Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

THR ASN 2026 Mulai Cair 6 Maret, Menkeu Ungkap Realisasi Baru Rp3 Triliun dari Anggaran Rp55 Triliun, Ini Penjelasan Soal Pajak dan Proses Pembayaran

Divka Vance Yandriana • Rabu, 11 Maret 2026 | 21:25 WIB

Isu rapel dan kenaikan gaji pensiunan PNS 2026 ramai jelang April. PT Taspen menegaskan belum ada keputusan resmi pemerintah.
Isu rapel dan kenaikan gaji pensiunan PNS 2026 ramai jelang April. PT Taspen menegaskan belum ada keputusan resmi pemerintah.

RADAR TULUNGAGUNG – Informasi mengenai THR ASN 2026 kembali menjadi sorotan setelah beredar berbagai keluhan di media sosial terkait keterlambatan pencairan tunjangan hari raya bagi aparatur sipil negara.

Dalam sejumlah diskusi yang viral, banyak ASN termasuk guru menyebut THR ASN 2026 belum masuk ke rekening mereka meskipun Idul Fitri semakin dekat. Hal ini memunculkan pertanyaan mengenai kapan sebenarnya tunjangan tersebut dicairkan.

Isu tersebut juga disertai perbandingan dengan pensiunan yang disebut sudah menerima THR lebih dulu sejak awal Maret.

Baca Juga: Heboh Isu Rapel dan Kenaikan Gaji Pensiunan PNS Jelang April 2026, PT Taspen Kediri Tegaskan Faktanya: Belum Ada Keputusan Pemerintah

Namun pemerintah menegaskan bahwa proses pencairan sebenarnya sudah berjalan sejak awal bulan.

Pemerintah: THR ASN Sudah Mulai Dibayarkan

Menteri Keuangan Purbaya Yudi Sadewa menjelaskan bahwa pencairan THR ASN 2026 mulai dilakukan sejak 6 Maret 2026.

Menurutnya, instansi yang telah mengajukan proses pencairan dapat langsung memproses pembayaran kepada pegawai.

Hingga 6 Maret, THR untuk aparatur negara di pemerintah pusat telah dibayarkan sekitar Rp3 triliun kepada sekitar 631.000 pegawai dari total sekitar 2,2 juta ASN pusat.

Baca Juga: Cek Fakta: Benarkah Rapel Gaji Pensiunan Cair Setelah THR? Simak Penjelasan TASPEN Terkait Golongan Penerima Nominal Tertinggi

Artinya, masih terdapat sebagian besar pegawai yang menunggu proses pencairan dari instansi masing-masing.

THR Pensiunan Sudah Hampir Selesai

Sementara itu, pembayaran THR bagi para pensiunan telah berjalan lebih cepat.

Data pemerintah menunjukkan bahwa sekitar Rp12,4 triliun telah disalurkan kepada sekitar 3,6 juta pensiunan atau sekitar 93,5 persen dari total penerima.

Perbedaan kecepatan ini terjadi karena pembayaran pensiunan dilakukan melalui sistem terpusat sehingga prosesnya lebih cepat dibandingkan ASN aktif yang harus melalui mekanisme instansi masing-masing.

Baca Juga: Cek Fakta: Benarkah Rapel Gaji Pensiunan Cair 11 Maret 2026? PT Taspen Bongkar Hoaks Video AI Menteri Keuangan

ASN Daerah Masih Proses Penyaluran

Untuk ASN di pemerintah daerah, realisasi pembayaran THR hingga awal Maret masih relatif kecil.

Data menunjukkan bahwa sekitar Rp17,6 miliar telah dibayarkan kepada sekitar 17 ribu pegawai daerah.

Pemerintah menegaskan bahwa anggaran sebenarnya telah tersedia dan proses pembayaran hanya menunggu kecepatan masing-masing instansi dalam mengajukan serta menyalurkan dana.

Penjelasan Soal Pajak THR ASN dan Swasta

Menanggapi keluhan pekerja swasta mengenai pemotongan pajak THR, Menteri Keuangan menjelaskan bahwa pada dasarnya semua THR merupakan bagian dari penghasilan yang dikenakan pajak.

Namun terdapat perbedaan mekanisme antara ASN dan pekerja swasta.

Direktur Jenderal Pajak Kementerian Keuangan Bimo Wijayanto menjelaskan bahwa THR ASN, TNI, dan Polri juga dikenakan pajak.

Perbedaannya, pajak tersebut ditanggung oleh pemerintah karena sumber pendanaannya berasal dari anggaran negara.

Sementara itu bagi pekerja swasta, mekanisme pembayaran pajak dapat ditanggung oleh perusahaan maupun karyawan sesuai kebijakan masing-masing perusahaan.

Untuk tahun 2026, pemerintah menyiapkan anggaran sekitar Rp55 triliun untuk pembayaran THR ASN, meningkat sekitar 10 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai Rp49 triliun.

Editor : Divka Vance Yandriana
#THR ASN #THR ASN 2026 apakah naik #THR ASN 2026