Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

THR ASN 2026 Belum Cair, Ini Update Terbaru Tunjangan Profesi Guru (TPG) dan Percepatan Pencairannya

Krisna Pambudi • Jumat, 6 Maret 2026 | 12:00 WIB

THR ASN 2026 belum cair. (Ilustrasi: Gemini)
THR ASN 2026 belum cair. (Ilustrasi: Gemini)

RADAR TULUNGAGUNG - THR ASN 2026 hingga akhir Februari masih menjadi pertanyaan besar bagi banyak aparatur sipil negara, termasuk para guru.

Sampai saat ini, pemerintah belum mengumumkan secara resmi jadwal pencairan tunjangan hari raya tersebut.

Informasi terbaru menyebutkan bahwa THR ASN 2026 memang sudah disiapkan pemerintah. Bahkan, Menteri Keuangan menyatakan anggaran yang disediakan mencapai Rp55 triliun.

Namun, keputusan resmi terkait pencairannya masih menunggu pengumuman langsung dari Presiden.

Hal ini membuat banyak guru dan ASN masih menunggu kepastian terkait kapan THR ASN 2026 benar-benar cair.

Hingga akhir Februari 2026, belum ada laporan pencairan maupun pengumuman resmi dari pemerintah pusat.

Meski demikian, pemerintah memastikan bahwa anggaran tersebut sudah dialokasikan. Artinya, pencairan tinggal menunggu keputusan dan pengumuman resmi dari Presiden.

Pencairan Tunjangan Profesi Guru Mulai Masif

Di tengah penantian pencairan THR, kabar baik datang dari penyaluran Tunjangan Profesi Guru (TPG) tahun 2026.

Untuk periode Januari dan Februari 2026, pencairan TPG dilaporkan mulai berjalan secara masif di berbagai daerah.

Meski demikian, masih ada sebagian guru yang belum menerima karena Surat Keputusan Tunjangan Profesi (SKTP) mereka belum terbit.

SKTP menjadi salah satu syarat utama agar dana TPG dapat disalurkan. Jika SKTP belum terbit, maka pembayaran tunjangan sertifikasi guru otomatis belum bisa diproses.

Karena itu, para guru yang belum menerima TPG diminta untuk memastikan seluruh data administrasi sudah lengkap dan valid dalam sistem.

Kementerian Agama Percepat Penyaluran TPG Guru Madrasah

Kabar penting lainnya datang dari Kementerian Agama.

Pada 20 Februari 2026, Kemenag mengeluarkan surat edaran terkait percepatan penyaluran tunjangan profesi guru bagi guru madrasah.

Edaran tersebut memberikan instruksi kepada seluruh jajaran di daerah untuk segera mempercepat proses pencairan tunjangan guru.

Ada beberapa poin penting dalam surat edaran tersebut.

Pertama, seluruh operator madrasah diminta segera melakukan pengisian jadwal pembelajaran dan perhitungan beban kerja guru melalui aplikasi EMIS GTK.

Kedua, kepala bidang pendidikan madrasah serta kepala seksi di daerah diminta segera memproses pencairan tunjangan profesi guru bagi guru, kepala madrasah, dan pengawas madrasah.

Ketiga, pemerintah menegaskan bahwa pencairan TPG harus dilakukan setiap bulan, bukan lagi per tiga bulan seperti sebelumnya.

Guru Lulus PPG 2025 Bisa Terima TPG Mulai Januari 2026

Kabar baik lainnya adalah bagi guru madrasah yang lulus Pendidikan Profesi Guru (PPG) pada tahun 2025.

Dalam edaran tersebut dijelaskan bahwa guru yang sudah lulus PPG dan memperoleh Nomor Registrasi Guru (NRG) dapat menerima tunjangan profesi mulai Januari 2026.

Artinya, para guru baru yang telah memenuhi syarat tidak perlu menunggu terlalu lama untuk mendapatkan hak tunjangan sertifikasi mereka.

Kebijakan ini dinilai sebagai langkah pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan guru sekaligus memberikan kepastian pembayaran hak mereka.

Sistem Baru: TPG Dicairkan Setiap Bulan

Salah satu perubahan penting pada tahun 2026 adalah sistem pencairan TPG yang kini dilakukan setiap bulan.

Sebelumnya, tunjangan profesi guru biasanya dicairkan setiap tiga bulan sekali. Namun sistem tersebut dinilai membuat guru harus menunggu terlalu lama.

Dengan skema baru ini, guru dapat menerima tunjangan lebih cepat dan bisa merencanakan keuangan mereka dengan lebih baik.

Pada Januari 2026 saja, pemerintah telah menyalurkan TPG kepada sekitar 1,29 juta guru dengan total anggaran mencapai Rp5,26 triliun.

Penyaluran Tunjangan Guru 2025 Capai 99,93 Persen

Secara keseluruhan, penyaluran berbagai tunjangan guru pada tahun 2025 menunjukkan capaian yang sangat tinggi.

Pemerintah mencatat realisasi penyaluran tunjangan ASN di sektor pendidikan mencapai 99,93 persen.

Rinciannya, tunjangan profesi guru tersalurkan sebesar Rp67,28 triliun kepada sekitar 1,48 juta guru.

Selain itu, tunjangan khusus guru (TKG) mencapai Rp2,27 triliun untuk lebih dari 57 ribu guru.

Sedangkan dana tambahan penghasilan atau tamsil guru telah disalurkan sekitar Rp470 miliar kepada lebih dari 191 ribu guru.

Capaian tersebut menjadi dasar optimisme pemerintah untuk meningkatkan pelayanan pencairan tunjangan guru pada tahun 2026 agar lebih cepat, tepat, dan merata.

Editor : Krisna Pambudi
#guru madrasah kemenag #Pencairan TPG #TPG 2026 #THR ASN #Tunjangan Profesi Guru