RADAR TULUNGAGUNG – Jagat media sosial belakangan ini dihebohkan oleh maraknya unggahan video dan potongan pernyataan yang mengeklaim bahwa rapel gaji pensiunan 2026 akan segera cair dalam jumlah besar. Kabar burung ini menyebutkan adanya penyesuaian nominal hingga kenaikan 12 persen yang akan langsung ditransfer ke rekening para purna bakti. Fenomena ini dengan cepat menyebar di berbagai platform digital dan grup percakapan, sehingga memicu harapan tinggi sekaligus simpang siur di kalangan pensiunan ASN yang menantikan tambahan penghasilan.
Namun, narasi viral yang mengeklaim pencairan dana tambahan tersebut dipastikan tidak benar dan tidak memiliki dasar hukum. PT Taspen mengonfirmasi bahwa potongan video pejabat yang beredar luas di internet merupakan hasil editan yang menyesatkan. Tanpa adanya regulasi tertulis dari pemerintah pusat, kabar mengenai pencairan uang rapel tersebut dipastikan sebagai informasi palsu alias hoaks.
PT Taspen Tegaskan Belum Ada Keputusan Pemerintah
Menanggapi rumor yang menggelinding liar, PT Taspen secara resmi meluruskan posisinya guna mencegah kesalahpahaman yang dapat merugikan masyarakat. Pihak manajemen menekankan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan pemerintah mengenai penetapan, penyesuaian, maupun kenaikan pensiun pokok bagi para pensiunan PNS, purnawirawan TNI dan Polri, serta penerima tunjangan negara lainnya.
"Kami mengonfirmasi bahwa belum ada instruksi resmi dari pemerintah mengenai pembayaran rapelan gaji pensiunan. Sehingga informasi mengenai pencairan rapelan yang beredar di masyarakat dipastikan tidak benar," tulis pihak manajemen PT Taspen dalam keterangannya.
Seluruh kebijakan operasional dan finansial untuk para pensiunan mutlak menjadi kewenangan pemerintah. Hingga periode berjalan tahun 2026, pembayaran hak bulanan masih mengacu pada aturan lama, yaitu Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 8 Tahun 2024. Melalui aturan tersebut, nominal upah bulanan golongan I berada di kisaran Rp1,7 juta, sedangkan golongan IV dapat menyentuh hampir Rp5 juta per bulan. Besaran ini tetap disalurkan secara rutin tanpa ada pemotongan ataupun penundaan.
Komitmen Pelayanan Prinsip 5T dan Imbauan Waspada
Di tengah meluasnya isu hoaks ini, PT Taspen tetap berkomitmen menjaga integritas layanan melalui penerapan prinsip 5T, yaitu Tepat Administrasi, Tepat Orang, Tepat Waktu, Tepat Jumlah, dan Tepat Tempat. Prinsip kelola ini diterapkan secara ketat demi memastikan hak rutin seperti gaji bulanan hingga gaji ke-13 tetap tersalurkan secara akurat ke tangan penerima manfaat yang sah.
Pihak perusahaan menjelaskan bahwa besaran uang rapel sangat bergantung pada faktor golongan serta masa kerja pegawai, sehingga nominalnya tidak akan sama rata bagi setiap individu. Pensiunan diimbau untuk lebih bijak dan menyaring informasi, serta tidak sembarangan memberikan data pribadi sensitif demi menghindari modus penipuan digital yang marak memanfaatkan momen ini.
Untuk mendapatkan informasi yang valid, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan, masyarakat disarankan langsung menghubungi kanal resmi korporasi melalui Call Center Taspen di 1500 919, situs internet www.taspen.co.id, atau media sosial bercentang biru milik perusahaan sembari menunggu pengumuman resmi dari pemerintah.
Editor : Natasha Eka Safrina