RADAR TULUNGAGUNG - Bansos cair akhir Februari 2026 kembali menjadi perbincangan hangat di berbagai grup media sosial. Sejumlah bantuan sosial dari pemerintah dilaporkan mulai dicairkan sejak hari ini hingga penghujung bulan. Tak hanya bantuan reguler seperti PKH dan BPNT, ada juga program yang sedang viral yakni Bantuan Makan Bergizi Gratis (MBG).
Informasi terkait bansos cair akhir Februari 2026 ini disampaikan melalui berbagai kanal media sosial dan YouTube. Masyarakat, khususnya keluarga penerima manfaat (KPM), diimbau segera mengecek status penerimaannya masing-masing. Sebab, beberapa bantuan sudah mencapai tahap akhir pencairan.
Berikut daftar lengkap bansos cair akhir Februari 2026 yang perlu diketahui masyarakat.
PKH dan BPNT Hampir Tuntas 90 Persen
Bantuan reguler seperti Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) masih menjadi andalan pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat. Berdasarkan laporan terbaru, pencairan PKH dan BPNT sudah mencapai sekitar 90 persen.
Artinya, hanya tersisa sekitar 10 persen KPM yang belum menerima bantuan. Biasanya, keterlambatan terjadi karena proses validasi data atau penerbitan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) baru.
Masyarakat diimbau memastikan namanya terdaftar pada desil 1 hingga 4 dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS). Jika tidak masuk kategori tersebut, dipastikan tidak akan menerima pencairan pada tahap ini.
PIP Cair untuk SD hingga Kuliah
Selain PKH dan BPNT, bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) juga mulai dicairkan. Untuk jenjang SD dilaporkan sudah banyak yang menerima. Orang tua siswa diminta mengecek rekening Simpanan Pelajar (Simpel) atau berkoordinasi dengan operator sekolah.
PIP kini mencakup jenjang TK, SD, SMP, SMA hingga KIP Kuliah. Program ini bertujuan memastikan akses pendidikan tetap terjaga bagi siswa dari keluarga kurang mampu.
BLT Dana Desa untuk Miskin Ekstrem
Bantuan langsung tunai (BLT) Dana Desa juga termasuk dalam daftar bansos yang cair. Program ini menyasar warga miskin ekstrem yang belum terdaftar sebagai penerima PKH maupun BPNT.
Nominal bantuan rata-rata Rp300 ribu per bulan. Namun, mekanisme pencairan berbeda-beda di tiap desa. Ada yang mencairkan dua bulan sekali, tiga bulan sekali, bahkan enam bulan sekali, tergantung kebijakan pemerintah desa setempat.
PBI JKN Kembali Normal
Bantuan iuran kesehatan melalui skema Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN) juga kembali aktif. Sebelumnya sempat beredar isu pencabutan kepesertaan, namun kini dipastikan normal kembali.
Jika ada kepesertaan yang belum aktif, masyarakat diminta melakukan verifikasi ulang data, termasuk pengecekan kondisi rumah agar statusnya bisa diaktifkan kembali.
Bantuan Beras 20 Kg dan Minyak Goreng 4 Liter
Pemerintah juga menyalurkan bantuan pangan berupa beras 20 kilogram untuk dua bulan dan minyak goreng 4 liter. Penyaluran dilakukan bertahap melalui balai desa.
Sejumlah daerah dilaporkan sudah menerima distribusi stok. Warga tinggal menunggu undangan resmi pencairan dari aparat desa.
Program ini menyasar sekitar 32 juta KPM, termasuk penerima PKH dan BPNT. Bahkan, sebagian penerima BLT Kesra juga masuk kategori layak mendapatkan bantuan pangan tersebut.
MBG Viral, Dibagikan ke Rumah Saat Puasa
Program yang paling viral adalah MBG atau Makan Bergizi Gratis yang digagas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Program ini menyasar seluruh siswa sekolah tanpa terkecuali.
Nilai bantuan diperkirakan setara Rp10 ribu hingga Rp15 ribu per hari per siswa. Biasanya dibagikan di sekolah, namun selama Ramadan distribusi dilakukan ke rumah masing-masing siswa.
Isi bantuan berbeda tiap daerah, mulai dari telur, ubi, hingga bahan makanan lain. Program ini dirancang untuk meningkatkan asupan gizi anak sekolah sekaligus menekan angka stunting.
Pemerintah berharap bantuan ini tepat sasaran dan memberi manfaat maksimal bagi generasi muda.
Dengan berbagai program tersebut, masyarakat diimbau terus memantau informasi resmi dari pemerintah desa maupun sekolah agar tidak ketinggalan jadwal pencairan.
Editor : Edo Trianto