RADAR TULUNGAGUNG - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) saat ini tengah menyusun pemetaan jumlah aparatur sipil negara (ASN) ke depan.
Menteri PANRB, Rini Widiantini, menyampaikan bahwa pihaknya juga sedang berkomunikasi dengan Kementerian Keuangan terkait pengisian posisi PNS yang akan pensiun.
Menurut Rini, perhitungan kebutuhan ASN harus mempertimbangkan kompetensi yang dibutuhkan agar bisa mendukung program prioritas Presiden.
Pemerintah tidak hanya menghitung jumlah formasi, tetapi juga memastikan pegawai yang direkrut memiliki kemampuan yang sesuai dengan strategi instansi dan agenda pembangunan nasional.
Perhitungan Formasi dan Kesempatan bagi Fresh Graduate
Rini menekankan pentingnya menghitung formasi CPNS secara tepat. “Mohon waktu, karena kita harus betul-betul menghitung kompetensi yang dibutuhkan,” ujar Rini.
Ia menambahkan bahwa pemerintah juga memperhatikan peluang bagi lulusan baru (fresh graduate) untuk berkontribusi dalam birokrasi, tetapi pembukaan formasi tetap harus berdasarkan kebutuhan kompetensi dan strategi organisasi.
Langkah ini menjadi penting karena terjadi beberapa perubahan organisasi yang memengaruhi kebutuhan instansi pemerintah.
Baca Juga: CPNS 2026 Kapan Dibuka? Ini Sinyal Terbaru dari BKN dan KemenPANRB, Waspada Hoaks AI
Dengan demikian, penentuan jumlah formasi CPNS tidak bisa dilakukan secara terburu-buru, melainkan menunggu pemetaan kebutuhan secara menyeluruh.
Fokus pada Prioritas Presiden dan Potensi Daerah
Selain menghitung jumlah ASN dan kompetensi, pemerintah juga melihat sejauh mana kompetensi yang ada dapat mendukung pencapaian program prioritas Presiden.
Rini menegaskan, setiap kementerian dan lembaga harus menyesuaikan kebutuhan ASN dengan strategi masing-masing serta potensi yang ada di wilayahnya.
Baca Juga: Pak Purbaya Buka Suara! THR ASN 2026 Cair Awal Ramadan, CPNS Tetap Dapat Meski Berbeda
Pendekatan ini diharapkan dapat memastikan pegawai baru yang direkrut memiliki kemampuan yang tepat, memperkuat birokrasi, dan mendukung pembangunan nasional.
Pemerintah menegaskan bahwa meskipun seleksi CPNS 2026 akan digelar, jadwal resmi dan jumlah formasi masih menunggu hasil perhitungan yang matang.
Editor : Manda Dwi Agustin