Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Pemerintah Siapkan Pemetaan Kebutuhan, Sinyal Seleksi CPNS 2026 Menguat

Manda Dwi Agustin • Jumat, 27 Februari 2026 | 13:00 WIB

Pemerintah memastikan seleksi CPNS 2026 akan digelar. Namun, jumlah formasi dan jadwal resmi masih menunggu pemetaan kebutuhan kompetensi. (Sumber: Antara News)
Pemerintah memastikan seleksi CPNS 2026 akan digelar. Namun, jumlah formasi dan jadwal resmi masih menunggu pemetaan kebutuhan kompetensi. (Sumber: Antara News)

 

RADAR TULUNGAGUNG - Pemerintah mulai mempersiapkan langkah pembukaan seleksi calon pegawai negeri sipil (CPNS) 2026.

Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi, Rini Widiantini, menyampaikan bahwa pihaknya baru saja menyelesaikan rangkaian seleksi CPNS dan PPPK sebelumnya.

Saat ini, Kementerian PANRB tengah meminta kementerian dan lembaga (K/L) untuk menyampaikan kebutuhan pegawai masing-masing, termasuk kompetensi yang dibutuhkan.

Menurut Rini, aspek kompetensi menjadi faktor utama karena harus selaras dengan strategi kementerian serta mendukung program prioritas Presiden dan prioritas nasional.

Pemerintah, kata dia, tidak bisa langsung mengumumkan pembukaan seleksi tanpa mengetahui secara rinci kebutuhan riil tiap instansi. “Yang paling penting itu kompetensinya,” ujarnya.

Baca Juga: Rekrutmen CPNS 2026 Segera Dibuka? Kementerian PANRB Hitung Kebutuhan ASN dan Formasi Pengganti PNS Pensiun

Anggaran Jadi Penentu Jumlah Formasi

Rini menjelaskan, pada 2025 terdapat sekitar 160.000 ASN yang memasuki masa pensiun dan perlu digantikan pada 2026. Data kebutuhan awal sudah dikantongi dan usulan anggaran telah disampaikan kepada Kementerian Keuangan.

Namun demikian, keputusan final tetap bergantung pada kesiapan fiskal. Pemerintah harus menghitung secara cermat agar pembukaan formasi tidak melebihi kemampuan anggaran negara.

Ia mencontohkan, meskipun kebutuhan mencapai 160.000 pegawai, belum tentu seluruhnya bisa diisi sekaligus.

Baca Juga: Rekrutmen CPNS 2026 Segera Dibuka? Kementerian PANRB Hitung Kebutuhan ASN dan Formasi Pengganti PNS Pensiun

Bisa saja anggaran hanya memungkinkan sebagian formasi dibuka, atau jumlah peserta yang lulus seleksi tidak memenuhi seluruh kebutuhan.

Selain itu, proses seleksi sebelumnya juga memerlukan biaya besar sehingga pemerintah perlu melakukan perencanaan matang sebelum membuka rekrutmen baru.

CPNS 2026 Dipastikan Ada, Fresh Graduate Didorong Ikut

Meski jadwal resmi belum diumumkan, pemerintah memastikan seleksi CPNS 2026 akan digelar. Namun, tenggat waktu pelaksanaan masih belum dapat disampaikan karena proses administrasi dan penganggaran cukup panjang.

Di sisi lain, pemerintah menaruh perhatian pada lulusan baru atau fresh graduate agar dapat ikut berkontribusi dalam birokrasi.

Baca Juga: CPNS 2026 Berubah Total! Fresh Graduate Diprioritaskan, Nilai SKD Berlaku 2 Tahun dan Ujian Tak Lagi Serentak

Regenerasi ASN dinilai penting untuk memperkuat pelayanan publik dan mendukung agenda pembangunan nasional.

Tak hanya soal rekrutmen, Rini juga menegaskan komitmen penguatan tata kelola pemerintahan. Salah satu langkah yang telah diambil adalah penerbitan regulasi terkait pencegahan benturan kepentingan (conflict of interest) guna memperkuat integritas aparatur.

Masyarakat yang menantikan CPNS 2026 diimbau untuk terus memantau informasi resmi pemerintah serta mulai mempersiapkan diri sesuai kompetensi yang dibutuhkan instansi negara.

Editor : Manda Dwi Agustin
#Jadwal CPNS #lowongan cpns #CPNS 2026