TULUNGAGUNG – Pemerintah kembali membuka kesempatan besar bagi generasi muda untuk menjadi aparatur sipil negara. Pada tahun ini, CPNS Kementerian Agama 2024 menyediakan total 20.772 formasi bagi masyarakat yang ingin mengabdi sebagai pegawai negeri sipil di lingkungan Kementerian Agama (Kemenag).
Kepala Biro Kepegawaian Kementerian Agama, Wawan Junaidi, mengatakan pembukaan CPNS Kementerian Agama 2024 menjadi bagian dari rekrutmen besar-besaran ASN yang dilakukan pemerintah di era Presiden Joko Widodo. Secara nasional, jumlah formasi yang dibuka mencapai lebih dari satu juta pegawai negeri sipil.
“Ini adalah berkah bagi generasi muda Indonesia. Untuk Kementerian Agama sendiri kita dipercaya membuka rekrutmen sebanyak 20.772 formasi,” kata Wawan dalam sebuah podcast yang membahas rekrutmen ASN.
Ia menambahkan bahwa kesempatan ini terbuka bagi fresh graduate berusia 18 hingga 35 tahun yang ingin berkontribusi membangun negara melalui pelayanan publik di bidang keagamaan.
Jadwal Pendaftaran CPNS Kementerian Agama 2024
Menurut Wawan, pengumuman resmi CPNS Kementerian Agama 2024 telah disampaikan melalui situs resmi Kementerian Agama sejak 31 Agustus 2024.
Sementara itu, proses pendaftaran dilakukan mulai 1 hingga 14 September 2024. Setelah masa pendaftaran berakhir, peserta akan mengikuti tahapan seleksi administrasi sebelum melanjutkan ke proses seleksi berikutnya.
“Detail tahapan seleksi bisa dilihat langsung di tabel pengumuman resmi di website Kementerian Agama,” jelasnya.
Rekrutmen ini khusus dibuka untuk Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) terlebih dahulu. Sementara untuk Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) diperkirakan akan dibuka pada akhir September atau awal Oktober.
Formasi Umum dan Khusus
Dalam rekrutmen CPNS tahun ini, Kementerian Agama membuka dua jenis formasi, yakni formasi umum dan formasi khusus.
Secara prinsip, jabatan yang dilamar pada kedua kategori tersebut sama. Namun, formasi khusus diberikan kepada beberapa kelompok tertentu sebagai bentuk kebijakana firmasi pemerintah.
Beberapa kategori formasi khusus tersebut antara lain:
Lulusan cumlaude dari perguruan tinggi
Penyandang disabilitas
Putra-putri Papua
Putra-putri Kalimantan sebagai bagian dari pengembangan Ibu Kota Nusantara (IKN)
“Kita memberikan afirmative action kepada kelompok tertentu agar mereka juga memiliki kesempatan yang sama untuk mengabdi di Kementerian Agama,” ujar Wawan.
Lulusan Ma’had Ali Kini Bisa Ikut CPNS
Salah satu kebijakan baru dalam CPNS Kementerian Agama 2024 adalah dibukanya kesempatan bagi lulusan Ma’had Ali.
Ma’had Ali merupakan satuan pendidikan keagamaan Islam formal yang setara dengan jenjang sarjana (S1). Untuk pertama kalinya, lulusan lembaga pendidikan tersebut mendapat akses mengikuti seleksi CPNS.
Kebijakan ini merupakan hasil diskusi antara Menteri Agama, Menteri PAN-RB, serta Badan Kepegawaian Negara (BKN).
“Tahun ini akhirnya lulusan Ma’had Ali bisa ikut mendaftar CPNS karena pendidikan mereka sudah setara dengan S1,” ungkap Wawan.
Adapun beberapa jabatan yang dapat dilamar lulusan Ma’had Ali antara lain:
Guru agama
Penyuluh agama Islam
Penghulu
Pentashih Al-Qur’an
Pengembang tafsir Al-Qur’an
Pengawas jaminan produk halal
Meski demikian, jumlah formasi yang dialokasikan untuk lulusan Ma’had Ali masih terbatas, yakni sekitar 59 formasi.
Tahapan Seleksi CPNS Kemenag
Proses seleksi CPNS Kementerian Agama terdiri dari dua tahapan utama, yakni:
Seleksi Kompetensi Dasar (SKD)
Tahap pertama adalah Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) yang dilaksanakan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT) oleh BKN.
Peserta yang lolos seleksi administrasi berhak mengikuti SKD. Dari hasil tes tersebut, peserta yang lolos adalah tiga kali jumlah formasi yang tersedia.
Seleksi Kompetensi Bidang (SKB)
Peserta yang lolos SKD kemudian mengikuti Seleksi Kompetensi Bidang (SKB).
Komponen penilaian SKB meliputi:
CAT BKN: 50 persen
Ujian praktik dan sikap kerja berperspektif moderasi beragama: 40 persen
Wawancara moderasi beragama: 10 persen
Wawan menegaskan bahwa pemahaman mengenai moderasi beragama menjadi salah satu aspek penting bagi calon ASN di Kementerian Agama.
“Kita ingin memastikan calon pegawai memiliki pemahaman tentang toleransi, tidak diskriminatif, dan mampu melayani masyarakat dari berbagai latar belakang agama,” katanya.
PPPK Boleh Daftar CPNS
Kabar baik lainnya, pegawai yang saat ini berstatus PPPK juga diperbolehkan mengikuti seleksi CPNS tahun ini.
Namun, mereka harus memenuhi beberapa syarat, salah satunya mendapatkan izin dari pimpinan satuan kerja masing-masing.
Jika tidak lolos seleksi CPNS, status mereka sebagai PPPK tetap aman.
Pesan untuk Calon Peserta
Di akhir wawancara, Wawan mengingatkan calon peserta agar mempersiapkan diri dengan baik dan tidak mudah percaya pada pihak yang menjanjikan kelulusan.
Ia menegaskan bahwa proses seleksi CPNS sepenuhnya gratis dan transparan.
“Tidak ada agen penyalur atau orang yang bisa menjamin kelulusan. Kalau lulus, itu murni karena kemampuan peserta sendiri,” tegasnya.
Ia juga mengingatkan bahwa menjadi PNS berarti menjadi pelayan publik, bukan untuk dilayani.
“Orientasinya harus melayani masyarakat dan memberikan yang terbaik bagi bangsa,” pungkasnya.
Editor : Izahra Nurrafidah