Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Jejak Karier Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno dari Taruna Militer Hingga Menjadi Wakil Presiden RI

Vidya Sajar Fitri • Senin, 2 Maret 2026 | 10:45 WIB

 

Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno meninggal dunia di RSPAD Jakarta.(FOTO: SEKRETARIAT PRESIDEN)
Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno meninggal dunia di RSPAD Jakarta.(FOTO: SEKRETARIAT PRESIDEN)

RADAR TULUNGAGUNG - Kabar duka datang dari Istana Kepresidenan. Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno meninggal dunia pada Senin, 2 Maret 2026, di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta.

Kepergian mantan wakil presiden ini langsung menyedot perhatian publik dan berbagai pihak menyampaikan belasungkawa.

Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 06.58 WIB setelah menjalani perawatan di RSPAD Gatot Subroto.

Kabar wafatnya mantan pejabat tinggi ini dikonfirmasi oleh mantan Kepala RSPAD, Letjen TNI (Purn) Albertus Budi Sulistia.

Pihak Istana Kepresidenan menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno.

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menegaskan pemerintah memberikan perhatian penuh selama perawatan almarhum hingga akhir hayatnya.

Jenazah Try Sutrisno Akan Disemayamkan di Menteng

Berdasarkan rencana, jenazah Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno akan dimandikan terlebih dahulu di rumah duka RSPAD.

Setelah itu, jenazah dibawa ke rumah duka di Jalan Purwakarta Nomor 6, Menteng, Jakarta Pusat untuk disemayamkan.

Lokasi ini nantinya akan menjadi tempat bagi keluarga, kerabat, sahabat, dan tokoh nasional yang ingin memberikan penghormatan terakhir.

Kawasan Menteng dikenal sebagai salah satu wilayah strategis di Jakarta Pusat, yang menjadi tempat tinggal banyak tokoh nasional dan pejabat negara.

Pihak keluarga belum mengumumkan secara rinci waktu pemakaman, namun publik menantikan informasi resmi terkait prosesi penghormatan terakhir.

Jejak Karier Militer dan Politik Try Sutrisno

Try Sutrisno lahir pada 15 November 1935 di Surabaya, Jawa Timur, dan termasuk salah satu Wakil Presiden Indonesia yang berasal dari golongan militer.

Karier militernya dimulai ketika diterima sebagai taruna di Akademi Teknik Angkatan Darat (ATK) pada tahun 1956.

Sejak itu, Try Sutrisno sudah mulai menunjukkan kedekatan dengan Presiden Soeharto, terutama saat operasi pembebasan Irian Barat pada tahun 1962.

Pada 1974, Try Sutrisno ditunjuk menjadi ajudan Presiden Soeharto, menandai awal kiprahnya dalam lingkaran kepresidenan.

Puncak karier militernya terjadi pada Agustus 1985, ketika Try Sutrisno diangkat menjadi Letnan Jenderal TNI sekaligus Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Wakasad), mendampingi Kepala Staf saat itu Jenderal TNI Rudini.

Kurang lebih sepuluh bulan kemudian, ia menggantikan posisi Rudini sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad).

Menjadi Wakil Presiden ke-6 RI

Jejak politik Try Sutrisno semakin menonjol ketika Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) periode 1992–1997 memilihnya sebagai Wakil Presiden Republik Indonesia periode 1993–1998, mendampingi Presiden Soeharto melalui sidang umum MPR.

Selama masa jabatannya, Try Sutrisno dikenal sebagai sosok militer yang memiliki pengaruh besar dalam kebijakan pertahanan dan keamanan negara.

Tugasnya sebagai Wakil Presiden ke-6 RI berakhir pada 1998 dan digantikan oleh BJ Habibie dalam sidang umum MPR.

Kiprah Try Sutrisno tetap dikenang sebagai bagian penting dari sejarah pemerintahan Orde Baru, baik dalam lingkup militer maupun politik nasional.

Ucapan Duka dan Penghormatan

Sejak kabar wafatnya tersebar, berbagai tokoh nasional dan masyarakat umum menyampaikan belasungkawa atas kepergian Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno.

Media sosial pun dipenuhi ungkapan doa dan penghormatan terhadap dedikasi almarhum, baik sebagai prajurit TNI maupun sebagai Wakil Presiden RI.

Banyak yang menilai Try Sutrisno sebagai sosok negarawan yang selalu mengedepankan disiplin militer, namun tetap memperhatikan kepentingan politik nasional.

Kepergiannya menjadi kehilangan besar bagi bangsa Indonesia dan menutup salah satu bab penting sejarah politik negara.

Publik kini menantikan informasi resmi dari pihak keluarga dan pemerintah terkait prosesi pemakaman serta bentuk penghormatan terakhir untuk Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno.***

 

Editor : Vidya Sajar Fitri
#istana kepresidenan #Sejarah Politik Indonesia #Wakil Presiden ke 6 #rspad #try sutrisno