RADAR TULUNGAGUNG – Profil Benjamin Netanyahu kembali menjadi sorotan dunia internasional. Perdana Menteri Israel tersebut dikenal sebagai pemimpin paling lama berkuasa dalam sejarah Israel sekaligus figur politik yang sangat kontroversial di Timur Tengah.
Sejak dilantik kembali pada 31 Maret 2009, Benjamin Netanyahu hampir terus memimpin Israel hingga sekarang, kecuali jeda singkat selama sekitar 18 bulan antara Juni 2021 hingga Desember 2022. Masa kepemimpinannya yang panjang menjadikannya Perdana Menteri Israel dengan masa jabatan terlama sepanjang sejarah negara tersebut.
Meski sering menghadapi kritik keras, tuduhan korupsi, dan perdebatan politik tajam, Benjamin Netanyahu tetap mampu mempertahankan kekuasaannya. Banyak analis menilai keberhasilannya bertahan di panggung politik Israel karena kemampuannya membangun koalisi baru dan mencari sekutu politik setiap kali menghadapi krisis.
Lalu bagaimana perjalanan hidup Benjamin Netanyahu hingga menjadi salah satu tokoh politik paling berpengaruh di Timur Tengah?
Lahir di Masa Awal Berdirinya Israel
Benjamin Netanyahu lahir pada 21 Oktober 1949 di Tel Aviv, Israel. Saat itu negara Israel masih sangat muda karena baru berdiri sekitar satu setengah tahun setelah deklarasi kemerdekaan pada 14 Mei 1948.
Israel sendiri terbentuk dari wilayah Mandat Palestina yang sebelumnya berada di bawah kekuasaan Inggris sejak berakhirnya Perang Dunia I.
Ayah Netanyahu, Benzion Netanyahu, merupakan seorang sejarawan Yahudi yang terkenal. Ia lahir di Warsawa, Polandia, pada 1910 dan berasal dari keluarga Yahudi yang kemudian bermigrasi ke Palestina pada 1920.
Nama keluarga mereka awalnya adalah Milejkowski. Namun setelah pindah ke Palestina, keluarga tersebut mengganti nama menjadi Netanyahu yang berarti “diberikan oleh Tuhan”.\
Pengaruh Keluarga Nasionalis
Benzion Netanyahu dikenal sebagai akademisi yang mempelajari sejarah komunitas Yahudi di Spanyol pada abad pertengahan, terutama sebelum pengusiran besar-besaran pada akhir abad ke-15.
Selain sebagai sejarawan, ia juga dikenal sebagai nasionalis Israel yang kuat. Benzion mendukung gagasan “Israel Raya”, yaitu konsep negara Israel yang mencakup wilayah lebih luas dari Palestina hingga beberapa wilayah di Timur Tengah.
Pemikiran politik ayahnya ini disebut banyak pihak turut memengaruhi pandangan politik Benjamin Netanyahu di masa depan.
Sejak kecil, Netanyahu tumbuh di lingkungan keluarga intelektual yang sangat menekankan pendidikan dan identitas nasional Yahudi.
Karier Politik yang Panjang
Benjamin Netanyahu mulai dikenal luas dalam dunia politik Israel setelah terlibat dalam berbagai posisi diplomatik dan pemerintahan.
Ia pertama kali menjabat sebagai Perdana Menteri Israel pada 1996 dan sejak saat itu menjadi salah satu tokoh paling dominan dalam politik negara tersebut.
Namun puncak kekuasaannya terjadi setelah ia kembali menjadi Perdana Menteri pada 2009. Sejak saat itu Netanyahu memimpin Israel selama lebih dari satu dekade.
Masa kepemimpinannya bahkan menjadikannya sebagai Perdana Menteri Israel terlama dalam sejarah negara tersebut.
Politik yang Memecah Belah
Kesuksesan politik Netanyahu sering disebut unik karena ia dikenal sebagai politisi yang sangat divisif.
Di satu sisi, banyak pendukungnya melihat Netanyahu sebagai pemimpin kuat yang mampu menjaga keamanan Israel dan mempertahankan kepentingan nasional.
Namun di sisi lain, lawan politiknya menilai Netanyahu telah mengubah arah politik Israel menjadi lebih keras dan polaristik.
Kebijakannya sering memicu perdebatan tajam baik di dalam negeri maupun di tingkat internasional.
Tuduhan Korupsi dan Kontroversi
Sepanjang kariernya, Benjamin Netanyahu juga menghadapi berbagai tuduhan hukum, termasuk dugaan kasus korupsi.
Beberapa kasus yang menyeret namanya berkaitan dengan dugaan penerimaan hadiah mewah dari pengusaha serta upaya mempengaruhi pemberitaan media.
Meski demikian, Netanyahu membantah tuduhan tersebut dan menyebutnya sebagai serangan politik dari para lawannya.
Kontroversi tersebut tidak sepenuhnya menghentikan karier politiknya. Ia tetap mampu memenangkan sejumlah pemilu dan mempertahankan posisinya sebagai pemimpin Israel.
Sosok Paling Berpengaruh di Politik Israel Modern
Hingga kini, Benjamin Netanyahu masih dianggap sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh dalam sejarah politik modern Israel.
Kemampuannya bertahan di tengah tekanan politik, kritik internasional, hingga kasus hukum menjadikannya figur yang sangat kuat sekaligus kontroversial.
Bagi pendukungnya, Netanyahu adalah pemimpin yang mampu menjaga keamanan dan kekuatan Israel. Namun bagi para pengkritiknya, ia dianggap sebagai tokoh yang memicu polarisasi politik di Israel dan kawasan Timur Tengah.
Dengan rekam jejak panjang tersebut, nama Benjamin Netanyahu hampir selalu muncul dalam setiap pembahasan mengenai politik Israel dan konflik di Timur Tengah.
Editor : Edo Trianto