RADAR TULUNGAGUNG - Kabar baik bagi jutaan masyarakat Indonesia. Program bansos Maret 2026 kembali digulirkan pemerintah dengan sejumlah bantuan yang mulai disalurkan menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Penyaluran bansos Maret 2026 ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga daya beli masyarakat di tengah kenaikan harga bahan pokok yang biasanya terjadi selama bulan Ramadan.
Melalui paket stimulus ekonomi kuartal pertama 2026, pemerintah menyiapkan anggaran besar untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi. Sejumlah bantuan sosial seperti Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT), bantuan pangan, hingga Program Indonesia Pintar (PIP) mulai disalurkan secara bertahap.
Total anggaran stimulus ekonomi yang digelontorkan pemerintah mencapai puluhan triliun rupiah. Tujuannya untuk menjaga stabilitas ekonomi sekaligus membantu masyarakat menghadapi kenaikan harga pangan menjelang Lebaran.
PKH Kembali Cair untuk 10 Juta Keluarga
Program Keluarga Harapan atau PKH masih menjadi salah satu bansos Maret 2026 yang paling dinantikan masyarakat.
Pada tahun ini, pemerintah menargetkan sekitar 10 juta keluarga penerima manfaat (KPM). Total anggaran yang dialokasikan untuk program tersebut mencapai sekitar Rp28 triliun.
Hingga awal Maret 2026, jutaan keluarga sudah mulai menerima bantuan tersebut. Penyaluran dilakukan melalui rekening bank maupun melalui PT Pos Indonesia, khususnya bagi masyarakat yang berada di wilayah 3T, yaitu daerah terdepan, terluar, dan tertinggal.
Skema penyaluran melalui PT Pos Indonesia dilakukan agar masyarakat yang tidak memiliki akses perbankan tetap dapat menerima bantuan secara langsung.
Selain itu, pemerintah juga mulai menggunakan sistem Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN). Melalui sistem ini, terdapat tambahan sekitar satu juta penerima baru pada triwulan pertama 2026.
BPNT Tahap Awal Cair Rp600.000
Selain PKH, bansos Maret 2026 juga mencakup Bantuan Pangan Non Tunai atau BPNT yang sering dikenal sebagai kartu sembako.
Program ini memiliki anggaran yang cukup besar, yakni sekitar Rp43,8 triliun dengan sasaran lebih dari 18 juta keluarga penerima manfaat.
Untuk pencairan tahap pertama di bulan Maret, setiap keluarga penerima manfaat akan menerima bantuan sebesar Rp600.000.
Nominal tersebut merupakan akumulasi dari tiga bulan sekaligus. Jika dihitung per bulan, setiap penerima memperoleh Rp200.000 yang dapat digunakan untuk membeli kebutuhan pokok melalui toko atau agen yang telah bekerja sama.
Bantuan Pangan: 20 Kg Beras dan 4 Liter Minyak Goreng
Selain bantuan tunai, pemerintah juga menyalurkan bantuan pangan untuk membantu masyarakat menghadapi kenaikan harga sembako.
Dalam program ini, setiap keluarga penerima manfaat akan memperoleh bantuan berupa 20 kilogram beras serta 4 liter minyak goreng.
Bantuan tersebut merupakan alokasi untuk dua bulan sekaligus, yakni Februari dan Maret, yang akan disalurkan dalam satu kali pengiriman.
Program ini dikelola oleh Perum Bulog dengan anggaran hampir Rp3 triliun. Langkah tersebut diharapkan dapat menjaga stabilitas harga pangan sekaligus membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pokok selama Ramadan.
Program Indonesia Pintar Juga Mulai Dicairkan
Kabar baik juga datang bagi keluarga yang memiliki anak usia sekolah. Program Indonesia Pintar (PIP) juga termasuk dalam rangkaian bansos Maret 2026 yang mulai disalurkan.
Bantuan pendidikan ini diberikan melalui rekening Simpanan Pelajar (SimPel) dan besarnya berbeda sesuai jenjang pendidikan.
Untuk siswa SD sederajat, bantuan mencapai Rp450.000 per tahun. Sementara siswa SMP menerima Rp750.000 per tahun.
Sedangkan bagi siswa SMA atau SMK sederajat, bantuan pendidikan bisa mencapai Rp1.800.000 per tahun.
Dana tersebut diharapkan dapat membantu biaya pendidikan sehingga siswa tetap dapat melanjutkan sekolah tanpa kendala ekonomi.
Baca Juga: Jaga Harga Bahan Pokok Saat Ramadan, Kecamatan Kedungwaru Tulungagung Gelar Gerakan Pangan Murah
Stimulus Tambahan Jelang Lebaran
Selain bansos, pemerintah juga menyiapkan stimulus tambahan untuk mendukung mobilitas masyarakat menjelang Lebaran.
Beberapa kebijakan yang disiapkan antara lain diskon tiket transportasi umum serta potongan tarif jalan tol pada periode mudik.
Kebijakan ini bertujuan meringankan biaya perjalanan masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan konsumsi rumah tangga.
Dengan berbagai program bansos Maret 2026 tersebut, pemerintah berharap masyarakat yang rentan secara ekonomi tetap terlindungi dari dampak inflasi dan kenaikan harga kebutuhan pokok.
Masyarakat juga diimbau untuk rutin memeriksa status penerimaan bantuan melalui sistem resmi atau berkoordinasi dengan pendamping sosial di wilayah masing-masing.
Editor : Muhammad Rusdian Nuzula