Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

BMKG Keluarkan Peringatan Cuaca Hari Ini 6 Maret 2026: Bibit Siklon Tropis Picu Hujan Lebat di Jawa, Jakarta hingga NTT

Ayu Dhea Cheryl • Jumat, 6 Maret 2026 | 10:41 WIB

BMKG memperingatkan potensi hujan lebat hingga sangat lebat di sejumlah wilayah Indonesia pada 6 Maret 2026 akibat aktivitas bibit siklon tropis di sekitar perairan Indonesia.
BMKG memperingatkan potensi hujan lebat hingga sangat lebat di sejumlah wilayah Indonesia pada 6 Maret 2026 akibat aktivitas bibit siklon tropis di sekitar perairan Indonesia.

BMKG Keluarkan Peringatan Cuaca Hari Ini 6 Maret 2026: Bibit Siklon Tropis Picu Hujan Lebat di Jawa, Jakarta hingga NTT

radartulungagung.jawapos.com – BMKG kembali merilis update cuaca hari ini 6 Maret 2026 untuk berbagai wilayah di Indonesia. Dalam laporan terbarunya, Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika mengingatkan adanya potensi hujan lebat hingga sangat lebat di sejumlah daerah akibat aktivitas beberapa bibit siklon tropis di sekitar wilayah Indonesia.

Kondisi dinamika atmosfer tersebut diperkirakan memengaruhi cuaca di berbagai wilayah, terutama di Pulau Jawa hingga kawasan Nusa Tenggara. Masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi cuaca ekstrem yang dapat terjadi sepanjang hari ini.

Dalam analisis BMKG, terdapat beberapa sistem atmosfer yang memicu peningkatan potensi pertumbuhan awan hujan, termasuk keberadaan bibit siklon tropis yang terpantau di perairan sekitar Indonesia.

Baca juga:Bibit Siklon Tropis 90S Terpantau di Selatan Jawa Timur

Salah satu sistem yang menjadi perhatian adalah Bibit Siklon Tropis 90S yang diprediksi berada di Samudra Hindia barat daya selatan Jawa Timur.

Sistem ini tercatat memiliki kecepatan angin maksimum mencapai 35 knot dengan tekanan udara sekitar 998 hPa dan bergerak ke arah timur. Meski demikian, dalam 48 hingga 72 jam ke depan intensitas bibit siklon ini diperkirakan akan menurun.

Kehadiran bibit siklon tropis tersebut memicu terbentuknya low level jet atau aliran angin kencang di lapisan rendah atmosfer yang memanjang dari Samudra Hindia selatan Jawa Timur hingga selatan Nusa Tenggara Barat.

Fenomena ini kemudian membentuk daerah konvergensi dan konfluensi, yaitu pertemuan massa udara yang dapat meningkatkan pertumbuhan awan hujan. Wilayah yang terdampak meliputi perairan selatan Banten hingga selatan Nusa Tenggara Barat serta dari Pulau Jawa menuju Nusa Tenggara Barat.

Baca juga:Sistem Atmosfer Lain Turut Memengaruhi Cuaca Indonesia

Selain Bibit Siklon Tropis 90S, BMKG juga memantau Bibit Siklon Tropis 93S yang berada di perairan barat Australia Barat.

Sistem ini memiliki kecepatan angin maksimum sekitar 25 knot dengan tekanan udara 995 hPa dan bergerak ke arah barat hingga barat daya. Dalam dua hingga tiga hari ke depan, intensitas bibit siklon ini diperkirakan berada pada kategori sedang.

Bibit siklon tersebut juga menginduksi terbentuknya low level jet di Samudra Hindia barat Australia bagian utara, yang turut memengaruhi dinamika atmosfer regional.

Sementara itu, Bibit Siklon Tropis 92P terpantau berada di Teluk Carpentaria dengan kecepatan angin maksimum sekitar 15 knot dan tekanan udara 1004 hPa. Berbeda dengan dua sistem sebelumnya, intensitas bibit siklon ini diperkirakan akan menurun dalam 48 hingga 72 jam ke depan.

Di sisi lain, BMKG juga mendeteksi adanya pusat tekanan rendah di Samudra Pasifik utara Papua Nugini. Sirkulasi siklonik dari sistem ini membentuk daerah konvergensi di Samudra Pasifik utara Papua Nugini serta perairan utara Papua.

Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan pembentukan awan hujan di wilayah sekitarnya.

Baca juga:Wilayah yang Berpotensi Hujan Lebat

Kombinasi berbagai sistem atmosfer tersebut menyebabkan potensi cuaca signifikan di sejumlah wilayah Indonesia.

BMKG mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat di beberapa daerah berikut:

Selain wilayah tersebut, sejumlah daerah lain juga diperkirakan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

Baca juga:Prakiraan Cuaca di Sejumlah Kota Besar

Untuk wilayah Indonesia bagian barat, BMKG memperkirakan beberapa kota besar akan mengalami kondisi cuaca yang bervariasi.

Potensi hujan disertai petir diperkirakan terjadi di Banjarmasin. Sementara itu, hujan lebat berpotensi mengguyur Yogyakarta.

Adapun sejumlah kota lain seperti Padang, Pekanbaru, Jambi, Bengkulu, Palembang, Pangkalpinang, dan Bandar Lampung diprediksi mengalami hujan ringan. Kondisi serupa juga berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah Jawa dan Kalimantan.

Sementara itu, cuaca berawan tebal diperkirakan terjadi di Banda Aceh, Medan, dan Tanjung Pinang.

Untuk wilayah Indonesia bagian timur, potensi hujan sedang diperkirakan terjadi di Denpasar, Manado, Nabire, dan Jayawijaya.

Sedangkan kota-kota seperti Kupang, Makassar, Kendari, Mamuju, Palu, Ternate, Ambon, Jayapura, dan Merauke diprediksi mengalami hujan ringan.

BMKG juga memperkirakan kondisi berawan tebal di Mataram, Gorontalo, dan Manokwari. Sementara itu, asap atau kabut berpotensi terjadi di wilayah Sorong.

BMKG mengimbau masyarakat untuk terus memantau perkembangan update cuaca hari ini melalui situs resmi BMKG maupun media sosial agar dapat mengantisipasi dampak cuaca ekstrem sejak dini.

Editor : Ayu Dhea Cheryl
#bmkg #Cuaca Hari Ini 6 Maret 2026 #prakiraan cuaca indonesia #Hujan lebat Indonesia #bibit siklon tropis