Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Berita Pensiunan Hari Inii 2026: Pemerintah Cairkan THR Triliunan Rupiah, Lebih dari 3,6 Juta Pensiunan Sudah Terima Pembayaran

Muhammad Rusdian Nuzula • Kamis, 12 Maret 2026 | 13:55 WIB

Berita pensiunan hari inii 2026: THR Rp11 triliun sudah cair untuk ASN dan jutaan pensiunan. Simak perkembangan pencairannya.
Berita pensiunan hari inii 2026: THR Rp11 triliun sudah cair untuk ASN dan jutaan pensiunan. Simak perkembangan pencairannya.

RADAR TULUNGAGUNG - Berita pensiunan hari inii kembali menjadi perhatian publik setelah pemerintah mengumumkan perkembangan terbaru mengenai pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi aparatur negara dan pensiunan pada 2026.

Pemerintah memastikan bahwa proses pembayaran THR telah berjalan dan sebagian besar penerima sudah mulai mendapatkan hak mereka. Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga daya beli masyarakat menjelang Hari Raya Idulfitri.

Kementerian Keuangan mengungkapkan bahwa hingga awal Maret 2026, realisasi pembayaran THR bagi aparatur negara telah mencapai sekitar Rp11 triliun.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan dana tersebut telah disalurkan kepada jutaan penerima yang berasal dari berbagai instansi pemerintah.

Baca Juga: Kenaikan Gaji ASN Era Prabowo Segera Berlaku? Perpres Sudah Terbit, Tapi Besarannya Masih Misterius

THR ASN Sudah Menjangkau Jutaan Penerima

Dalam laporan terbaru, pemerintah menyebutkan bahwa dana THR telah dibayarkan kepada lebih dari dua juta aparatur negara yang bekerja di lingkungan pemerintah pusat.

Rinciannya mencakup berbagai kategori pegawai negara, antara lain pegawai negeri sipil, pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja, anggota kepolisian, prajurit TNI, hingga pegawai non-PNS.

Nilai pembayaran terbesar diberikan kepada PNS dengan total lebih dari Rp6 triliun untuk ratusan ribu pegawai.

Selain itu, PPPK juga menerima ratusan miliar rupiah, sementara anggota Polri dan prajurit TNI mendapatkan pembayaran THR dalam jumlah triliunan rupiah.

Proses pembayaran ini dilakukan melalui ribuan satuan kerja kementerian dan lembaga yang mengajukan pencairan dana kepada Kementerian Keuangan.

Jutaan Pensiunan Sudah Terima THR

Selain aparatur aktif, pemerintah juga menyalurkan THR kepada para pensiunan.

Data terbaru menunjukkan bahwa pembayaran THR pensiunan telah mencapai lebih dari Rp11,5 triliun.

Dana tersebut disalurkan kepada sekitar 3,6 juta pensiunan di seluruh Indonesia.

Penyaluran dilakukan melalui dua lembaga pengelola dana pensiun, yaitu PT Taspen dan PT Asabri.

Taspen menyalurkan sekitar Rp10 triliun kepada lebih dari 3 juta pensiunan ASN.

Sementara itu, Asabri menyalurkan sekitar Rp1,4 triliun kepada lebih dari 500 ribu pensiunan dari unsur TNI dan Polri.

Secara keseluruhan, tingkat realisasi pembayaran THR pensiunan telah mencapai lebih dari 94 persen.

Baca Juga: Ratusan Tenaga P3K Paruh Waktu Datangi Kantor Bupati Bireuen, Gaji Belum Jelas hingga Kontrak Kerja Tertulis Rp0

Penyaluran THR ASN Daerah Masih Terbatas

Berbeda dengan pemerintah pusat, pembayaran THR bagi aparatur sipil negara di daerah masih berjalan lebih lambat.

Hingga awal Maret 2026, baru beberapa pemerintah daerah yang menyelesaikan proses pembayaran.

Nilai realisasi yang tercatat baru mencapai sekitar Rp127 miliar untuk lebih dari 16 ribu pegawai daerah.

Jumlah tersebut berasal dari tiga pemerintah daerah yang telah menyelesaikan proses administrasi pencairan.

Pemerintah memperkirakan pembayaran THR ASN daerah akan meningkat dalam beberapa waktu ke depan seiring bertambahnya pengajuan pencairan dana.

Baca Juga: Pensiunan Sudah Terima, Guru Masih Menunggu: Ini Jadwal Pencairan THR Guru 2026 dan Batas SP2D 17 Maret

Anggaran THR Sudah Disiapkan Pemerintah

Pemerintah menegaskan bahwa seluruh anggaran untuk pembayaran THR telah disiapkan sejak awal tahun.

Total anggaran yang dialokasikan untuk program ini mencapai sekitar Rp55 triliun.

Dana tersebut dapat langsung dicairkan apabila instansi yang bersangkutan telah mengajukan permintaan pembayaran kepada Kementerian Keuangan.

Karena itu, pemerintah memastikan tidak ada kendala terkait ketersediaan dana.

Jika ada aparatur atau pensiunan yang belum menerima THR, kemungkinan besar hal tersebut disebabkan oleh proses administrasi dari instansi masing-masing yang belum selesai.

Dengan pencairan yang terus berlangsung, pemerintah berharap seluruh penerima dapat segera memperoleh hak mereka sebelum perayaan Idulfitri.

Editor : Muhammad Rusdian Nuzula
#berita pensiunan hari ini #THR pensiunan 2026 #THR ASN 2026