Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

THR 2026 PNS dan Pensiunan Cair ? Ini Hitungan Satu Kali Gaji dan Pensiun Pokok

Muhamad Ahsanul Wildan • Selasa, 3 Maret 2026 | 13:35 WIB

Simulasi THR 2026 PNS dan Pensiunan, berapa cair? Cek hitungan satu kali gaji dan pensiun pokok serta jadwalnya.
Simulasi THR 2026 PNS dan Pensiunan, berapa cair? Cek hitungan satu kali gaji dan pensiun pokok serta jadwalnya.

RADAR TULUNGAGUNG – Besaran THR 2026 PNS dan Pensiunan menjadi pertanyaan terbesar menjelang Ramadan tahun ini.

Pemerintah telah menyiapkan anggaran Rp 55 triliun untuk pembayaran tunjangan hari raya bagi ASN aktif maupun pensiunan.

Informasi mengenai THR 2026 PNS dan Pensiunan ini penting karena menyangkut perencanaan keuangan keluarga menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.

Dengan anggaran yang meningkat dibanding tahun sebelumnya, publik berharap nominal yang diterima tidak lebih kecil.

Secara umum, pola THR 2026 PNS dan Pensiunan diperkirakan masih mengacu pada skema satu kali gaji atau satu kali pensiun pokok.

Namun, detail final tetap menunggu peraturan pemerintah resmi.

Skenario Paling Realistis

Skenario pertama yang paling mungkin adalah pembayaran satu kali gaji pokok untuk ASN aktif ditambah tunjangan yang melekat.

Komponen ASN aktif meliputi :

* Gaji pokok

* Tunjangan keluarga

* Tunjangan pangan

* Tunjangan jabatan atau tunjangan umum

* Tunjangan kinerja (dengan persentase tertentu)

Tidak semua tahun tunjangan kinerja dibayarkan penuh. Besarannya tergantung kondisi fiskal negara.

Simulasi Hitungan Pensiunan

Untuk pensiunan, perhitungannya lebih sederhana. Biasanya sebesar satu kali pensiun pokok ditambah tunjangan keluarga.

Contoh simulasi :

* Pensiun pokok Rp 3 juta → THR sekitar Rp 3 juta

* Pensiun pokok Rp 4 juta → THR sekitar Rp 4 juta

* Pensiun pokok Rp 5 juta → THR sekitar Rp 5 juta

Komponen seperti tunjangan kinerja tidak termasuk karena hanya diberikan kepada pegawai aktif.

Mengapa Anggaran Naik ?

Kenaikan anggaran menjadi Rp 55 triliun bisa disebabkan oleh :

1. Penambahan jumlah PPPK dan ASN baru.

2. Penyesuaian gaji pokok.

3. Perluasan cakupan penerima.

Namun peluang THR dibayarkan lebih dari satu kali gaji dinilai kecil, kecuali ada kebijakan stimulus tambahan.

Jadwal dan Mekanisme Pencairan

Pencairan diperkirakan mulai minggu terakhir Februari 2026.

Jika sesuai pola, dana sudah diterima paling lambat pertengahan Maret 2026, atau sekitar dua hingga tiga minggu sebelum Idul Fitri.

ASN aktif menerima melalui instansi masing-masing.

Pensiunan menerima otomatis melalui bank penyalur pensiun.

Tidak perlu registrasi ulang, tetapi penting memastikan rekening tidak dorman.

Apakah Ada Potongan ?

THR ASN biasanya dikenakan pajak penghasilan sesuai aturan.

Dalam beberapa kebijakan, pajak ditanggung pemerintah.

Untuk pensiunan, pajak mengikuti ketentuan penghasilan pensiun.

Detail teknis akan tertuang dalam peraturan pemerintah yang segera diterbitkan.

Perencanaan Keuangan Lebaran

THR merupakan hak tahunan, bukan bantuan sosial.

Karena itu, penggunaannya perlu direncanakan dengan matang.

Disarankan membagi dana dalam beberapa pos :

* Kebutuhan pokok Ramadan

* Biaya Lebaran dan mudik

* Cadangan setelah Lebaran

Dengan anggaran Rp 55 triliun yang telah disiapkan negara, sinyalnya cukup positif.

Namun masyarakat tetap diminta menunggu regulasi resmi agar tidak terjebak informasi tidak valid.

Jika mengikuti pola tahun sebelumnya, skema satu kali gaji atau satu kali pensiun pokok menjadi kemungkinan paling realistis.

Editor : Muhamad Ahsanul Wildan
#thr pensiunan #THR 2026 #Pencairan Februari 2026 #simulasi THR pensiunan 2026 #THR PNS