TULUNGAGUNG - Daftar 10 orang terkaya di Indonesia versi Forbes kembali menjadi perhatian publik. Para konglomerat ini memiliki kekayaan hingga ratusan triliun rupiah dan berasal dari berbagai sektor bisnis seperti tambang, perbankan, media, hingga properti.
Menariknya, sebagian besar dari orang terkaya di Indonesia tersebut tidak terlalu sering menampilkan gaya hidup mewah di publik. Namun di balik itu, mereka mengendalikan kerajaan bisnis besar yang beroperasi di berbagai sektor strategis.
Berikut daftar 10 orang terkaya di Indonesia versi Forbes yang kekayaannya mencapai ratusan triliun rupiah.
Dewi Kam (Posisi 10)
Di posisi ke-10 terdapat Dewi Kam, seorang pengusaha dan investor yang memiliki kekayaan sekitar 4,8 miliar dolar AS atau setara Rp76,8 triliun.
Dewi Kam dikenal sebagai pemegang saham di sejumlah perusahaan energi dan pertambangan. Salah satunya adalah PT Bayan Resources, perusahaan tambang batu bara besar di Indonesia. Ia memiliki sekitar 10 persen saham di perusahaan tersebut.
Lonjakan harga saham Bayan Resources pada 2022 membuat kekayaan Dewi Kam meningkat tajam hingga lebih dari dua kali lipat.
Baca Juga: Berkah Ramadan, Karyawan PG Modjopanggoong Tulungagung Berbagi dengan Anak Yatim
Selain itu, Dewi Kam juga memiliki perusahaan energi seperti PT Sumber Gas Sakti Prima yang terlibat dalam proyek pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) di Jeneponto, Sulawesi Selatan, serta proyek PLTU di Cilacap, Jawa Tengah.
Chairul Tanjung (Posisi 9)
Posisi kesembilan ditempati oleh Chairul Tanjung dengan kekayaan sekitar 5,2 miliar dolar AS atau sekitar Rp84,2 triliun.
Chairul Tanjung merupakan pemilik CT Corp, sebuah konglomerasi bisnis yang memiliki berbagai lini usaha mulai dari media, ritel, hiburan, hingga jasa keuangan.
Baca Juga: Resmi Pimpin PAN Tulungagung, Rijal Abdulloh Siapkan Transformasi Parpol Modern
Beberapa perusahaan besar di bawah CT Corp antara lain Trans TV, Trans7, CNN Indonesia, CNBC Indonesia, serta jaringan ritel Transmart. Selain itu, CT Corp juga mengelola bisnis hiburan seperti Trans Studio, Trans Snow World, dan jaringan hotel.
Datuk Sri Tahir (Posisi 8)
Di posisi kedelapan ada Datuk Sri Tahir, pemilik Mayapada Group dengan kekayaan sekitar 4,9 miliar dolar AS atau Rp79,3 triliun.
Mayapada Group memiliki bisnis di berbagai sektor seperti perbankan, kesehatan, properti, hingga media. Beberapa perusahaan yang berada di bawah grup ini antara lain Bank Mayapada, Mayapada Hospital, serta berbagai proyek properti seperti Mayapada Tower dan Mall Bali Galeria.
Baca Juga: Haji Her Sultan Madura Gelar Acara Selawat dan Bagi-bagi Uang, Istana 3 Hektar Jadi Sorotan Publik
Agus Projosasmito (Posisi 7)
Nama baru dalam daftar orang terkaya Indonesia adalah Agus Projosasmito. Ia memiliki kekayaan sekitar 7,8 miliar dolar AS atau sekitar Rp126 triliun.
Agus dikenal sebagai Presiden Komisaris PT Amman Mineral Internasional, perusahaan tambang emas dan tembaga besar di Indonesia. Lonjakan harga saham perusahaan tersebut membuat kekayaannya meningkat drastis.
Sri Prakash Lohia (Posisi 6)
Di posisi keenam terdapat Sri Prakash Lohia, pemilik Indorama Corporation, dengan kekayaan sekitar 8,7 miliar dolar AS atau sekitar Rp140 triliun.
Baca Juga: Haji Her Dermawan: Bagikan Rp93 Juta Lewat Ompreng MBG untuk 1.877 Siswa di Bangkalan Madura
Indorama merupakan perusahaan multinasional yang bergerak di bidang petrokimia, tekstil, pupuk, hingga energi. Perusahaan ini memiliki puluhan pabrik di berbagai negara seperti Indonesia, India, Turki, hingga Brasil.
Anthony Salim (Posisi 5)
Posisi kelima ditempati oleh Anthony Salim dengan kekayaan sekitar 12,8 miliar dolar AS atau sekitar Rp207 triliun.
Anthony Salim merupakan pemimpin Salim Group, konglomerasi bisnis besar yang menaungi berbagai perusahaan terkenal seperti Indofood, Bogasari, Indomobil, serta jaringan ritel Indomaret.
Produk-produk dari perusahaan ini sangat dekat dengan kehidupan masyarakat Indonesia, seperti mi instan Indomie, minyak goreng Bimoli, hingga berbagai makanan ringan.
Keluarga Widjaja (Posisi 4)
Di posisi keempat terdapat keluarga Widjaja, pewaris kerajaan bisnis Sinar Mas Group yang didirikan oleh Eka Tjipta Widjaja.
Total kekayaan keluarga ini mencapai sekitar 18,9 miliar dolar AS atau sekitar Rp306 triliun. Sinar Mas memiliki bisnis besar di sektor properti, kertas, perkebunan, telekomunikasi, hingga energi.
Low Tuck Kwong (Posisi 3)
Posisi ketiga ditempati oleh Low Tuck Kwong, pemilik utama PT Bayan Resources, dengan kekayaan sekitar 28,2 miliar dolar AS atau sekitar Rp456 triliun.
Selain bisnis batu bara, ia juga memiliki investasi di sektor energi baru terbarukan serta infrastruktur teknologi di Singapura.
Prajogo Pangestu (Posisi 2)
Di posisi kedua ada Prajogo Pangestu dengan kekayaan sekitar 45,4 miliar dolar AS.
Pengusaha yang memulai hidup dari keluarga sederhana ini dikenal sebagai pendiri Barito Pacific Group. Bisnisnya meliputi sektor petrokimia, energi terbarukan, hingga pertambangan.
Kisah hidupnya sering dijadikan inspirasi karena pernah bekerja sebagai sopir angkot sebelum menjadi konglomerat besar.
Robert dan Michael Hartono (Posisi 1)
Peringkat pertama orang terkaya di Indonesia masih ditempati oleh Robert Budi Hartono dan Michael Hartono.
Keduanya merupakan pemilik Djarum Group sekaligus pemegang saham terbesar Bank Central Asia (BCA).
Total kekayaan mereka mencapai sekitar 50,3 miliar dolar AS atau lebih dari Rp800 triliun. Selain perbankan, kerajaan bisnis Hartono juga mencakup sektor elektronik melalui Polytron, properti, perkebunan, hingga bisnis digital seperti Blibli dan Tiket.com.
Daftar ini menunjukkan bahwa sektor sumber daya alam, perbankan, dan industri konsumen masih menjadi penyumbang utama kekayaan para konglomerat di Indonesia.
Editor : Axsha Zazhika