kriteria desil 1–4 dan memiliki komponen PKH, peluang bansos cair ganda memang ada. Namun, semuanya tetap bergantung pada hasil verifikasi dan validasi data terbaru dari pemerintah.
Editor : Axsha Zazhika