Berita Daerah Ekonomi Entertainment Features Gaya Hidup Headline Hobi Hukum & Kriminal Internasional Jeprat-jepret Kesehatan Kolom Kuliner Kultur Mataraman Raya Nasional Otomotif Pendidikan Politik Ratu Event Seni Budaya Serba-serbi Sportainment Tech Tempo Doeloe Travelling Tulungagungan Viral Wisata

Pertalite untuk Mobil di Atas 1400 CC Dikabarkan Dilarang Mulai 1 Juni 2026, Pertamina Bongkar Fakta Sebenarnya yang Bikin Publik Kaget

Muhamad Ahsanul Wildan • Selasa, 26 Mei 2026 | 13:00 WIB
Pertalite untuk mobil di atas 1400 cc disebut dilarang mulai 1 Juni 2026, Pertamina pastikan informasi itu hoaks. (Ilustrasi Gemini AI)
Pertalite untuk mobil di atas 1400 cc disebut dilarang mulai 1 Juni 2026, Pertamina pastikan informasi itu hoaks. (Ilustrasi Gemini AI)

RADAR TULUNGAGUNG - Kabar soal larangan membeli Pertalite untuk mobil bermesin di atas 1400 cc mulai 1 Juni 2026 dipastikan tidak benar.

PT Pertamina Patra Niaga menegaskan hingga kini belum ada aturan resmi dari pemerintah terkait pembatasan Pertalite berdasarkan kapasitas mesin kendaraan maupun jenis mobil tertentu.

Informasi tersebut sebelumnya viral di media sosial dan memicu keresahan masyarakat.

Narasi yang beredar menyebut sejumlah mobil keluarga, SUV, hingga sedan tidak lagi diperbolehkan mengisi BBM subsidi Pertalite mulai awal Juni 2026.

Isu itu langsung ramai diperbincangkan karena disertai daftar kendaraan yang disebut terdampak aturan pembatasan Pertalite.

Banyak pengguna media sosial mempertanyakan apakah pemerintah benar-benar akan menerapkan kebijakan baru terkait BBM subsidi tersebut.

Baca Juga: Harga Emas Hari Ini 26 Mei 2026 Melonjak Tajam: Simak Rincian Harga Emas Antam, UBS, Galeri 24, hingga Perhiasan yang Bikin Investor Syok!

Benarkah Mobil di Atas 1400 CC Dilarang Beli Pertalite?

Kabar pembatasan Pertalite untuk mobil bermesin di atas 1400 cc bermula dari unggahan viral di media sosial. Dalam unggahan tersebut disebutkan bahwa pemerintah mulai menerapkan aturan baru per 1 Juni 2026.

Narasi yang beredar bahkan menyertakan daftar merek dan tipe kendaraan yang diklaim tidak lagi boleh membeli Pertalite. Informasi itu cepat menyebar karena isu pembatasan BBM subsidi memang sudah beberapa kali muncul dalam beberapa tahun terakhir.

Namun, Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga, Robert M. Dumat, memastikan informasi tersebut merupakan hoaks. Ia menegaskan hingga saat ini belum ada arahan resmi dari pemerintah mengenai larangan pembelian Pertalite berdasarkan kapasitas mesin kendaraan.

“Belum ada kebijakan resmi maupun arahan pemerintah terkait pembatasan Pertalite untuk kendaraan tertentu,” tegas Pertamina dalam penjelasan resminya.

Artinya, mobil dengan mesin di atas 1400 cc saat ini masih bisa membeli Pertalite sesuai aturan yang berlaku. Pertamina juga memastikan daftar kendaraan yang ramai beredar di media sosial bukan berasal dari regulator energi maupun kebijakan resmi pemerintah.

Pertamina Tegaskan Distribusi Pertalite Tetap Normal

Di tengah ramainya isu pembatasan Pertalite, Pertamina memastikan distribusi BBM subsidi tersebut tetap berjalan normal di seluruh wilayah Indonesia. Masyarakat disebut masih dapat membeli Pertalite seperti biasa.

Pertamina menjelaskan pihaknya hanya menjalankan mandat distribusi energi dari pemerintah. Karena itu, segala kebijakan terkait subsidi BBM sepenuhnya menjadi kewenangan pemerintah sebagai regulator sektor energi.

Jika nantinya ada perubahan aturan mengenai pembatasan BBM subsidi, pemerintah akan menyampaikan secara resmi kepada publik berikut petunjuk teknis pelaksanaannya.

Pertamina juga menyinggung soal program subsidi tepat yang saat ini sedang dijalankan. Menurut perusahaan, program tersebut berbeda dengan narasi viral yang menyebut kendaraan tertentu langsung dilarang membeli Pertalite.

Program subsidi tepat lebih difokuskan pada penataan distribusi BBM subsidi agar penyalurannya lebih tepat sasaran. Dengan kata lain, program tersebut bukan aturan pelarangan mendadak bagi kendaraan bermesin tertentu.

Dalam beberapa kesempatan, pemerintah memang sempat membahas wacana pengetatan BBM subsidi agar penggunaannya lebih sesuai peruntukan. Namun hingga Mei 2026, belum ada keputusan resmi mengenai pembatasan Pertalite berdasarkan kapasitas mesin kendaraan.

Pertamina Minta Masyarakat Tidak Mudah Percaya Informasi Viral

Karena isu ini telanjur menyebar luas dan menimbulkan kebingungan, Pertamina mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati menerima informasi dari media sosial.

Masyarakat diminta melakukan verifikasi melalui kanal resmi pemerintah, regulator energi, maupun Pertamina sebelum mempercayai atau menyebarkan informasi tertentu.

Menurut Pertamina, informasi yang belum jelas sumbernya berpotensi memicu kepanikan dan kesalahpahaman di tengah masyarakat. Terlebih isu BBM subsidi sangat sensitif karena berkaitan langsung dengan kebutuhan harian masyarakat.

Pertamina juga mengingatkan bahwa seluruh kebijakan resmi terkait energi dan BBM subsidi selalu diumumkan melalui saluran resmi pemerintah maupun perusahaan.

Untuk mendapatkan informasi resmi terkait produk BBM dan layanan energi, masyarakat dapat menghubungi Pertamina Contact Center 135.

Sampai saat ini, belum ada aturan resmi yang melarang mobil di atas 1400 cc membeli Pertalite mulai 1 Juni 2026. Dengan demikian, masyarakat diminta tidak mudah percaya pada unggahan viral yang belum terverifikasi kebenarannya.

Baca Juga: Harga Emas Hari Ini 26 Mei 2026 Melonjak Tajam: Simak Rincian Harga Emas Antam, UBS, Galeri 24, hingga Perhiasan yang Bikin Investor Syok!

Editor : Muhamad Ahsanul Wildan
#Pertalite 1400 cc #larangan beli Pertalite #hoaks BBM subsidi #aturan Pertalite 2026 #Pertamina Patra Niaga