Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Try Sutrisno Wafat, Jawa Timur Kibarkan Bendera Setengah Tiang 2 Hari, Khofifah Ajak Warga Hormati Jasa Wapres ke-6 RI

Vidya Sajar Fitri • Selasa, 3 Maret 2026 | 11:14 WIB

Try Sutrisno wafat, Jawa Timur kibarkan bendera setengah tiang dua hari atas instruksi Khofifah sebagai penghormatan.(FOTO: KEMENSETNEG)
Try Sutrisno wafat, Jawa Timur kibarkan bendera setengah tiang dua hari atas instruksi Khofifah sebagai penghormatan.(FOTO: KEMENSETNEG)

RADAR TULUNGAGUNG - Kabar duka datang dari tokoh nasional, Try Sutrisno wafat pada Senin (2/3) pagi.

Kepergian Wakil Presiden ke-6 Republik Indonesia itu langsung direspons Pemerintah Provinsi Jawa Timur dengan menginstruksikan pengibaran bendera merah putih setengah tiang selama dua hari.

Instruksi tersebut disampaikan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengabdian almarhum kepada bangsa dan negara.

Pengibaran bendera setengah tiang dilakukan di seluruh wilayah Jawa Timur sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Kabar Try Sutrisno wafat juga dibenarkan sejumlah pihak, termasuk Istana Kepresidenan. Almarhum mengembuskan napas terakhir di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta, pada Senin pagi.

Informasi tersebut dikonfirmasi oleh mantan Kepala RSPAD, Letjen TNI (Purn) Albertus Budi Sulistia.

Penghormatan Dua Hari Sesuai Undang-Undang

Khofifah menyampaikan bahwa pengibaran bendera setengah tiang selama dua hari penuh merupakan amanat Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan.

Dalam Pasal 12 Ayat 5 disebutkan bahwa bendera negara dikibarkan setengah tiang selama dua hari untuk mantan presiden dan mantan wakil presiden yang wafat.

“Sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengabdian beliau, kami mengajak seluruh masyarakat Jawa Timur untuk mengibarkan bendera merah putih setengah tiang selama dua hari,” ujar Khofifah melalui pernyataan resminya di media sosial.

Menurutnya, almarhum merupakan sosok prajurit sekaligus negarawan yang telah mendedikasikan seluruh hidupnya bagi Indonesia.

Ketegasan, loyalitas, dan ketenangan dalam memimpin menjadi karakter kuat yang melekat pada diri Try Sutrisno.

Sosok Prajurit dan Negarawan

Try Sutrisno dikenal sebagai figur penting dalam sejarah perjalanan bangsa. Ia pernah menjabat sebagai Panglima ABRI sebelum dipercaya menjadi Wakil Presiden RI ke-6 mendampingi Presiden Soeharto pada periode 1993–1998.

Karier militernya yang panjang membuatnya dikenal luas sebagai sosok yang tegas dan disiplin. Saat memimpin ABRI, Try Sutrisno dinilai mampu menjaga stabilitas keamanan nasional di tengah dinamika politik dan sosial saat itu.

Khofifah menilai pengabdian almarhum bukan hanya sebatas jabatan formal, tetapi juga komitmennya terhadap persatuan dan keutuhan negara.

“Beliau adalah prajurit dan negarawan. Semoga Allah menerima seluruh amal ibadahnya dan menempatkannya di tempat terbaik,” ucapnya.

Istana Sampaikan Duka Mendalam

Sebelumnya, pihak Istana Kepresidenan melalui Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi juga menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Try Sutrisno.

Pemerintah memastikan bahwa almarhum telah mendapatkan penanganan dan perawatan terbaik sebelum berpulang.

Kepergian Try Sutrisno menjadi kehilangan besar bagi bangsa Indonesia. Sejumlah tokoh nasional dan daerah turut menyampaikan duka cita serta doa bagi almarhum.

Di Jawa Timur, pengibaran bendera setengah tiang terlihat mulai dilakukan di berbagai instansi pemerintahan, sekolah, hingga fasilitas umum.

Langkah ini menjadi simbol penghormatan terakhir atas jasa besar mantan wakil presiden tersebut.

Jejak Pengabdian untuk Indonesia

Nama Try Sutrisno tidak bisa dilepaskan dari perjalanan panjang sejarah pemerintahan Orde Baru.

Sebagai perwira tinggi militer yang kemudian menjadi wakil presiden, ia berada di lingkaran pengambil kebijakan strategis nasional pada masanya.

Meski telah lama purnatugas, kiprah dan kontribusinya tetap dikenang sebagai bagian dari dinamika perjalanan bangsa.

Pengibaran bendera setengah tiang selama dua hari di Jawa Timur menjadi salah satu bentuk penghormatan simbolik atas dedikasi tersebut.

Kini, masyarakat Indonesia mengenang Try Sutrisno sebagai figur yang telah mengabdikan diri di dua ranah penting: militer dan pemerintahan.

Kepergiannya menandai berakhirnya satu bab penting dalam sejarah kepemimpinan nasional.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur pun berharap masyarakat dapat turut mendoakan almarhum serta meneladani semangat pengabdian yang telah ditunjukkan sepanjang hayatnya.***

Editor : Vidya Sajar Fitri
#khofifah indar parawansa #Wakil Presiden ke 6 #rspad gatot subroto #try sutrisno wafat #bendera setengah tiang