RADAR TULUNGAGUNG – Isu kenaikan pensiun 2026 dan kabar rapel cair kembali ramai diperbincangkan di media sosial. Sejumlah konten video menyebut pemerintah telah menetapkan kenaikan gaji pensiunan lengkap dengan jadwal pencairan rapel pada awal tahun ini.
Narasi yang beredar bahkan mengklaim dana tambahan sudah masuk ke rekening pensiunan bersamaan dengan gaji Februari 2026. Tak sedikit penerima pensiun yang mengaku rutin mengecek saldo ATM karena percaya kabar tersebut.
Isu kenaikan pensiun 2026 ini makin liar karena dikaitkan dengan kebijakan THR dan kenaikan anggaran negara. Namun, apakah benar sudah ada keputusan resmi terkait penyesuaian pensiun dan pembayaran rapel?
TASPEN Tegaskan Belum Ada Keputusan Resmi
Menanggapi kabar tersebut, PT TASPEN (Persero) melalui pernyataan resmi 17 November 2025 menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan pemerintah mengenai penetapan maupun kenaikan pensiun pokok.
TASPEN menyatakan belum menerima surat edaran atau regulasi baru yang menjadi dasar hukum kenaikan gaji pensiunan PNS, purnawirawan TNI-Polri, maupun penerima tunjangan lainnya. Artinya, informasi mengenai rapel yang disebut-sebut sudah cair belum memiliki dasar hukum yang sah.
“Seluruh kebijakan pensiun merupakan kewenangan pemerintah dan akan diumumkan secara resmi apabila telah ditetapkan,” tegas pihak TASPEN.
Dengan demikian, pembayaran pensiun saat ini masih mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2024 yang telah berlaku sebelumnya.
Besaran Rapel Tidak Sama untuk Semua
TASPEN juga meluruskan bahwa apabila nantinya terdapat kebijakan penyesuaian, maka besaran rapel akan bergantung pada golongan, masa kerja, dan aturan yang berlaku.
Sistem perhitungan bersifat proporsional. Tidak ada skema pembagian nominal yang sama rata untuk seluruh pensiunan. Karena itu, klaim yang menyebut semua penerima pensiun akan memperoleh angka tertentu patut dipertanyakan.
Perusahaan mengingatkan bahwa tanpa Peraturan Pemerintah dan petunjuk teknis dari Kementerian Keuangan, TASPEN tidak dapat menyalurkan dana tambahan.
Komitmen Layanan dan Imbauan Resmi
Dalam klarifikasi tersebut, TASPEN juga menegaskan komitmennya pada prinsip 5T: Tepat Administrasi, Tepat Orang, Tepat Waktu, Tepat Jumlah, dan Tepat Tempat.
Prinsip ini menjadi pedoman untuk memastikan seluruh proses pembayaran berjalan akurat dan bertanggung jawab.
TASPEN mengimbau masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi yang beredar di grup percakapan maupun media sosial tanpa rujukan resmi.
Informasi valid hanya dapat diperoleh melalui kanal resmi seperti Call Center 1500 919, media sosial resmi TASPEN, serta situs www.taspen.co.id.
Kesimpulannya, hingga kini belum ada keputusan resmi terkait kenaikan pensiun 2026 maupun pembayaran rapel tambahan. Pensiunan diimbau tetap tenang dan menunggu pengumuman resmi pemerintah agar tidak terjebak informasi yang menyesatkan.
Editor : Ingge Nayla Ayu Karina